Tanya Jawab

Halaman ini  didedikasikan untuk ruang tanya jawab. Silakan tulis pertanyaan di sini, saya akan berusaha menjawab setiap pertanyaan yang ada. Atau bila anda memiliki cerita yang dapat menjadi inspirasi bagi saya atau pasien yang lain, silakan bagikan di sini .  Terima kasih.

Salam

Dr.D

  1. fira
    27/02/2012 at 11:19 am

    Dear Dokter Dody,
    Saya saat ini sedang hamil 7 bulan. Sejak awal kehamilan, sudah didiagnosa ada kista di rahim. Dsog saya mengatakan bahwa keberadaan kista ini memang sering terjadi bersamaan dengan kehamilan, semoga seiring dengan semakin besarnya janin, kista dapat mengecil. namun demikian, kista saya tidak mengecil. Sekarang ukurannya sudah mencapai 6 cm, walaupun tidak menganggu perkembangan janin. Karena usia kandungan sudah cukup tua sedangkan kista tidak mengecil, Dsog saya mengatkan bahwa operasi ceasar adalah satu2 nya jalan untuk mengeluarkan si baby sekaligus kistanya.
    Pertanyaan saya, apakah dokter pernah menangani kasus seperti ini?
    Amankah operasi caesar sekaligus pengangkatan kista?
    Bisakah saya melahirkan normal?
    Apakah setelah kista diangkat, ada kemungkinan tumbuh lagi?
    Demikian pertanyaan saya dok, mohon pencerahannya, karena saya khawatir dengan kondisi ini.
    terimakasih.

    • dr D
      29/02/2012 at 12:07 am

      Dear Fira, pertama-tama saya ucapkan selamat atas kehamilan anda.

      Untuk keadaan Fira, menurut saya tidak ada yang perlu dikuatirkan. Memang kista ini tidak akan mengganggu perkembangan janin karena kista berada di luar rahim.
      Kehamilan dengan kista seukuran 6 cm cukup sering terjadi dan penanganannya tergantung dari beberapa kondisi.

      Operasi caesar memang satu-satunya jalan untuk mengeluarkan bayi sekaligus kista secara bersamaan. Dan bila ini memang dikerjakan, Fira tidak perlu kuatir karena operasi sesar dan pengangkatan kista adalah tindakan yang sudah biasa dilakukan, dan sangat aman.

      Pada keadaan Fira menginginkan persalinan normal, juga tidak ada salahnya. Kista ini dapat menghilang atau mengecil selama kehamilan (masih ada 2 bulan lagi). Bila pada akhir kehamilan kista ini masih ada dan tidak membesar, apalagi bila bentuk dan tampilan kista mengarah kepada kista yang berjenis jinak, maka tidak ada perlu dilakukan operasi segera, bersama dengan operasi sesar.

      Setelah persalinan normal, observasi terhadap kista bisa diteruskan, dan 2 hal yang mungkin terjadi yaitu 1) mengecil/menghilang, 2)membesar dan mengkhawatirkan sehinga perlu dilakukan pembedahan.

      Untuk kemungkinan apakah kista dapat tumbuh lagi setelah pembedahan, kemungkinan itu tetap ada, dan hal ini tergantung dari jenis kista dan bagaimana operasi dilakukan.

      Demikian jawaban saya, semoga dapat memberikan pencerahan.
      perlu diingat jawaban ini bukan suatu opini medis namun sebatas kepada informasi umum terhadap kehamilan dengan kista. Untuk persisnya sebiknya Fira tetap berkonsultasi dengan dokter yang menangani.

      Semoga persalinan berjalan lancar, baik persalinan normal ataupun caesar.

      Dr.D

    • 17/03/2014 at 1:06 pm

      Dear Fira,
      Operasi sesar dan kistektomi adalah 2 hal yang berbeda namun bisa dilakukan bersamaan yaitu saat sesar.
      bila anda menghendaki persalinan normal pun itu tidak salah, karena menurut saya kistanya masih kecil
      setelah persalinan, anda bisa mengevaluasi lagi apakah kista tersebut mengecil atau tidak.
      demikian pendapat saya,
      Terima kasih kembali.
      Dr.D

  2. risa
    28/02/2012 at 11:13 pm

    dok,saya pernah hamil alami 2x dan semuanya gugur setelah 8minggu,terakhir saya 17 jan 2012 saya inseminasi(H4 minum femara,dilanjutkan mulai H9 sy suntik puregon50 selama 3 hari berturut-turut,kemudian ovidrel dan minum proginova)3hari setelah insem sy disuntik pregnyl sebanyak 4x setiap 3 hari sekali dan minum duphaston,tgl 2 feb sy cek darah(B-Hcg)hasilnya 12,13 (ada kehamilan),6 feb sy mens-plasenta (warna merah muda 1cm keluar),apakah yg mnjd penyebabnya padahal sy sdh bedrest full(hy aktifitas mck saja) atau bagaimana?mhn jawabanya Dok…terimakasih byk sebelumnya

    • 29/02/2012 at 10:39 am

      Dear Risa, saya dapat merasakan perasaan anda, pasti sedih dan kecewa.
      Saya kira dengan kejadian terakhir, sudah bisa didiagnosis dengan recurrent pregnancy lost (RPL) atau keguguran berulang
      kalau boleh tahu berapa umur anda ?
      Pada wania muda, 15% dari kehamilan klinis akan gugur atau tidak berkembang, dan hal ini makin meningkat sesuai usia menjadi setinggi 40%-80% (di atas 40 tahun).
      Penyebab RPL secara umum ada beberapa, termasuk diantaranya adalah faktor anatomi (rahim), variasi genetik, endokrinopati (kelainan hormon), trombofilia, autoimun dan terakhir infeksi. Namun sebagian besar dari penyebab tidak dapat dijelaskan (unexplained) sebesar 40%.
      Bila mbak Risa sudah melakukan inseminasi, saya kira dokter anda pasti sudah mempertimbangkan hal-hal tersebut, namun bila memang belum, tidak ada salahnya dilakukan pemeriksaan termasuk laboratorium yang spesifik dengan kelainan-kelainan di atas.
      Pengobatan dan pencegahan sangat bergantung dengan hasil pemeriksaan itu.
      Dan perlu diketahui, sebagian besar pasien saya yang saya lakukan pemeriksaan pemeriksaan tersebut hasilnya adalah negatif (tidak ada kelainan di atas), sehingga kesimpulannya adalah unexplained.
      Pada keadaan seperti ini, saya akan memberikan motivasi dan harapan untuk tidak ragu atau takut mencoba hamil lagi.

      Demikian pula untuk Risa, semoga kehamilan berikutnya akan sukses.
      GBU
      Dr.D

    • 17/03/2014 at 1:03 pm

      Dear risa

      Inseminasi adalah usaha untuk meningkatkan kemungkinan bertemunya sperma dan sel telur sehingga kemungkinan untuk hamil lebih tinggi.
      Dilihat dari riwayat Risa yang pernah hamil 2x itu pertanda bahwa anda bisa hamil dan sel telur serta sperma sudah pernah bertemu.
      Anda hanya perlu lebih sehat dan menjauhi polusi agar pada kehamilan berikutnya kehamilan berhasil dan tidak gugur (70% keguguran dibawah 12 minggu karena masalah kromosom embrio)
      Untuk masalah bhcg 12, selama masih dibawah 50 maka ada kemungkinan ini disebabkan karena suntikan pregnyl yang 4 kali tersebut.
      karena pregnyl mengandung hcg juga.
      silakan usaha lagi, dan menurut saya anda masih bisa hamil spontan tanpa bantuan
      bagaimana dengan kualitas sperma suami anda ?
      Dr.D

  3. ria
    10/04/2012 at 5:28 pm

    Dokter sy dan suami sudah menikah 3th. †αpï sampai sekarang blm memiliki anak,suami sy pernah melakukan tes sperma ϑäπ hasil tes menyatakan sperma suami sy 0. Sy berencana melakukan inseminasi. Kira2 biaya yg hrs kami siapkan berapa? Dan memakan wkt berapa lama? Karena kami tinggal di tempat yg lumayan jauh dr klinik infertilitas.. Ria 27th di jateng

    • 10/04/2012 at 6:30 pm

      Dear Ria, sebagai salah satu syarat dari inseminasi adalah sperma dalam kualitas yang baik atau sedikit di bawah normal. Sungguh disayangkan bahwa sperma suami mbak Ria seperti yang tertulis adalah 0 (dalam medis disebut Azoospermia). Bila hal ini benar maka merupakan suatu masalah yang sungguh serius dan harus ditelusuri lebih jauh. Yang pertama saya minta untuk dilakukan adalah melakukan analisis ulang dalam keadaan kondisi tubuh yang lebih bugar. Bila hasilnya ternyata sama, maka harus dipastikan penyebabnya, agar penanganan yang tepat dapat diberikan. Sekali lagi untuk hasil pemeriksaan sperma yang 0 maka inseminasi bukan tindakan yang tepat.

      Dr.D

  4. rita
    09/05/2012 at 5:51 pm

    sore dok,saya dan suami menikah sudah hampir 3thn (juni ini)dan suami saya pernah melakukan tes sperma dan hasilnya spermanya banyak yg tidak bergerak (sudah dilakukan 3x hasil labnya,tetap sama hasilnya)dokter yg menangani suami saya memberikan masukan agar dilakukan inseminasi saja dikarenakan faktor umur (saya 35thn n suami 39thn)dan hasil lab yg tidak ada kemajuannya.yang ingin saya tanyakan,kalau utk menjalankan inseminasi apakah memang harus bedrest selama berapa lama,dikarenakan ditempat saya bekerja tidak ada cutinya (hanya sabtu & minggu yg libur)dan itu seperti operasi besar atau cukup makan waktu 1 hari saja.atau adakah cara lain selain harus inseminasi.jawabannya saya tunggu n terima aksih.

    • 30/05/2012 at 12:14 am

      Dear Rita dan suami,

      Maaf karena lama merespon pertanyaan ini.
      Asthenozoospermia pada dasarnya mempunyai beberapa penyebab yang ada baiknya ditelusuri. Beberapa penyebab yang cukup sering adalah : faktor penyakit kronis, gizi, polusi, hormonal, atau gangguan organik seperti varikokel. Untuk itu ada baiknya melakukan pemeriksaan menyeluruh, dan bila didapatkan diagnosis tersebut maka dapat diterapi, sambil mempertimbangkan apakah mau dilakukan tindakan bantuan reproduksi seperti inseminasi atau bayi tabung. Saya menganjurkan hal ini mengingat usia suami yang sudah 39 tahun, sehingga segala pemeriksaan dan terapi juga harus mempertimbangkan masalah waktu yang diperlukan.

