Home > Terapi Infertilitas > Akhirnya hamil setelah menyerah berusaha.

Akhirnya hamil setelah menyerah berusaha.

Tidak sedikit pasien saya mengalami hal seperti ini. Setelah induksi ovulasi beberapa bulan, atau inseminasi beberapa kali, bahkan setelah menjalani bayi tabung dan gagal, …… lalu pada beberapa bulan berikutnya atau yang ekstrim persis pada bulan berikutnya malah hamil !!

Tiada kata lain yang perlu diucapkan, selain … Selamat bu, saya ikut senang dapat berpartisipasi dalam usaha ibu…….  dan saya sangat gembira ibu sekarang bisa hamil.

Biasanya pasien akan bertanya kenapa ini bisa terjadi dok?
Baiklah… sangat sulit untuk menjelaskansecara tepat  kenapa hal ini bisa terjadi, dan pasti pengalaman dan kejadian pasien satu dan yang lain pasti tidak sama. Namun beberapa hal melintas di pikiran saya,
Emosi yang stabil
Kita semua tahu bahwa menjalani program infertilitas yang sangat rumit, banyak usaha, kesakitan, ketidak nyamanan dan tentu saja biaya, akan menimbulkan situasi emosi yang tidak stabil. Orang mengatakan seperti naik roller coaster…. perlahan-lahan semangat dan harapan naik sampai tinggi dan jatuh cepat ketika ternyata hasil negatif.  Ini sangat menyakitkan apalagi untuk memulai program berikutnya. Tidak sedikit studi yang menghubungkan stress dengan infertilitas.  Ketika seseorang sangat menginginkan kehamilan, dan timbul stres yang nyata, semakin stress akan semakin sulit untuk dapat hamil.  Hal ini bisa berlangsung berputar-putar seperti lingkaran setan.  Namun ketika seseorang dapat melepaskan keinginan yang sangat kuat dan mencapai stabilitas emosi maka hormon dan pikirian tubuh akan sangat membantu untuk dapat mendorong tubuh berfungsi secara optimal, yang berarti kehamilan.
Tindakan yang berkaitan
Meskipun terkadangi inseminasi atau bayi tabung tidak berhasil, namun jangan lupa bahwa untuk persiapan ke tindakan tersebut banyak treatment yang dilakukan seperti tindakan ginekologi, histerosalphingografi, atau laparoskopi.  Histerosalphingografi, pada beberapa kasus dapat ‘membuka’ tuba ovarium yang sebelumnya kurang lancar, bahkan saya teringat pasien saya yang mengalami infertilitas beberapa tahun, hanya dengan satu pemeriksaan HSG tadi dan belum mendapat terapi apapun, sudah mendapati dirinya hamil pada siklus berikutnya.  Kita tahu bahwa laparoskopi banyak manfaatnya, selain diagnosis, laparoskopi juga dapat membantu melepaskan perlengketan, menghilangkan myoma uteri dan kista ovarium, bahkan dapat memperbaiki struktur dan fungsi tuba.  Induksi ovulasi yang dilakukan secara simultan juga terbukti mempunyai efek yang baik terhadap pemberntukan telur. Pada kenyataannya diperlukan waktu paling tidak 3 bulan (siklus) perkembangan  folikel primordial sampai  menjadi folikel  dominan.

 

Medikasi dan perubahan diet dan perilaku

Pemberian obat-obatan seperti induksi ovulasi, multivitamin, antibiotik, hormon untuk spermatogenesis, perubahan diet dan perilaku. Untuk meningkatkan kesuburan, biasanya saya meminta pasien merubah diet menjadi lebih sehat dan menjalani perilaku yang lebih teratur. Menjauhi makanan berlemak, banyak makan makan segar, menjauhi polusi seperti merokok.  Saya biasanya mengatakan bagi perokok….. Jangan kurangi rokok anda ! … (senyum sebentar untuk memberi waktu mereka terheran-heran) …… jangan hanya dikurangi, tapi hentikan !!!).

Semua perubahan ke arah yang baik itu itu terkadang tanpa disadari cukup untuk membuahkan peningkatan kesuburan pada bulan-bulan berikutnya.

Jadi bagi semua pasien, yang belum hamil, jangan merasa gagal bila pada satu tindakan ternyata belum berhasil. Tetaplah berpengharapan dan jalani kehidupan sehari-hari dengan hati yang gembira dan tetap optimis karena memang kita tidak tahu apa yang akan terjadi di hari mendatang, kecuali untuk tetap berusaha.