      Untuk masalah inseminasi, sebenarnya pada saat tindakan itu sendiri hanya diperlukan kurang lebih 4-5 jam, dimulai dari pemrosesan sperma, sampai 1 jam setelah tindakan (bedrest). Namun biasanya ada pemeriksaan pendahuluan paling tidak 2 kali yaitu saat awal siklus haid dan hari ke-12 haid ketika kita memantau perkembangan folikel telur.

      Terima kasih.

      Salam.
      Dr.D

  5. dzee
    26/05/2012 at 8:15 pm

    dear dokter Dody
    saat ini saya hamil 1 bulan, sebelum hamil, saya mengalami gejala keputihan. atas saran dokter saya lepas IUD dan papsmear. Diagnosanya : Erotio portiones dengan radang purulent non specifik. pada proses penyembuhan ternyata saya hamil.
    Masalahnya: pada saat saya hamil sekarang, keputihannya belum juga sembuh. perlu dokter ketahui keputihan yang saya alami ciri-cirinya kental, flek di celana dalam berwarna hijau dan sangat bau.
    yang saya tanyakan : 1. bisakah keputihan saya diobati bersamaan dengan kehamilan saya?.
    2. apakah keputihan ini membahayakan janin saya?

    • dr D
      29/05/2012 at 11:59 pm

      Dear Dzee,

      Pertama-tama saya ucapkan selamat atas kehamilan anda, semoga dapat berkembang membuahkan bayi yang sehat dan pintar.
      Keputihan pada saat kehamilan dapat diobati, bahkan saya mengatakan perlu karena dapat membahayakan janin atau kehamilan. Efek samping/akibat dari keputihan yang paling sering adalah kejadian ketuban pecah dini, yang menjadi penyebab prematuritas. Pengobatan keputihan pada saat kehamilan harus memperhatikan beberapa aspek yaitu : jenis penyebab keputihan (apakah itu jamur, bakteri, parasit atau yang lain) dan umur kehamilan, sehingga pengobatan ini akan dapat memberikan manfaat yang optimal.

      Salam.

      Dr.D

  6. Yunie
    24/06/2012 at 4:02 pm

    Teruntuk dr dody..
    Saya mau bertanya dok se x gus mnt pnjlsan..
    Umur saya 24th..blm lama mnikah alhamdulillah saya cek trnyata positif..
    Tp perut bagian bawah terasa sering skit/nyeri..
    Saya keRS unt usg trnyata ada kista brukuran 6,4 di indung tlur..dn janin yg saya kndung msh trlihat sngat kcil mgkn se biji kacang..
    Yg akn sya tnyakan apkh kista itu bs mengganggu prkembangan janin?dlm artian tetep bs tumbuh sesuai umurnya dkndungan..?
    Dan apkh kmgkinan bayi lahir cacat gr2 kista tersebut??
    Trimakasih dok sblumnya..

    • 06/07/2012 at 7:47 pm

      Kepada mbak Yunie,
      Selamat atas kehamilannya.
      Pada umumnya kehamilan tidak akan terganggu dengan adanya kista, jadi mbak Yunie bisa lebih tenang dan tidak perlu kuatir.
      Untuk kistanya, bila pada observasi nanti kista tersebut tumbuh semakin besar, apalagi memberikan gangguan nyeri, memang perlu diselesaikan dengan operasi.
      Biasanya operasi dilakukan sekitar bulan ke-4 saat dianggap janin sudah cukup kuat.
      Pada sebagian pasien yang lain, kista ini akan hilang atau tidak tumbuh, sehingga kita biarkan sampai proses persalinan, bisa berupa persalinan normal atau persalinan dengan seksio sesarea (tergantung beberapa pertimbangan saat akhir kehamilan).

      Salam.

  7. dewi
    04/07/2012 at 8:59 am

    Dear dokter dody,

    Dok, 2,5thn yg lalu saat saya mengandung, saya di diagnosa tumbuh kista d luar rahim n ukurannya sudah 8cm. Dokter saya blg kisat ini harus d angkat dngan operasi tp stlah usia kandungan sktr 4bln tp wkt usia kandungan 13mngg kista ini terpuntir, sgra d lakukan tindakan operasi secepat mngkin krna rasa sakit yg amat sangat n “♥”≈•ǺLƗƗȃ♏ϑǚLǏLLȃƗƗ•≈“♥” operasi brjalan lancar, n proses melahirkan saya pun ceasar.

    Setelah 2thn ini saya kontrol k dokter untuk mengecek kista it ad ƪά̲̣ƍϊ atau tidak, ternyata stelah d usg kista it tumbuh ƪά̲̣ƍϊ n d tmpt yg berbeda yaitu sebelah kiri krn wkt it d kanan
    , Skrg sudah 4cm.

    Pertanyaan saya, mengapa kista it bs tumbuh ƪά̲̣ƍϊ wlaupun sblmnya sudah d operasi?
    Apakah jika harus d operasi untuk pengangkatan kista, saya tidak akan bs hamil ƪά̲̣ƍϊ?
    Bagaimana pencegahannya agar kista it tidak akan tmbuh ƪά̲̣ƍϊ n benar2 hilang?

    Sebelumnya saya ucapkan terima kasi atas solusi n jawabannya

    • 06/07/2012 at 12:06 pm

      Kepada Mbak Dewi yang baik.

      Pertama tama saya mengucapkan selamat atas persalinan caesar yang belangsung lancar.
      Mengenai pengangkatan kista yang pertama saya kira itu keputusan yang tidak bisa dihindari karena pada kista terpuntir dalam kehamilan memang harus dioperasi dan di angkat.
      Kista memang bisa tumbuh baik di ovarium kiri maupun kanan, bisa bergantian ataupun bersama-sama.
      Untuk kista yang sekarang, keputusan harus dipikirkan baik-baik karena akan sangat berpengaruh dengan kemampuan reproduksi mbak dewi.
      (Terutama bila operasi kista yang pertama mengangkat indung telur nya juga.)
      Biasanya kista perlu di operasi/ diangkat bila sudah lebih dari 5cm, membesar cepat, memberikan gejala nyeri, atau ada kecurigaan ke arah keganasan.
      Pada kasus ibu sebaiknya kista ini diobservasi dahulu beberapa bulan, bila memang membesar dan perlu dilakukan pengangkatan bisa dilakukan dengan laparoscopi atau pungsi kista, dan harus menyisakan indung telur guna mempertahankan kemampuan reproduksi (hamil) berikutnya.

      Demikian jawaban saya semoga dapat menjadi bahan pertimbangan.

      Salam

    • oppie
      18/05/2013 at 1:12 pm

      mbak mau tanya.. waktu operasi kista saat hamil.. gimn perkembangan bayi nya sehat kan.. krn saya jg di anjurkan operasi kista saat kandungan 4bln.. tp saya takut dgn perkembangan bayi nya.. krn efek obat nya

  8. babyboyd
    03/08/2012 at 11:57 am

    dok, saya menikah sudah 2 thn stgh, krn blm hml jg pada saat 1 thn menikah sy periks k doktr trnyata ada kista d kanan dan kiri ovarium, y slh satux berukuran 6cm,dan blm ad tindkan operasi. alhamdulillah skrg sy hamil dan tinggal menunggu kelahiran. Pertanyaan saya dok, semenjak hml 7 bln sy keputihan, seperti susu basi brwarna putih,sdikit bbau, dan gatal d vagina, y paling mengganggu suami sy jg merasa gatal jika penetrasi ktika kami ‘campur’. Ini membuat sy tdk enak ht dok pd suami sy, kira2 apa ya sebab n solusix, soalx doktr kandgn sy hny membrikan sabun cair pembasuh vagina, smpai skrg keputihanx tdk jg hlg. Atas jwbnx sy ucapkn terima ksh.

    • 03/08/2012 at 9:53 pm

      Kepada mbak Ningsih (babyboyd)
      Keputihan dengan gejala seperti yang anda sebutkan (warna putih seperti susu basi, berbau dan gatal), merupakan tanda yang khas dari infeksi di daerah vagina dan leher rahim. Wanita yang mengalami hal seperti ini, baik hamil maupun tidak, harus segera mencari pengobatan. Penyebab infeksi umumnya adalah jamur, bakteri, parasit atau virus. Biasanya seorang dokter dapat membedakan dengan melihat tampilan lendirnya. Namun untuk lebih pastinya akan diambil sekret vagina dan diperiksa di laboratorium untuk mendapatkan jenis kuman dan pengobatan yang tepat. Infeksi seperti ini bila dibiarkan dapat memberikan dampak buruk terhadap bayi, dan dapat mengakibatkan ketuban pecah dini. Pada keadaan infeksi, pengobatan tidak dapat diatasi hanya dengan cairan pembasuh, tapi harus dengan obat yang mengandung zat aktif untuk membunuh kuman yang sesuai. Demikian semoga dapat membantu. Semoga lekas sembuh. Salam.

  9. Reany
    16/09/2012 at 1:24 pm

    Siang dok,,saya reni 24thn skrg lg hamil pertama 8bulan,,pd saat awl khmilan sya divonis kista8cm,, smpai khmilan sya skrg tdak ada komplikasi dok jnin sy jga berkmbg dg baik,,pd sa’at 2x usg trkhr ksta sya sdah t’dteksi,,yg ingn sya tnyakan ap bsa sya mlhrkan normal dok,? Trms mhon pencrhanny.

    • 25/09/2012 at 9:05 am

      Dear Reany,
      Banyak pertanyaan seputar hal ini, yaitu kistoma ovari pada kehamilan dengan kemungkinan persalinan normal.
      Anda mengatakan bahwa kista sudah tidak terdeteksi. Pada beberapa keadaan, kista memang sudah sulit terdeteksi oleh karena tertutup kandungan yang besar.
      Pemeriksaan yang lebih teliti bisa dilakukan dengan menggunakan USG transvaginal untuk memastikan tidak ada kista di belakang rahim.
      Bila ternyata kista tersebut masih ada, maka dapat dilakukan pengangkatan setelah masa nifas (setelah persalinan normal) atau sekaligus saat seksio sesarea. tergantung dari banyak hal, dan tentu saja setiap kasus berbeda.
      Terima kasih.

  10. lia
    27/09/2012 at 4:34 pm

    Sore dok,perkenalkan sy lia 25 tahun,dokter umum d salh satu kota kecil.. sy sdh 1 thn menikah dok,tp blm ad tanda2 khmilan. Sy mmeriksakan diri dan suami,periksa kualitas sperma,TORCH,dan HSG dan hasilnya smua dlm kondisi baik kecuali uterus sy yg sinistro positition n MAR suami sy yg tinggi yaitu 17 yg seharusnya hrs <10,mk dr itu kami memilih program inseminasi buatan dan gagal dok. Nah,inseminasi pertama kami mlewati USG transvaginal unyuk cek folikel krn dokter yg bersangkutan dluar negeri,insem dlakukan hari ke14 haid. Saat itu saya induksi dgn femara,gonal F dan ovidrel. Dan sy kembali haid alias tdk berhasil,kmudian sy cb program inseminasi ke 2,dan dberi femara untuk 5 hari,suntik gonal F 300 mg. Dan Hari k11 sy usg transvaginal. Dan ternyata indung telur sy mncapai 34 mm. Dan nlm pecah, tes kesuburan hari k12 dan13 hasil negatif. Apakah itu kista dok? Yg mnyebabkan sy tdk bs hamil smpai sekarang?perlu dketahui sblm d induksi femara dan obat lainnya saat kmi blm mncoba inseminasi indung telur sy jg cukup besar yaitu 25 mm dkanan. Yg ini jg dkanan dok. Sy takut sekali. Jgn2 selama ini indung telur sy tdk pecah2.. apa yg hrs saya lakukan dok?seandainya itu mmg kista dan dhruskan untuk operasi apkh sy msh mungkin hamil?
    Apkh klo itu mmg kista,dia akan mngganggu ovarium sebelahnya?
    Krna yg sy tau ovulasi bergantian kanan dan kiri setiap bulan,mhon jawabannya y dokter. Teromakasih bnyak.

    • 01/10/2012 at 11:42 pm

      Hallo Lia, pertama-tama saya ingin menyampaikan bahwa inseminasi yang anda lakukan sudah benar, dan kita tahu bahwa inseminasi di anggap tidak berhasil setelah dilakukan 4 kali. Pada beberapa kasus memang dapat terjadi seperti hal yang dialami Lia, yaitu folikel tidak ruptur, dan sering disebut kista. Biasanya kista yang tidak ruptur akan kita observasi beberapa saat. Sering kali kali kista ini akan mengganggu siklus menstruasi (karena tidak terjadi ovulasi), dan beberapa diantaranya menetap atau bahkan bertambah besar. Bila hal ini terjadi dan mencapai lebih dari 5cm maka memang harus dilakukan tindakan (kistektomi via laparoskopi, laparotomi atau dengan pungsi melalui vaginal).
      Selama belum ada kepastian kembalinya keteraturan siklus ovulasi/menstruasi, sebaiknya inseminasi ditunda.
      Terima kasih.

      Salam.

  11. Niken
    06/10/2012 at 1:05 pm

    Salam kenal Dr. D,

    Saya mengetahui tentang Dokter dari teman saya, Elynda Fuji W. (bagian radiologi) yang sama-sama bekerja dengan Dokter di RSJ. Prof. Dr. Soeroyo, Magelang. Saya berniat untuk bertemu dengan dokter untuk berkonsultasi tentang bayi tabung, untuk mengetahui apa itu bayi tabung dan apa langkah2nya dalam program tersebut.

    Sebelumnya yang ingin saya tanyakan terlebih dulu; Berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam program tersebut (dari awal – akhir)? Apakah nantinya akan bermasalah jika saya mengambil program bayi tabung dengan Dokter sedangkan saya dan suami berdomisili di Jakarta? Apa yang harus saya dan suami siapkan sebelum bertemu dengan Dokter? Sekedar info, saya dan suami sudah menikah selama 8 tahun, belum pernah mengalami kehamilan sekalipun.

    Kira2, kapan waktu terbaik dokter untuk dapat bertemu dengan saya dan suami untuk melakukan konsultasi?

    Atas perhatian dan waktu dokter untuk membaca pesan saya ini, saya sampaikan terima kasih.

    Niken, Jakarta

    • 09/10/2012 at 12:09 am

      Dear Niken dan suami.
      Terima kasih atas apresiasi anda dengan pelayanan baru kami, Pelayanan bayi tabung (IVF)
      Bayi tabung kami mengkhususkan diri pada jenis Natural Cycle, protokol antagonis dan IVM*
      saya yakin anda sudah menyimak di http://www.gladioolivf.wordpress.com
      Saya berpraktik di RSIA Gladiool setiap hari, siang 13.00-15.00, dan malam 18.00-21.00 kecuali sabtu hanya malam saja.
      Silakan mendaftarkan diri.
      Untuk program di Gladiool natural cycle, bila tidal ada masalah yang lebih berat maka hanya diperlukan 4 kali datang dalam waktu 1 minggu.
      Pelayanan ini kami harapkan dapat mulai beroperasi lancar pada Desember 2012

      Terima kasih.

  12. nini
    14/10/2012 at 6:38 pm

    Dear dokter
    suami saya setelah analisis sperma hasilnya oligo astheno zoospermatozoa…artinya apa y dok?apa itu yg menyebabkan sulit punya keturunan dok?penyebabnya apa ya dok?apa masih bs ditangani?dengan cara apa y dok?

    thanks

    • 14/10/2012 at 11:34 pm

      Dear Mbak Nini.
      Saya akan berusaha menjawab pertanyaan anda seperti di bawah ini :
      Oligo=kurang jumlah, astheno=kurang kualitas(motilitas). Oligoasthenozoosperma artinya jumlah dan kualitas sperma kurang.
      Pertama-tama sebaiknya suami anda melakukan analisis sperma ulang pada saat yang tepat, yaitu antara 3-7 hari dari hubungan terakhir dan pada saat tubuh sehat. Bila hasilnya adalah tetap Oligoastheno, maka memang ada beberapa pemeriksaan lanjutan, diantaranya pemeriksaan hormon, kultur sperma (bila ditemukan infeksi) varikokel, dan lain-lain. Hal ini untuk mengetahui apa penyebab penurunan kualitas sperma tadi. Setelah penyebab diketahui, maka terapi dapat diberikan sesuai dengan penyebab tadi.
      Bila hal ini masih kurang jelas, silakan berkonsultasi dengan dokter spesialis Andrologi terdekat. Semoga jawaban ini dapat membantu anda dan suami.
      Salam, Dr. D

  13. yustika
    18/10/2012 at 3:10 pm

    Dokter, sy punya teman yg sedang melakukan proses bayi tabung di Aussie. Tapi dia ingin melanjutkan prosesnya di Magelang dan minta saya utk bisa langsung dgn dokter Doddy. Hanya, dokter yg di Aussie ingin bisa memberikan rekomendasi langsung atau boleh diaktakan ingin mengetahui kelengkapan peralatan yang ada di Gladiool untuk memantau perkembangan embrio yang baru saja ditanam. Apakah bisa jika dokter Aussie tersebut langsung berkomunikasi dengan dokter via email pribadi dokter ?? Sebelum dokter Aussie tersebut memperbolehkan teman saya ini untuk bisa melanjutkannya prosesnya dengan dokter Doddy.
    Salam, Tika

    • 25/10/2012 at 1:10 pm

      Terima kasih Mbak Yustika,
      Yang bersangkutan sudah menghubungi saya.

  14. Sarah
    18/10/2012 at 5:54 pm

    Dear Dr.D,

    Perkenalkan nama saya Sarah 26th, sekarang ini saya lagi hamil 9 minggu, ini kehamilan pertama saya dan sebelum hamil saya pernah keputihan dan setelah dicek ke lab saya terkena jamur candida. Dan saat ini saya juga mengalami keputihan yang sama (seperti kerak susu, warna kadang putih, kuning atau kehijauan, agak gatal dan berbau). Sudah kontrol ke dokter spog dan diberi obat trichomastatic, tetap masih ada keputihan tersebut. Dan saat saya cari tahu di internet mengenai obat tersebut, ternyata tidak dianjurkan untuk wanita hamil trimester pertama. Yang saya ingin tanyakan:
    1. Obat apa yang aman untuk keputihan yang disebabkan jamur candida untuk ibu hamil?
    2. Pernah saya baca artikel bahwa jamur candida dapat dihilangkan dengan cara konsumsi yoghurt yang ada bakteri lactobacillus acidophillus, apa benar dok?
    3. Apa saja makanan pantangan untuk penderita jamur candida?

    Terimakasih dok…

    • 25/10/2012 at 1:24 pm

      Dear Sarah.
      Demikian jawaban saya atas pertanyaan anda:
      1. Obat (ovula/tablet melalui vagina) yang mengandung metronidazole dan nistatin, cukup aman untuk wanita hamil (preg cat B).
      Ada beberapa merek, tentu saja saya tidak boleh menyebutkannya di sini.
      2. Saya belum pernah membaca jurnal medis untuk hal tersebut. dan saya kira untuk menghilangkan infeksi harus dengan zat aktif (anti jamur).
      3. Beberapa jenis makanan memang dapat membuat perubahan pH pada daerah vagina sehingga mungkin akan berhubungan dengan infeksi tersebut(dapat berpengaruh dapat baik/buruk). Karena jenis makanan sangat banyak dan kita tidak bisa menghindari/memfokuskan kepada makanan tertentu saja, maka jauh lebih bermanfaat bila kita mengobatinya dengan obat yang tepat.

      Tambahan: Pada beberapa kasus infeksi sebaiknya partner seksual juga diperiksa dan diterapi, untuk mengurangi ‘phenomena ping-pong’

      Terima kasih.

  15. donna lee
    25/10/2012 at 9:13 am

    haloo dok.. saya mohon pencerahan
    tanggal 20 oktober 2012 kemaren saya melahirkan anak ke dua secara SC.. padahal anak pertama saya juga lahir secara SC, sedangkan operasi SC ini saya pilih karna saya merasa takut dan kehabisan tenaga saat bukaan 5(anak pertama), jadi bukan karena alasan medis.. demikian juga anak ke dua..yang menjadi ganjalan dan kekhawatiran saya adalah.. bisakah saya hamil anak ketiga dst lahiran secara NORMAL (ingin sekali mencoba hipnobirthing)??? karena saya ingin sekali punya banyak anak.. sekitar 4-5 orang anak.. atau adakah cara lain agar saya bisa lahiran secara normal??mohon pencerahannya ya dok.