Karena pepatah mengatakan bahwa “Sebenarnya yang kita miliki adalah hanya hari ini,  kemarin adalah sejarah, dan besok adalah impian”

Dr.D

About these ads
Categories: Terapi Infertilitas
  1. Ria lumbangaol
    19/01/2012 at 2:58 pm

    yupp dod, banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya kehamilan, dan di antara faktor tersebutpun bisa saling mempengaruhi, jangan lupa doa faktor terutama….

  2. 19/01/2012 at 8:55 pm

    Terima kasih bu RIa, setuju sekali….. jelas doa itu faktor yang penting. Dengan doa kita bisa menyandarkan keinginan kita kepada yang lebih berkuasa…..

  3. 26/08/2012 at 6:33 am

    hai dok,
    saat ini saya benar2 habis naik roler coester dan jatuh dengan sangat tepat, saya benar2 terpuruk dok, tapi artikel dokter membuat saya bersemangat kembali, saya barusan mengikuti program bayi tabung dan ternyata gagal cuman memang kegagalan saya ini sepertinya karena erosi yg saya alami, sementara sperma suami saya cuman seperempat dari jumlah sperma normal, suami saya bukan perokok cuman ruangan tempat ia kerja luar biasa asap rokokx (perokok pasif) apa dengan yg saya alami kemungkinan saya hamil secara normal bisa dok ….
    trimaksih dok

  4. tansiana
    09/11/2012 at 8:33 pm

    Dok… sy usia 33 th dan suami saya 44 tahun sdh menikah 1,2 th. tapi belum juga hamil. Sya sdh periks ahormon dan usg. katanya normal. sdgkn Hsg dan usg folikel yg belum dilakukan. Sekarang di beri terapi bersma suami ATP, BECOM-Zet dan santa -e 1x 1. Apakah saya perlu makanan tambahan lebih dari biasanya? atau bagaimana spy cepat hamil..? mks

    • 10/11/2012 at 8:13 am

      Dear Tansiana,
      Pemeriksaan dasar infertilitas meliputi :
      1. Analisis sperma (ini sangat penting mengingat usia suami 44 tahun)
      2. USG (untuk memeriksa keadaan rahim, indung telur dan adnexa)
      3. HSG/pertubasi/hidrotubasi (untuk memeriksa kelancaran saluran tuba)
      4. Ginekologi (memeriksa keadaan vagina dan leher rahim)
      Tujuan dari pemeriksaan dasar adalah mengetahui faktor-faktor penyebab infertil, sehingga dapat diberikan terapi.

      Salam.
      Dr.D

  5. fitri
    23/12/2012 at 2:31 pm

    siang dok…
    saya juga yang termasuk penumpang dlm roller coaster tersebut dok, jatuh kejurang yang dalam. Tgl 22 desember kemarin saya melakukan OPU dan ternyata tak didapati sel telur, sebelumnya sudah di transvagina dan ditemukan folikel yang sdh memenuhi syrat untuk diambil, pagi sblm OPU sdh ovulasi. pertanyaan saya kenapa tidak ditemukan sel telur padahal terjadi ovulasi?? apakah saya masih mempunyai harapan?? tindakan apa yang harus saya lakukan untuk mengusahakan hal tersebut?? dan ternyata di saluran tuba terjadi pembengkakan, apakah bisa hamil secara alami?? mohon solusinya dok…
    makasih….

    • 08/01/2013 at 8:09 pm

      Dear Fitri,
      Saya benar-benar dapat merasakan kekecewaan anda, bahkan kami (beserta team) ikut berempati kepada setiap kekecewaan pasien. Oocyte yang tidak didapatkan pada proses Ovum Pick Up, dapat terjadi karena beberapa faktor.
      1) oocyte menempel pada dinding folikel, dan tidak terlepas ke dalam cairan folikel sehingga tidak ikut terhisap.
      2) oocyte tidak terhisap
      3) Empty follicle sindrome (EPS)
      Karena oocyte adalah 1 buah sel yang sangat kecil di dalam tubuh, maka tidak mungkin untuk memastikan mengapa oocyte tidak terhisap.
      Secara umum 60-80% oocyte berhasil diambil dan ini berarti 20-40% gagal.
      Kegagalan pengambilan oocyte bukanlah suatu hambatan yang sangat besar, meskipun berarti pada siklus tersebut kegagalan ini menjadi faktor utama.
      Sebagian besar dari pasien yang kita lakukan OPU berhasil 2 dari 3 kali kesempatan, sekitar 70% lebih.
      Silakan mencoba lagi dan jangan patah semangat.
      Pada keadaan dimana saluran tuba mengalami pembengkakan, biasanya kita harus memastikan dengan pemeriksaan HSG atau laparoskopi histeroskopi.