    • 25/10/2012 at 1:09 pm

      Dear Donna Lee,
      Selamat atas kelahiran anak yang ke dua.
      Rupanya anda sudah mengalami SC dua kali,dan yang pertama dilakukan dengan indikasi karena takut.
      VBAC atau Vaginal Birth After Cesarean harus dilakukan dengan guideline yang ketat, agar dapat berlangsung dengan aman dan tidak berisiko.
      Biasanya VBAC bisa dilakukan dengan riwayat SC 1x, dan sudah tidak dianjurkan untuk riwayat SC 2x.
      Anda masih memiliki kesempatan sekali lagi SC yang ketiga, dan anjuran umum nya ini yang terakhir.
      Pada beberapa pasien yang menginginkan kehamilan ke 4, kita harus yakin dengan kondisi rahim dan sekitarnya (diketahui saat operasi ke 3, agar kehamilan dan persalinan yang ke 4 ini dapat berlangsung aman.
      Terima kasih.

      • donna lee
        26/10/2012 at 11:59 am

        aduh dok, kok begitu ya ternyata.. jujur saya sedih sekali setelah baca banyak tulisan dan blog para ibu2 yang sharing masalah SC, menyesalkan apa yang saya putuskan rasanya,dan menjadikan kesempatan memiliki banyak anak kemungkinannya kecil,
        bisakah saya langsung inseminasi buatan untuk anak kembar 2 misalnya,(bila memang saya punya 1x kesempatan SC)
        atau kaloupun saya ingin lahiran scr vbac bisakah dengan mengontrol berat badan janin agar tidak dlebih dari 3kg
        terima kasih sekali dok atas jawaban dan responnya

      • 27/10/2012 at 11:49 pm

        Donna lee yang baik, saya senang sekali bisa berdiskusi dengan anda tentang hal ini. Pengalaman hidup yang anda alami bukan terjadi hanya pada anda sendiri. Tidak sedikit pasien saya mengalaminya. Pada kehamilan mereka, meskipun keadaan memungkinkan untuk persalinan normal, namun mereka menggunakan hak mereka untuk melakukan sc by request. Dan pada persalinan berikutnya, mereka seperti menyesalinya dan ingin mencoba persalinan normal. Sayangnya tidak semua bisa melalui VBAC yang disebabkan karena satu dan lain hal. Menurut saya tidak ada yang perlu disesali apalagi disedihkan. Mari kita memandang masa depan dengan berpijak pada keadaan saat ini. Keputusan anda pada saat itu pasti sudah dipikirkan masak2. Bila anda mendapat kesempatan melaluinya lagi, kemungkinan akan memutuskan hal yang sama. Untuk anda dan para ibu yang harus mengalami sc, saya mengatakan bahwa tugas terberat seorang wanita memang melahirkan bayi dengan segala risikonya. Tapi tugas terpenting sebagai ibu adalah menjaga dan mendidik anak sampai dewasa. Bersyukurlah bila anda telah memiliki 2 anak apalagi anda masih bisa menambah lagi. Hal yang penting pada persalinan adalah semua prosedur dilakukan dengan protokol yang benar supaya dapat berlangsung dengan lancar dan aman, serta tidak vivere peri coloso. Mari kita fokus dengan apa yang kita miliki dan bukan pada apa yang tidak. Terima kasih. Salam, Dr.D

  16. aina
    08/11/2012 at 11:50 pm

    Saya aina…. Saya kmrn sempat papsmear dok trz hasil tesx saya kena radang purulent non spesifik… Saya sm suami lg program untuk punya anak… Apakah g bakal ada mslh nntii sm janin saya dok….????

    • 09/11/2012 at 8:07 am

      dear Aina, beberapa hal yang perlu diketahui mengenai peradangan di cervix uteri:
      1. Radang purulen(bernanah) yang ada mengganggu untuk proses kehamilan. salah satu faktor infertilitas adalah faktor servisitis seperti ini.
      2. Servisitis dapat mengganggu perkembangan janin, tapi sejauh mana dan sebesar apa akibat yg ditimbulkan tergantung dari jenis kuman dan derajat infeksi.
      Oleh karena itu infeksi harus di obati lebih dahulu agar kehamilan yg akan datang tidak bermasalah.
      Salam. dr.D

  17. 04/12/2012 at 9:37 am

    1.Dok, saya pada tanggal 1 Desember 2012 melakukan HSG, hasil HSG nya :
    setelah iat porsio dimasukan sonde melalui canalis cervicalis, sondde masuk 5cm, posisi uterus antefleksi, dimasukan kontras melalui folley catheter sebanyak 2cc kontras tampak mengisi vacum uteri dan tuba uteri bilateral, cavum uteri tampak normal blm tampak spill, ditambahkan 2cc kontras tampak spill tuba kanan ditambahkan lagi 2cc kontras tampak spill tuba kanan dan kiri.
    kesan: kedua tuba paten.
    dok, ini maksudnya apa yah?

    2. setelah sblm HSG saya sempat keputihan, tapi akhirnya bisa tetap dilakukan proses HSGnya, tapi setelah itu saya keputihan lagi tapi ada sedikit darah dikeputihannya itu kenapa yah dok?

    3. terakhir dok, kalo untuk ratus vagina itu dibolehkan atau tidak yah?

    terimakasih dok atas penjelasannya

    • 05/12/2012 at 11:19 pm

      Dear Tatinur,
      Demikian jawaban saya,
      1. Kesan kedua tuba paten : Artinya kedua tuba fallopi masih berfungsi dengan baik-dapat dilalui cairan kontras HSG ataupun sperma.
      2. Keputihan bisa berarti lendir atau cairan infeksi. Untuk itu sebaiknya diperiksakan untuk memastikan apakah sudah sembuh atau belum.
      Sangat wajar bila pada tindakan HSG menyebabkan keluar sedikit darah dari vagina.
      3. Ratus vagina adalah metoda penguapan daerah vagina yang berasal dari uap rebusan cairan rempah-rempah. Menurut saya tujuan utama dari tindakan ini adalah mengurangi lendir berlebih, sehingga akan menimbulkan kesan ‘bersih dan harum’. Bila hal ini ditujukan untuk mengobati penyakit tertentu misalnya infeksi, maka saya meragukan efektifitasnya.
      Namun, selama tindakan ini dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan bertanggung jawab menurut saya tidak ada masalah.

      Terima kasih pertanyaanya.
      Salam.
      Dr. D

  18. yuni
    13/12/2012 at 3:23 pm

    dok,, saya mau tanya,,salah satu ciri wanita sedang dlm masa subur kan keluarnya keputihan yg seperti putih telur dan jika di tarik tidak mudah putus,, elastis,, tapi saat saya sedang dalam masa subur keputihan seperti itu tidak keluar,, kira2 knp itu ya? apakah berarti tidak subur dan menyebabkan sulit hamil? krn saya sudah menikah 7 bln tetapi blum hamil jugann mohon bantuan dan pencerahannya,, krn saat ini sy sangat menantikan kehamilan,,, terima kasih sebelumnya

    • 18/12/2012 at 1:08 pm

      Ya, keluarnya lendir elastis tersebut sering disebut tanda spinbarkeit. Beberapa wanita juga mengalami rasa tidak nyaman di perut bagian bawah (tanda mittelsmerz) Memang sebagian wanita tidak bisa merasakan atau tidak mengalami tanda ini. Bila Anda ingin mengetahui masa subur Anda, ada dua cara mudah mengetahuinya.
      1. Cara pertama adalah menghitung, ovulasi terjadi sekitar 14 hari sebelum hari menstruasi pertama (hal ini berarti Anda baru mengetahui setelah menstruasi terjadi)
      2. Dengan menggunakan ovulation test/lh test/baby test. Mulailah melakukan tes air kencing mulai hari ke 12 menstruasi, bila hasil menjadi positif berarti ovulasi terjadi sekitar 1-2 hari berikutnya.

      Terima kasih kembali.
      Salam,

      Dr.D

  19. Rahma
    15/12/2012 at 12:50 pm

    Dear Dr.D
    Saya rahma (31th) dan suami (36th). Saya sdh menikah 4,5th tp blum jg hamil. Pada awal pemeriksaan suami didiagnosa asthenozoospermia,kmdn dokter kami hanya berkonsentrasi meningkatkan kualitas sperma suami dgn obat2an selama 6bln. Pada bln ke-7 sy melakukan HSG dan hasilnya bgs, tdk ada sumbatan dikedua saluran. Terakhir motilitas suami 13/25/19/43 dan dokter kembali memberi kami obat2an sampai beberapa bln dan sy belum hamil jg, kmdn kami berhenti. Selama ini sy menderita keputihan tp hanya sedikit & tdk gatal. Bagaimana kemungkinan sy hamil secara normal ataukah perlu melakukan inseminasi? Bisakah program inseminasi mengatur jumlah anak, misal kembar? Berapa lama proses inseminasi (berapa kali kunjungan)? krn kami diluar kota magelang.
    Mohon penjelasannya, terimakasih..

    • 19/12/2012 at 8:07 am

      Dear Rahma dan suami. Demikian sedikit usul saya, jangan lupa bahwa ini bukan pendapat medis profesional namun hanya sekedar opini.
      1. Usahakan untuk mengetahui penyebab penurunan kualitas sperma, misalnya dgn melakukan pemeriksaan varicocele dan status hormon. Bila ada masalah mintalah terapinya kepada dokter. Lakukan pemeriksaan berkala analisis sperma untuk mengetahui perkembangannya.
      2. Temukan faktor2 penyebab yg lain misalnya apakah keputihan tersebut disebabkan suatu infeksi atau tidak. Bgmn dengan siklus dan kondisi menstruasi anda?
      3. Inseminasi adalah suatu tindakan teknologi reproduksi berbantu yang diindikasikan bagi infertilitas faktor pria, faktor servix, dan unexplained infertility. Untuk tujuan anak kembar dapat ditingkatkan kemungkinannya dengan menggunakan hormon dalam rangka menambah jumlah folikel dan sel telur yang matang. Melihat masa infertilitas dan usia anda, bisa dilakukan inseminasi 4x dan bila belum berhasil dapat dipertimbangkan bayi tabung/ivf.

      Salam,
      Dr.D

  20. renielie
    17/12/2012 at 2:27 am

    Salam kenal dok,

    Saya ibu rmh tngga usia 25thn dngn 1 anak yg berusia 3,5bln. Sejak setelah melahirkan sampai skrg saya mengalami keputihan. Sblm’nya saya blm prnh keputihan. Kmrn tgl 15 des saya kontrol ke dokter obyn, dokter mengatakan saya mengalami erosi portio. Yg ingin saya tanyakan:
    1. Bahayakah erosi portio ini?
    2. Apa bisa di sembuhkan?
    3. Bagaimana cara pengobatannya? Kmrn saya d beri obat baquinor. forte & abotyl ovula yg d msukan ke dlm “miss V” 2mlm sekali
    4. Berapa lama proses penyembuhannya?
    5. Apakah bisa hamil, dan apakah mengganggu kesuburan ? Krn saya berniat ingin menambah momongan lg
    Demikian dok, mohon pencerahannya krn saya sangat takut dgn kondisi ini.
    Trimakasih….

    • 18/12/2012 at 12:59 pm

      Dear Renielie, berikut ini pertanyaan Anda dan jawabannya….
      1. Bahayakah erosi portio ini? Pada umumnya tidak membahayakan.
      2. Apa bisa di sembuhkan? Bisa
      3. Bagaimana cara pengobatannya? Kmrn saya d beri obat baquinor. forte & abotyl ovula yg d msukan ke dlm “miss V” 2mlm sekali. Mengenai pengobatan silakan Anda baca di halaman lain dengan topik erosi cervix uteri di situs ini.
      4. Berapa lama proses penyembuhannya? Biasanya dengan pengobatan yang tepat, dapat sembuh dalam 6 Minggu.
      5. Apakah bisa hamil, dan apakah mengganggu kesuburan ? Krn saya berniat ingin menambah momongan lg
      Demikian dok, mohon pencerahannya krn saya sangat takut dgn kondisi ini. Tentu saja bisa, hanya memang akan mengganggu kesuburan Anda, sehingga perlu diobati. Tidak perlu takut karena kondisi ini adalah keadaan yang cukup sering dialami wanita.

      Trimakasih….
      Terima kasih kembali

      Salam, Dr.D

  21. Niken
    18/12/2012 at 7:49 pm

    Selamat Malam Dr. D,

    Saya ingin tanya; ada perbedaan laparaskopi dan hysteroskopi? Karena seperti tertera di surat pengantar yang Dr. D berikan kepada Saya di kunjungan tanggal 6 Desember di RS. Gladiool, disitu Dr. D menuliskan: -lap -hysteroskopi. Apakah perlu dilakukan salah satu ataukah perlu kedua2nya? Mohon penjelasannya Dok. Sebagai informasi, kasus saya adalah sudah berumah tangga selama 8th dan belum dikaruniai keturunan, sehingga Dr. D menganjurkan untuk menjalani tes tersebut.

    Kemudian, persyaratan apa saja yang perlu dilakukan sebelum menjalani tes2 tersebut Dok, misal: kapan waktu yang tepat utk melaksanakannya, dll…?

    Terima kasih Dok.

    Salam,
    NIken

    • 19/12/2012 at 4:55 pm

      hello mbak Niken,

      Laparoskopi adalah tindakan diagnostik atau operatif dengan menggunakan alat laparoskopi (kamera/teropong) melalui dinding perut melalui 2-3 sayatan kecil.laparoskopi iniuntuk melihat organ dalam perut termasuk rahim dan sekelilingnya.
      hysteroskopi mirip dengan laparoskopi namun untuk melihat dinding dalam/rongga rahim, masuk melalui leher rahim.
      laparoskopi dan histroskopi sering dilakukan bersama-sama karena menggunakan alat-alat yang sebagian besar sama, dan sama2 menggunakan pembiusan, serta mempunyai tujuan yang kurang lebih sama.
      tidak ada waktu yang tepat untuk ini, silakan berkonsultasi dengan dokter yang akan melakukan tindakan ini. Semoga jawaban ini bermanfaat.
      salam.
      dr.D

  22. 30/12/2012 at 8:46 pm

    saya ingin tanya dok, apakah ada pengaruh yang sangat fatal pemberian gastrul melalui vagina dengan dosis 50 ug pada ibu hamil aterm,dan adakah berbahaya terhadap uterus. mohon infonya ya dok?

    terima kasih dok….

    salam,
    Afni

    • 01/01/2013 at 12:25 am

      Dear Afni,
      Indikasi utama penggunaan Gastrul (Misoprostol) adalah untuk mengatasi peradangan lambung. Sedangkan efek samping obat tadi adalah menimbulkan kontraksi rahim dan pelunakan leher rahim (serviks). Efek sekunder ini yang sering digunakan untuk merangsang persalinan dengan besar dosis seperti yang telah disebutkan. Memang ada beberapa efek lain yang harus dipertimbangkan dalam penggunaanya, dan bisa berbahaya untuk ibu hamil maupun janin dalam kandungannya. Penggunaan gastrul harus dengan rekomendasi dan dalam pengawasan dokter, dan bila dilakukan dengan benar maka keadaan fatal dapat dihindarkan.

      Salam
      Dr.D

  23. lintang
    05/01/2013 at 9:44 am

    Dok ΜǟƲ tanya!??
    Kalo misalnnya pernah infeksi..di daerah intim.Ά̲̣̣̣̥ρ̲̣̣̥ά̲̣̣̣̥ kemungkinan infeksi bisa kambuh lagi !?
    Gimana cara menjaganya biar tidak kambuh dan klo sudah kambuh Ľªğί Ά̲̣̣̣̥ρ̲̣̣̥ά̲̣̣̣̥ harus slalu minum obat kimia dok?!! Trimakasih

    • 08/01/2013 at 8:13 pm

      Dear Lintang,
      Seperti halnya infeksi bagian lain di dalam tubuh, maka infeksi di daerah intim (genitalia) dapat sembuh, dan tentu saja dapat kambuh lagi. Tergantung dari tingkat kesembuhan dan paparan/terinfeksi ulang.
      Bila infeksi sudah benar-benar sembuh yang ditandai dengan tidak adanya gejala seperti keputihan yang bau dan gatal, nyeri, kemerahan dan lain-lain, maka agar tidak kambuh adalah dengan cara selalu menjaga kebersihan serta menghindari agar tidak mendapatkan infeksi baru yang diantaranya didapatkan dari hubungan seksual. Oleh karena itu maka sangat penting bila terjadi infeksi seperti ini maka partner seksual juga diperiksa, atau mendapatkan terapi bersama.

      Terima kasih kembali, semoga bermanfaat.
      Dr.D

  24. dewanti
    08/01/2013 at 9:15 am

    selamat pagi dokter D , maaf mau tanya
    saya sering mengalami keputihan tapi baru kali ini saya merasakan gatal di daerah kewanitaan saya. ini saya juga sedang berada dalam masa subur saya. mohon bantuannya sekiranya obat apa yang harus saya konsumsi?

    terimakasih
    salam,
    dewanti

    • 08/01/2013 at 8:19 pm

      Dear Dewanti, rasa gatal di daerah kewanitaan belum tentu menunjukkan infeksi. Infeksi vaginitis/cervicitis biasanya ditandai dengan leukorea (keputihan) yang gatal dan bau. Pada saat masa subur, seorang wanita akan merasakan sedikit perubahan pada genitalia dan mengalami pengeluaran lendir vagina yang relatif lebih banyak, dan ini bisa menimbulkan sedikit rasa gatal. Agar kita tidak melakukan ‘over diagnosis’ dan ‘over treatment’ ada baiknya gejala gatal tersebut dipastikan dengan melakukan pemeriksaan ke dokter. Terima kasih.
      Salam,
      Dr.D

  25. 09/01/2013 at 12:44 pm

    selamat siang dok D.
    saya mw tanya nih dok, suami saya sudah melakukan analis sperma dok dan hasilny :
    volume : 6
    warna : putih -keabu-abuan
    bau : Khas
    ph : 8.0
    liquefaksi : 12
    viskotas : 1
    jumlah : 85.2
    Konsentrasi : 14.2
    motilitas
    Gerak lurus cepat kedepan : 21
    Gerak tidak beraturan : 28
    Gerak ditempat : 7
    Diam : 44
    Lekosit : 7-8
    Normal viable : 67
    Morpologi :
    Normal : 30.5
    Abnormal : 69.5
    Kesimpulannya :
    terato (Relatif)
    astheno (Relatif)
    oligo (Relatif)
    zoospermia.

    1. yang saya mau tanyakan itu hasilnya gimana yah dok?
    2. apakah saya masih bisa hamil?
    3. dok, apa saya perlu cek hormon dan asa juga sedangkan hasil test HSG saya bagus?
    4. misalnya suami saya test sperma lagi apakah kemungkinan hasilnya sama dok?

    terimakasih dok sebelmnya.

    • 03/08/2013 at 11:25 am

      Dear Tatinur,
      Mohon maaf sebesar-besarnya atas keterlambatan jawaban ini,
      Oligoasthenoteratozoospermia relatif adalah masalah sperma yang cukup berat. Namun dengan beberapa pemeriksaan (pemeriksaan kimia darah, varikokel, kultur sperma) dan terapi (diet yang sehat, olah raga, antibiotik, dan suplemen) kemungkinan hal ini akan dapat membaik.
      Untuk ASA ada baiknya dilakukan dan hal ini tidak ada hubungannya dengan HSG (pemeriksaan tuba)
      Cobalah melakukan hidup sehat dan terapi obat dari dokter anda, dan silakan ulang pemeriksaan sperma 3 bulan lagi.

  26. vara
    07/02/2013 at 5:30 pm

    Selamat Sore Pak Dokter….saya adalah se org ibu berumu 34 tahun, yg sudah pernah mempunyai bayi perempuan, lahir normal tanpa banyak keluhan yg bararti, bayi lahir sehat, 3 bulan kemudian bayi perempuan saya meninggal karena sakit dikarenakan virus di perut. setelah lama menunggu (5 thn) saya belum hamil hamil juga, sejak itu saya langsung mengambil keputusan untuk mengikuti program inseminasi di kota kami (mdo)…saya di insem sejak tanggal 21 januari 2013, haid sy dimulai tgl 11 jan 2013. selama 14 x saya di insem terus menerus, krn sperma suami yg menurut dr kurang baik, selesai insem tanggal 6 feb. saya tidak mengalami perubahan yg signifikan seperti mual dan muntah, selain hanya rasa sakit di payudara yg sudah seminggu lebih…pdahal kalau sy haid sakit payudara gak selama ini….hari ini sy mengkonsumsi obat dan vitamin yg diberkan dokter, tapi dokter juga masih ragu kalau sy hamil krn tidak ada perubahan seperti wanita lain yg mengalami kehamilan tetapi suhu basal saya sudah 6 hari 37, hari ini turun 1 derajat 36.9…pagi tadi sy kuatir juga karena ada flek agak coklat di pakaian dalam saya, hal yg biasa terjadi saat saya akan mendapatkan haid…perlu diketahui haid saya teratur sekitar 31 hari. yang saya kuatirkan flek yg ada itu apakah pertanda haid atau hamil. soalnya biaya nya sdh lumayan sy keluarkan utk program ini. Karena saya sangat berharap dalam doa kepada yang Maha Kuasa, supaya program ini berhasil dengan campur tangan Sang Pencipta. Yang ingin saya tanyakan juga, suhu sebelum haid itu turun berapa derajat kalau masuk tanda menstruasi…. *degdegan banget soalnya* Semoga saya mendapatkan jawaban yg menenangkan…Amin….Vera

    • 12/02/2013 at 12:24 am

      Dear Vara,
      Pertama-tama saya ikut sedih dengan kejadian yang menimpa bayi ibu.