      Salam
      Dr.D

  6. onna
    23/02/2013 at 11:04 am

    Pagi Dokter, Saya sendiri msh berkutat bagaimana cara agar suami mau di ajak ke dokter kandungan. Kami sdh menikah setahun dua bulan,tp saya blm hamil. Awal januari hanya saya Чά̲̣πƍ berkunjung ke dokter dan d kasih profertil,santa e, satu lg lupa.. Mksd saya,jika kami berdua di periksa, d mana letak penghalang ny, kt cari penyembuhan nya. Bukan untuk saling menyalah kan. Jika msh blm, hanya Allah yang tahu jawabnya.

    • 25/02/2013 at 10:01 am

      Dear Onna, memang masalah infertilitas adalah masalah yang sensitif dan membutuhkan partisipasi yang tulus dari kedua belah pihak (suami dan istri)
      Namun Onna perlu menyadari, meskipun secara definisi batasan waktunya adalah 1 tahun menikah, hal ini adalah tidak mutlak.
      Banyak hal perlu dipertimbangkan, misalnya usia, faktor jarak/frekuensi hubungan, kontrasepsi dan lain-lain.
      Ada baiknya selama menunggu suami bersedia, Onna memastikan tidak ada masalah yang nyata dari pihak sendiri.
      Tanda awal yang baik adalah bila seorang wanita di usia subur, menstruasi teratur, dengan jumlah normal, tidak nyeri dan tidak pernah mengalami keputihan/infeksi genitalia.
      Bila ada salah satu yang tidak normal, sebaiknya anda memeriksakan diri dulu sendiri.
      Semoga hal ini membantu

      • onna
        26/02/2013 at 6:29 pm

        Terimakasih Dokter untuk masukannya. Sebelum menikah saya memang pernah ke Dokter krn keputihan ini. Masih wajar krn tidak gatal, berbau, perih dll. Saya tdk nyaman krn celana dalam selalu lembab. Ya, saya akan memeriksakan diri lagi.

  7. yayi
    16/05/2013 at 5:05 pm

    السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
    Bu…bulan maret kmaren saya dan suami melakukan pemeriksaan USG transvagina, HSG, hormon dan sperma, hasilnya sperma suami bagus, sementara saya didiagnosa memiliki kista yg menurut keterangan dokter timbul dikarenakan obat penyubur, dan ada penyumbatan dikedua saluran tuba saya, bahkan yg sebelah kanan ditemukan Άϑª nya pembesaran (hidrosalpingitis)…oleh dokter saya disarankan untuk segera dioperasi…rencananya bulan ΐήɪ̇ saya akan segera dioperasi…tetapi saya mendadak menjadi ragu karena ada bnyk pendapat yg mengatakan jgn dioperasi karena dampaknya akan susah hamil…apa benar demikian dok??? Trus apakah setelah saluran tuba dibuka masih Άϑª harapan ùņtüќ bisa hamil secara alami…krn ada salah satu dokter yg mengatakan kalaupun dibuka saya tidak Ъϊśα hamil normal dan harus ikut program bayi tabung…trimakasi bnyk dok…

    • 16/05/2013 at 11:58 pm

      Dear Yayi,
      Mengikuti program terapi infertilitas adalah suatu hal yang setiap langkah menimbulkan dilema dan tidak ada jawaban yang pasti.
      Dokter bekerja dengan dasar teori, statistik dan pengalaman masing-masing, yang diwujudkan dalam protokol terapi.
      Hidrosalping adalah suatu kelainan pada tuba fallopi berupa penggelembungan berisi cairan tidak sehat. Oleh karena kerusakan tuba sudah terjadi (termasuk cilia/rambut halus yang ada sepanjang permukaan dalam tuba), maka terapi hidrosalping biasanya dilakukan pemotongan tuba, dan kehamilan diusahakan melalui bayi tabung. Tentu saja ini adalah protokol yang umum dilakukan, sebagian dokter mengupayakan melakukan repair/pemulihan dan berharap dapat berfungsi seperti sebelum terjadi kerusakan.
      Terima kasih kembali.
      Salam
      Dr.D

  8. Ridwan
    25/09/2013 at 4:13 pm

    Halo dr. D
    Sy dan istri sdh 4 th menikah dan belum dikaruniai keturunan. Sy tertarik dgn proses IVF natural yg dktr lakukan, kpn waktu yg tepat utk memulai program tsb (dilihat dr siklus menstruasi istri) ? Trims dok atas perhatiannya.