      Untuk masalah inseminasi, saya kurang mengerti dengan protokol inseminasi 14x berturut-turut.
      Pada umumnya inseminasi dilakukan 1 kali atau 2 kali dengan interval 1 hari.
      Mengenai gejala yang menyertai seperti mual muntah, rasa nyeri di payudara, flek-flek dll adalah tanda yang tidak pasti dan sangat subyektif.
      Tanda pasti kehamilan adalah dengan test kehamilan urine positif atau dengan pemeriksaan bHCG darah.
      Biasanya selama menunggu hasil tersebut saya minta kepada pasien saya untuk sabar dan mengalihkan perhatian ke hal-hal yang menyenangkan.

      Saya yakin hari ini anda sudah mengetahui hasil inseminasinya, dan saya harap hasilnya positif
      Bila ternyata belum. Jangan patah semangat, karena toh pasangan-pasangan yang subur, istri sebagian besar tidak hamil pada bulan pertama pernikahan mereka bukan?
      Silakan evaluasi bersama dengan dokter dan coba lagi. Inseminasi direkomendasikan dilakukan 4 kali, bila ternyata gagal bisa melakukan IVF.

      Terima kasih.
      Maaf bila jawabannya terlambat.

      Dr.D

  27. issa
    18/02/2013 at 8:31 am

    pagi dok :)
    saya mau nanyak nih saya issa usia 21thn sudah menikah dan sudah mempunyai seorang anak , saya lahir normal
    yg saya tanyakan saya terkena radang purulent non spesific setelah minum obat yg diberikan keputihan saya lgsg berhenti . tetapi 3hari kemudian keputihannya muncul lagi ,
    1 bagaimana mengatasi keputihan itu dok ? apa harus minum obat lagi ?
    2 apa penyebab sehingga keputihan saya keluar lagi ? apakah karna kurg bersih atau sering memakai celana ketat
    sekian dok terima kasih :)

    • 18/02/2013 at 8:25 pm

      Dear Issa.
      Keputihan yang kambuh ada beberapa kemungkinan.
      Yang pertama adalah obat yang tidak adekuat apakah itu jenis obat atau dosis dan waktu terapinya kurang lama.
      Yang kedua adalah kemungkinan terjadi infeksi ulang oleh karena hubungan seksual (terkadang suami juga mengidap infeksi yang sama, hanya gejalanya tidak jelas)
      Saran saya adalah lakukan pemeriksaan swab vagina (mikrobiologi) untuk mengetahui jenis kumannya, kemudian dapatkan terapi yang cocok untuk kuman/jamur/parasit tersebut sesuai hasil laboratorium, dan terapi sebaiknya juga diberikan kepada suami.
      Terima kasih kembali.
      Dr.D

  28. Nana
    27/03/2013 at 7:48 am

    halo dokter,

    saya pernah memiliki riwayat aborsi & kuret, kurang lebih setahun yang lalu. setelah itu saya tidak menjalani perawatan, karena saya merasa sudah selesai. akhir tahun lalu, saya divonis menderita erosi rahim & harus menjalani pengobatan rutin setiap hari selama beberapa bulan. yang mengejutkan saya, awal bulan ini di rahim saya diduga tumbuh sel kanker. setelah dilakukan pemeriksaan, memang positif kanker dalam stadium awal.
    yang ingin saya tanyakan, apakah secepat itu sel kanker tumbuh? karena pada saat pemeriksaan/perawatan erosi rahim, dokter tidak menyampaikan jika ada gejala kanker. apakah dalam 3-4 bulan sel kanker bisa tumbuh?
    terima kasih,

    Nana

    • 02/04/2013 at 11:29 am

      Dear Nana,
      Saya sangat prihatin dengan kondisi ini.
      Kanker adalah tumor ganas, dan ini adalah masalah yang sangat serius.
      Menurut saya anda harus melakukan pemeriksaan yang sangat teliti untuk penegakkan diagnosis,
      dana saya berharap anda mengikuti petunjuk dokter kebidanan dan kandungan (kalau ada subspesialisasi onkologi) untuk terapinya.
      Dengan terapi dan penegakkan diagnosis yang dini maka angka kesembuhan bisa sangat tinggi.
      Sel kanker biasanya memang tumbuh perlahan, hanya saja perubahan yang nampak baik itu visual maupun dengan teknik IVA/papsmear/biopsi bisa didapatkan seakan-akan tiba-tiba.

      Terima kasih.
      Dr.D

  29. ita arifin
    30/03/2013 at 2:54 am

    Salam hormat.dok saya menikah sudah 8thn dan belum dikaruniai keturunan.hasil tes sperma suami bagus,masalahnya ada pada saya dok rahim retro dan ada kista 4cm tuba satu paten.yang ingin saya tanyakan apakah saya bisa langsung ikut inseminasi dok?tampa harus membuang kistanya dan berapa tingkat kesuksesannya.terima kasih

    • 02/04/2013 at 11:37 am

      Dear Ita,
      Untuk masalah anda, saya tetap menyarankan lebih baik anda melakukan operasi laparoskopi-histeroskopi dengan tujuan memperbaiki kondisi rahim dan organ disekitarnya.
      Setelah anda melakukan ini maka dokter akan mengetahui keadaan pasti dari organ reproduksi anda dan akan memberikan alternatif yang terbaik untuk menuju kehamilan.

      Bila anda memang benar-benar ingin melakukan Inseminasi/Bayi tabung maka dapat saja langsung dilakukan.
      Untuk keberhasilan Inseminasi adalah 10-20% (pada 4 kali tindakan) bila indikasi tepat.

      Terima kasih.
      Dr.D

  30. ukas
    03/04/2013 at 3:39 pm

    Salam kenal dokter, Saya kapan sebaiknya tes LH dan FSH dilakukan ?
    Terimakasih :)

    • 04/04/2013 at 10:18 am

      Dear Ukas,
      FSH (folicle stimulating hormone) adalah hormon untuk merangsang folikel (kantung sel telur) untuk membesar supaya dapat menghasilkan sel telur yang matang saat ovulasi.
      LH (luteinizing hormone) adalah hormon untuk proses pemasakan terakhir dan merangsang supaya folikel matang dapat pecah (ovulasi)
      kedua-duanya diperlukan untuk mengetahui status hormon reproduksi wanita.
      pemeriksaan tergantung dari tujuan :
      1. pada hari ke 2 menstruasi (untuk mengetahui apakah sudah pada awal fase folikuler), biasanya untuk memulai siklus bayi tabung
      2. pada menjelang ovulasi
      3. Pada saat dicurigai adanya gangguan hormon(PCOS, perimenopause dll)
      Terima kasih.

  31. ukas
    04/04/2013 at 12:28 pm

    Maaf dok.. lanjut lagi dari pertanyaan diatas, jika untuk mengetahui gangguan hormon (PCOS) sebaiknya kapan dilakukan ?
    Dan apa saran dari dokter jika ter diagnosa PCOS ?
    Terimakasih :D

    • 15/04/2013 at 1:50 am

      Untuk pemeriksaan hormon pada kelainan PCOS dapat setiap saat dilakukan.
      Selain hormonal, maka penegakan diagnosis berdasarkan pemeriksaan fisik dan ultrasonografis.
      Terapi untuk PCOS adalah
      1. Perubahan gaya hidup (yang bertujuan mengurangi berat badan-pada wanita gemuk)
      2. Medikamentosa (pilihan utama) Metformin dan Clomiphen Citrat
      3. Operatif – ovarian drilling dengan Laparoscopi-histeroskopi
      4. Untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan, dapat dilakukan inseminasi atau bayi tabung.
      Terima kasih.

  32. heri
    15/04/2013 at 12:37 am

    Sya sudah hampir 2th mnikah. Kami mengalami masalah yg mana ereksi suami saya tdk maksimal sehingga tdk bs memasuki vagina,sehingga bs dkatakan sya msih perawan. Kami memutuskan untuk inseminasi.apakah kami msih bs berkesempatan punya anak?kami blm cek kesuburan. Jika kami subur,apakah kami bs punya anak?dan jk sukses.,bagaimana proses kelahirannya?bs normal?trims

    • 15/04/2013 at 1:45 am

      Dear Heri.
      Sebenarnya inseminasi memang bisa dilakukan untuk kasus anda, namun itu adalah pilihan selanjutnya bila terapi masalah utama tidak berhasil.
      Yang saya maksudkan dengan masalah utama adalah disfungsi ereksi. Hubungan seksual bertujuan tidak hanya prokreasi (menghasilkan anak/keturunan), namun juga rekreasi (untuk kebahagiaan). Terapi disfungsi ereksi berdasarkan penyebab yang menimbulkan, untuk itu anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis Andrologi agar masalah ini teratasi.
      Bila sperma anda normal dan istri tidak bermasalah, maka anda berdua dapat hamil normal baik secara alamiah maupun dengan terapi reproduksi berbantu (inseminasi/bayi tabung)
      Bayi yang dihasilkan dari hubungan alami, inseminasi atau pun hasil dari bayi tabung dapat dilahirakan secara persalinan normal.
      Demikian jawaban saya semoga bermanfaat. Terima kasih.

      • heri
        26/04/2013 at 12:49 am

        Sempat kami ptus asa krn tdk tahu jika ada dokter spesialis yg menangani kasus sperti kami,sehingga kami ingin mencoba inseminasi.terimakasih atas masukannya.kami sangat terbantu.

  33. gadis
    02/05/2013 at 6:36 pm

    sore dok…
    saya seorang istri berusia 25 tahun.. dan sudah menikah setahun yg lalu… saya belum mempunyai keturunan dan sekarang sedang mengikuti program kehamilan… tapi koq dr kandungan yg menangani sy meminta sy utk memeriksakan diri pas haid hari ke 3 atau ke 4 y dok… memangnya pemeriksaan apa yg akan dilakukan kepada saya… mohon jawabannya y dok… terima kasih

    • 11/05/2013 at 11:11 am

      Dear Gadis.
      Memang pada umumnya demikian. Pada hari 3 menstruasi kita akan membuat jadwal pemeriksaan-pemeriksaan yang perlu dilakukan dan ada 1 buah resep obat (pada umumnya clomifen citrate) untuk induksi ovulasi (merangsang pembentukan folikel sel telur) yang dimulai minum pada hari ke 3 sampai hari ke 7
      Terima kasih kembali.

      • gadis
        21/05/2013 at 11:11 am

        siang dok…
        apakah obat yg dokter sebutkan td bs di beli bebas di apotik dok… apakah saya boleh meminum obat itu sebelum di lakukan pemeriksaan dok… karna jujur dok… saya gak sanggup dengan biaya mengikuti program hamil itu dok… untuk sekedar info dok… setiap saya haid saya selalu merasakan nyeri… mohon jawaban nya y dok… terima kasih

  34. 08/05/2013 at 4:38 pm

    Dok, saya sdh kurleb 1thn menikah dan blm hamil. umur saya 32 dan suami 33. sdh pernah transvaginal di hari ke 11 dan sel telur di sebelah kiri kecil2 sedang kanan ada 2 uk 16mm. pernah pakai babytest hari ke 14-19 tp negatif. JIka saya konsul ke dokter dody apakah perlu transvaginal lagi atau hanya perlu saya bawa hasil print nya. Jujur saya agak risih jika harus tranvaginal dengan dokter laki2 (maaf ya dok). trims

    • 11/05/2013 at 11:03 am

      Dear Meichan,
      Untuk konsultasi silakan bawa hasil pemeriksaan ultrasonografi dan riwayat menstruasi anda.
      Pemeriksaan lain yang kita butuhkan adalah hasil analisis sperma dan Histerosalphingografi atau laparoskopi bila ada.
      Mengenai ovulasi test/baby test dengan hasil negatif perlu diintepretasi lebih jauh karena hasil tersebut belum tentu menunjukkan hal yang sebenarnya(banyak hal yang perlu dipertimbangkan untuk mengambil kesimpulan).

      Dr.D

  35. bunda indah
    08/05/2013 at 9:11 pm

    Salam dokter dody..
    Saya mau tanya apakah saat ini saya boleh berhubungan dgn suami ? Krna kmrn saya pap smear dan hasilnya radang kronis non spesifik dan klas 2 (tidak tersangka keganasan)..dan disarankan untuk pap 6 bln lg.
    Trmksih

    • 11/05/2013 at 11:00 am

      Dear Bunda Indah.
      Pap smear dengan hasil radang kronis non spesifik adalah suatu hal yang umum terjadi dan tidak terlalu mengkhawatirkan. Bila anda merasakan keputihan yang berlebihan disertai gatal dan bau, sebaiknya berobat kepada dokter Obgyn anda dan sementara tidak berhubungan. Tapi bila anda tidak merasakan gejala apapun, tidak perlu kuatir, silakan berhubungan dengan suami.
      Salam
      Terima kasih kembali.

      • Fenty
        12/06/2013 at 9:59 am

        Pagi dok, saya usia 29 tahun sdh hampir 3 tahun menikah blm dikaruniai keturunan, hingga kami memutuskan utk inseminasi. Saat ini saya telah menjalani inseminasi kedua setelah yg pertama gagal 6 bulan sebelumnya, yg saya ingin tanyakan dok, pasca insem hari ke 15 saya mual dan muntah hingga saat ini, sedangkan saya dihrskan kontrol tgl 15 juni, dan saya smpat bertanya kpd teman yg insem jg tp mrk tidak merasakan mual dan muntah seperti saya dok dan obat yg diberikan setelah insem adalah provera, progynova, kalmetazone, dan asam folat, mohon saran dari dokter, trims dok

      • 20/06/2013 at 7:47 pm

        Dar Fenty.
        Maafkan saya bila baru sempat membalas sekarang. Mungkin anda sekarang sudah mengetahui hasil inseminasi tersebut. Bila anda hamil, saya mengucapkan selamat untuk itu. Bila anda belum hamil, saya ikut kecewa, namun saya ingin anda jangan patah semangat. Inseminasi bila dilakukan dengan indikasi yang tepat, sangat membantu bagi pasangan yang sulit hamil. Inseminasi juga dianggap gagal bila sudah dilakukan 4 kali (sebaiknya di klinik dan dokter yang sama) masih belum hamil. Untuk perasaan mual dan muntah yang anda rasakan bukan karena anda hamil, namun bisa dari faktor psikis (cemas terhadap hasil inseminasi apakah hamil atau tidak), serta ada kemungkinan dari efek samping obat yang anda minum.
        Terima kasih kembali.
        Salam

  36. ahmad isnaini
    23/05/2013 at 9:46 pm

    Met mlm dok…
    Sy mhon pnjlasanny dr hsil papsmire istri sy bhwa keadaan serviks erosi dan portio membesar ..apakh berbhya?apkh itu smua yg mnyebabkn istri sy blm hamil lg krn ank km yg prtama sdh 10thn dan ank ke2(9bln meninggl dlm kndungan) dan ank ke3 (6bln meninggl prematur).mhon penjlsnny dok…
    Trimakasih

    • 20/06/2013 at 7:00 pm

      Dear Bpk Ahmad Isnaini.
      Erosi serviks uteri dengan portio membesar berarti adanya infeksi dan peradangan yang kronis.
      Apakah hal ini menjadi penyebab infertilitas ? tentu saja bisa, karena dengan adanya infeksi kronis maka kondisi di serviks uteri dan vagina menjadi tidak sehat dan tidak akomodatif bagi sperma.
      Infeksi yang menahun ini juga dapat membahayakan janin (infeksi intrauterin) dan dapat juga menjadi faktor penyebab prematuritas.
      Berdasarkan hal tersebut, maka sebaiknya anda memeriksakan istri anda untuk mendapatkan terapi agar kelainan tersebut dapat disembuhkan, dan kemungkinan hamil sehat lebih besar.

      Terima kasih kembali
      Salam,
      Dr.D

  37. umi
    06/06/2013 at 10:35 pm

    Dear Dr D.
    saya sekarang usia 38 tahun, baru saja melahirkan dengan operasi cesar, dan ini operasi cesar yang ke 3. operasi cesar pertama dan kedua anak saya selamat, tetapi yang ketiga karena keputihan akhirnya saya mengalami pecah ketuban dini, tetapi dokternya terlalu banyak pertimbangan karena adanya perbedaan usia kehamilan dari RTA yang 33 minnggu dan USG yang 37 minggu. sehingga anak saya mengalami infeksi (sepsis neonatus) dan karena penanganan rumah sakit yang kurang profesional akhirnya putra ketiga saya hanya berumur 17 hari. yang ingin saya tanyakan:
    1. Mungkinkah saya bisa melahirkan dengan cara normal untuk kehamilan ke 4?
    2. Apakah mungkin saya melakukan SC yang ke 4 dan apa resikonya?
    3. Berapa lamakah saya bisa hamil kembali?

    Terima kasih dok.

    • 20/06/2013 at 7:06 pm

      Dear Umi.
      1. Pertimbangan untuk melakukan SC ke-4 kalinya harus dipikirkan baik-baik mengenai untung ruginya. Tentu saja Tidak ada batasan yang tegas berapa kali maksimal melakukan SC, namun secara umum anjuran maksimal 3 kali adalah yang terbaik. Pertimbangan penting yang termasuk faktor utama adalah pendapat dokter yang melakukan SC terakhir, apakah mengalami kesulitan karena perlengketan, apakah rahim sudah sangat tipis sehingga berbahaya untuk hamil lagi, itu semua harus ditanyakan dan didiskusikan dengan dokter tersebut.
      2. Masalah kehamilan tentu saja mungkin bila anda tidak menggunakan kontrasepsi. Risiko hamil dengan riwayat sc berulang adalah 1) ruptur spontan (sobek di tempat bekas irisan SC terdahulu), 2)kesulitan pada saat SC berikutnya oleh karena perlengketan (yang berisiko perdarahan).
      3.Anjuran untuk boleh hamil setelah SC adalah 2 tahun.

      Terima kasih kembali.

  38. Fatma
    11/06/2013 at 8:25 am

    Dear Dok .
    Saya Fatma sudah menikah 2,5 tahun. sekarang lagi program hamil pertama, karena belum pernah hamil. Dokter sudah mencek sel telur pada hari ke-12 dihitung dari awal haid, dan sel telur baik. Lalu dokter memberi saya gastrul misoprostol 200 Ug. Sebenarnya apakah fungsi obat ini?
    Terimakasih.

    • 20/06/2013 at 7:22 pm

      Dear Fatma,
      Misoprostol adalah analog Prostaglandin E1 sintetis yang pada mulanya diberikan untuk terapi ulkus lambung. Namun di dunia kedokteran kebidanan dan kandungan, ternyata obat ini mempunyai efek tertentu pada rahim, yaitu melunakkan leher rahim dan merangsang kontraksi uterus Oleh karena itu sekarang obat ini banyak digunakan untuk merangsang persalinan dan abortifisien. Saya tidak mengetahui alasan penggunaan misoprostol untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan seperti pada kasus anda, dan sejauh yang saya tahu, belum ada protokol terapi infertilitas yang menggunakan misoprostol.
      Terima kasih.

  39. shasa
    12/06/2013 at 2:23 am

    Salam kenal dok,
    Saya mau tanya selama 3bln terakhir ini keluar cairan cair dr vagina brwrna agak keruh dan tidak gatal,sehingga hmpir tiap hari saya sllu memakai pantyliner,krn cd sllu bsh,kdg2 brbau..sblmnya sya tdk prnh mngalaminy,apa krn pngruh dr spiral sya Чa dok,sya make spiral udh 8bln ini..
    Oiy,umur sya 34th,ank 2 n abortus 2x,1x dkuret n lgsg psg spiral..
    Kdg2 jga tmbul rasa nyeri d prt kanan bwh n kl nyeri dtg,lgsg trsa ad cairan yg kluar..
    Udah prnah kontrol k dr.obgyn rahim bgs n letak spiral baik..dr.mnyarankn utk swab vagina,tp blm sya lkukan krn tkut..krn dlu oma sya meninggal dg ca.corpus uteri (agk parno jdiny)
    Mohon pnjelasannya Чa dok..trimaksih byk..

    • 20/06/2013 at 7:42 pm

      Salam kenal juga shasa,
      Penggunaan spiral (IUD cooper) memang biasanya akan menyebabkan keluarnya lendir yang lebih kental dan banyak, sehingga beberapa wanita tidak nyaman dengan hal ini. Namun kita juga harus waspada bila terdapat infeksi di daerah vagina yang menyebabkan keputihan (gatal dan berbau busuk). Saya setuju dengan permintaan dokter anda untuk anda melakukan pemeriksaan swab vagina karena hal ini akan dapat memastikan penyebab keluarnya lendir cairan tersebut.
      Untuk anda ketahui, hal ini sangat jauh berbeda dengan apa yang menimpa oma anda yaitu kanker rahim. Pada kasus kanker rahim, gejala yang menonjol adalah perdarahan di luar siklus haid, yang disertai bau busuk. Jadi bila anda masih merasakan keluar banyak cariran vagina, tidak perlu ragu untuk melakukan swab lendir vagina.
      Terima kasih kembali.

  40. euginia rahmawati
    19/06/2013 at 1:36 pm

    Siang dok,
    Saya wanita 26 th, sudah 2 tahun menikah, bulan lalu saya papsmear dan hasilnya normal namun ditemukan peradangan kronis non spesifik, namun tdk dijelaskan penyebabnya apa, hanya dikatakan bisa dr kebersihan atau suami. Pertanyaannya apa benar hal itu tdk bs diketahui secara pasti? Krn saya sudah merasa menjaga kebersihan( spt membasuh dr depan ke belakang kemudian dikerringkan). Trimakasih

    • 20/06/2013 at 10:23 pm

      Dear Euginia,
      Papsmear ditujukan untuk mengetahui apakah ada sel-sel kanker yang tumbuh di leher rahim. Beberapa pemeriksa akan menyertakan keterangan ada tidaknya sel-sel peradangan, tapi bukan jenis-jenis kuman (mikrobiologi). Bila anda membutuhkan informasi jenis kuman yang terkandung didalamnya, anda bisa melakukan pemeriksaan swab vagina dan kultur kuman. Dengan pemeriksaan sensitifitas, maka kita juga bisa mendapatkan informasi jenis obat antibiotika apa yang paling tepat untuk kuman tersebut.
      Penyebab hadirnya kuman di daerah tersebut bisa diakibatkan dari berbagai macam hal. Sebagian kuman masuk melalui hubungan seksual, atau karena membasuh vagina dengan air yang tidak bersih, atau dari kebersihan pribadi yang kurang. Obat-obatan tertentu seperti penekan imunitas, antibiotika jangka lama dan kondisi tertentu (kegemukan, hamil) juga dapat menyebabkan tubuh menjadi rentan terhadap infeksi.
      Terima kasih atas pertanyaannya.
      Salam,
      Dr.D

  41. ageu
    20/06/2013 at 10:10 am

    Dok, saya ingin bertanya, apakah wanita normal, tidak memiliki gangguan untuk kehamilan dapat melakukan bayi tabung? Karena saya ingin punya anak kembar

    • 20/06/2013 at 10:46 pm

      Dear Ageu, ini adalah pertanyaan yang sangat menarik.
      Demikian jawaban saya. Tentu saja, karena program bayi tabung adalah program yang ditujukan untuk pasangan yang sulit hamil, jadi tentu saja wanita/pasangan yang tidak ada masalah dapat mengikuti program ini dengan angka keberhasilan yang lebih tinggi dari pada pasangan infertil.
      Masalahnya adalah bukan bisa atau tidak, tapi apakah tepat atau tidak.
      1. Alasan anda untuk mendapatkan anak kembar, sebaiknya di tinjau ulang. Kehamilan dan persalinan anak kembar mengandung banyak risiko baik itu untuk anak, maupun untuk ibu yang mengandung. Kehamilan kembar memberikan kemungkinan lebih tinggi untuk kasus-kasus : abortus, prematuritas, ketuban pecah dini, gangguan pertumbuhan bayi, dan untuk ibu yang mengandung : preeklamsia, kegemukan serta persalinan seksio sesarea. Hal ini disebabkan karena kandungan manusia tidak didesain untuk kehamilan lebih dari satu. Pada beberapa klinik IVF di dunia, pada protokol program bayi tabungnya sudah melarang untuk mentransfer embryo lebih dari satu karena alasan yang telah saya sebutkan.
      2. Program bayi tabung bisa menghasilkan kehamilan kembar karena embryo yang ditransfer biasanya lebih dari 1. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar kemungkinan hamil lebih tinggi, namun tidak ada jaminan bahwa jumlah bayi yang dikandung akan sama dengan jumlah embryo yang ditransfer.
      Dengan 2 alasan tersebut, maka melakukan bayi tabung dengan alasan ingin mempunyai anak kembar menurut saya adalah kurang tepat.
      Terima kasih
      Dr.D

  42. nitha fairuz
    20/06/2013 at 2:53 pm

    HaLLoo dok,saLam kenaL
    Aq nitha dok hampiR memasuki uMur 27tahun :),ud punya baby boy usia 3 taon 7 bLn,
    Skrg pengen nambah Lg dok,tp knp qOq sulit betuL ya dok :'(,kmren sempet gx mens 26 hari,diceq kedokter blond trlihat jg kantung kehamilanny cuma penebalan rahim,dn akhir’ny hari ke 27 mens’ny dateng,pdhl mens aQ teratur dok,. :'( bingung dok,qra2 aq masih bs hamil gx ya ??

    • 20/06/2013 at 10:53 pm

      Dear Nitha Fairuz,
      Sayang sekali anda belum juga dapat hamil meskipun sangat menginginkannya.
      Bila anda sudah melepas kontrasepsi dan berusaha hamil lebih dari 1 tahun dan belum juga hamil, maka anda bisa dikategorikan infertil sekunder (karena sudah pernah hamil).
      Seperti juga pemeriksaan dasar pada infertilitas primer, maka ada beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan : 1. Konsultasi riwayat menstruasi dan hubungan seksual, 2. Ginekologi 3.Ultrasonografi 4.HSG- Saluran tuba.
      Pada dasarnya penatalaksanaan infertilitas adalah memeriksa faktor-faktor apa yang menghalangi kehamilan, dan memberikan terapi sesuai dengan faktor-faktor penghalang tadi.
      Jadi mbak Nitha, tidak perlu bingung, bila anda sudah siap, silakan memeriksakan diri dan pasangan anda agar mendapat jawaban dan terapi yang tepat.
      Terima kasih.
      Dr.D

  43. nitha fairuz
    20/06/2013 at 3:06 pm

    Maaf doK sambuNgan diatas :)
    Kemaren sempet kedokter Lg,trz saya dikasih Duphaston dydrogesterone 10mg utk 2 minggu dok,tp sblm’ny aq juga dpt suntikan buat pecahin folikel tp lupa nama’ny.
    Ud 3 hari ini aq mual2 dok kadang sampe muntah dipagi hari,.pas aq tespek hasil’ny negatif,apa jng2 krna ud kebyak’an minum obat duphaston ya dok ??
    (ʃƪ˘˘) ♏αα º°˚ ˚°καçϊϊϊн bYk ya dok,.
    Selamat siang menjelan soRe :)

    • 20/06/2013 at 10:56 pm

      Selamat malam menjelang tengah malam, mbak Nitha.
      Mual-mual yang anda derita tentu saja bukan karena kehamilan karena test menunjukkan negatif (dan bila benar-benar hamil, maka mual akan terjadi mulai pada minggu ke 6). Efek dari obat penguat (progesteron/duphaston) adalah mengiritasi lambung dan tentu saja ini akan membuat anda menjadi mual.
      terima kasih kembali.

      Salam, dan tetap semangat!
      Dr.D

  44. nitha fairuz
    21/06/2013 at 9:52 am

    Pagi doK :)
    Maaf ganggu Lg dok,mu mnta saran aja
    Gmn kLo oBat duphaston’ny aq stopin minum’ny ya dok ?? Cz aq gX tahan dok skrg mual ² ‘ny sepanjang hari,tp kLo muNtah’ny setiap pagi aja walau itu ud sarapan :(,.
    Skrg jg aq Lg nuNggu tgL 23 bsoq,mens’ny dateng aTo gX :) mudah ² gx n beneran bs hamiL Lg :)
    (ʃƪ˘˘) ♏αα º°˚ ˚°καçϊϊϊн ya doKeR yg baik

    Salam
    Nitha Fairuz

    • 21/06/2013 at 11:00 am

      Dear Nitha,
      Menurut saya sebaiknya teruskan dulu terapi ini, toh hanya kurang 1 hari kan ? silakan ditambah obat antasid sirup untuk mengurangi mual-mualnya, dan usahakan minum obat setelah makan nasi.
      Semoga berhasil ya….
      Salam
      Dr.D

      • Fenty
        23/06/2013 at 11:21 pm

        Halo Dok, trimakasih jawabannya, sy tanggal 12juni kmrn kontrol yg seharusnya tgl 15 juni saya majukan tgl 12juni dok, karena saya mual dan muntahnya parah dok, lalu dokter melakukan USG Transvaginal kata dokternya rahim saya menebal 20mm katanya mungkin mau hamil, saya disuruh balik lag dua minggu dok yaitu tgl 26 juni nanti,artinya satu bulan pasca inseminasi dok saya tetep melanjutkan obat yg telah diberikan, proginova, provera n kalmetazone, folic acid, pertanyaan saya dong, rahim menebal 20mm maksudnya apa ya dok? Apa ukuran saat penebalan rahim saat mau menstruasi dan penebalan utk penempelan janin itu ukurannya sama ya dok?trims dok :)

  45. Merry Chintya
    25/06/2013 at 5:19 pm

    Dok saya merry saya baru saja papsmear dan hasilnya saya terkena radang purulent dan moniliasis itu akibatnya apa ya? Dan bila ada obatnya obatnya apa?

    • 11/07/2013 at 8:53 pm

      Dear Merry Chintya
      Moniliasis, adalah sebutan lain dari Candidiasis, yaitu infeksi jamur.
      Bila sampai purulen berarti ada infeksi sekunder yang biasanya disebabkan oleh bakteri.
      Obat yang biasa saya berikan adalah obat anti jamur ovula (dimasukkan ke dalam vagina) selama 7 hari berturut-turut.
      dan untuk infeksi sekundernya anda bisa meminum antibiotika broad spektrum selama 5 hari.
      Semoga cepat sembuh.
      Dr.D

  46. julianna
    02/07/2013 at 3:19 pm

    Siang dokter…
    Dok, saya wanita 27 th dan sudah menikah selama hampir 3th. Bbrp waktu yg lalu saya terkena condyloma (warna putih di dekat vagina, oleh dokter diambil memakai spt alat listrik) setelah itu 3 mingguan saya minum obat (obatnya bikin air seni berwarna ke oranyean) dan oles salep di luka. yg saya mau tanyakan apakah mengapa suami saya tidak muncul jamur itu pdhl kemungkinan dia yg menularkan krn saya hanya berhubungan sama dia saja, kemudian apakah penyakit itu akan selalu ada pada kami berdua? Seberapa berbahaya sih dok condyloma itu, krn gara2 saya terkena infeksi itu saya spt trauma ketika melayani suami krn merasa dia penyebabnya