    • 07/10/2013 at 12:57 am

      Halo juga bpk Ridwan dan istri.
      Silakan menghubungi staf kami (0293-367800) untuk memastikan persiapan program sehingga dapat berjalan dengan lancar.
      Bila tidak ada masalah yang berarti, anda dan istri dapat datang hari ke 9/10 menstruasi untuk tahap pertama yaitu deteksi ovulasi.
      terima kasih kembali

  9. shella
    22/12/2013 at 2:01 am

    Dear Dr. D,

    Dok, sy (TB 165/BB 76) usia 26th, suami 31th prnikahan sdh 4 thn belum dkaruniai anak. Usaha kami jalani baik medis maupun tradisional (pijat refleksi area kaki) dari hasil medis tsb, suami dinyatakan normal, sedangkan sy stelah dilakukan HSG transvagina ditemukan adanya perlengketan di area indung telur ditambah lagi menstruasi sy tdk teratur (bisa sampe 2 bln tpi ttp negatif) sjauh ini sy hny diberi obat oral sj, blm ada tindakan lain sampai mnunggu siklus menstruasi sy lancar dlu 2-3 bln brikutnya (itupun sy tdk tau akan dpt mens tdk) jadinya dokter tsb belum bsa memberikan tindak lanjut brikutnya apalagi sampai pd program hamil..sy benar2 bingung dok harus gmn lgi..dsisi lain usia makin brtambah dan badan sy mngalami pnambahan krn itu..
    Pertanyaan sy: 1. Apakah sy mengalami ketidakseimbangan hormon shingga siklus menstruasi itu tdk tratur? terapi apa yg tepat utk sy? 2. Apakah perlu dilakukan laparoskopi utk membuka perlengketan di indung telur tsb? 3. Apakah sy msih ada kesempatan utk bisa hamil? Klau ya mohon saran dokter..sy pasrah..trima ksih

    • 07/01/2014 at 10:55 am

      Dear Shella
      Demikian jawaban saya,
      1. Masalah ketidak teraturan siklus seperti itu memang disebabkan masalah hormonal yang bisa desebabkan oleh karena masalah di ovarium atau di pusat.
      Untuk itu perlu pemeriksaan USG transvaginal dan pemeriksaan laboratorium hormon.
      2. Ya. Anda sangat membutuhkan laparoskopi histeroskopi untuk masalah anda.
      3. Sejauh ini masalah anda termasuk masalah-masalah yang dapat diatasi oleh dunia kedokteran (termasuk bayi tabung)
      Namun bila yang anda tanyakan kesempatan untuk hamil secara normal dan alamiah, maka ini sangat tergantung dari berat ringannya perlengketan di indung telur, serta kesuksesan tindakan laparoskopinya.
      Tetap semangat ! :)
      Terima kasih kembali.

  10. Nyanya
    04/03/2014 at 3:33 pm

    saya penderia hydrosalping tuba kiri dan sudah di laparoskopi maret 2013, dokter mengatakan minimal harus insem supaya bisa hamil. tuba kanan normal tapi masih ada kemungkinan infeksi hydrosalping menular kesana. saya cuma bisa pasrah dan nothing to loose. saat ini saya dinyatakan hamil secara normal dengan usia kandungan 7 minggu. tapi masih ada potensi bahaya yaitu kehamilan ektopik. mohon doanya supaya tidak terjadi apa2 terhadap janin saya, karena bisa hamil sampai 7 minggu saya sudah merupakan keajaiban yang luar biasa bagi saya…

    • 17/03/2014 at 1:24 pm

      Dear Nyanya.
      Saya setuju… ternyata anda masih bisa hamil spontan, saya juga bersyukur untuk itu
      Selamat, dan saya hanya bisa berdoa semoga kehamilan berkembang dengan baik.
      Salam

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 38 other followers

%d bloggers like this: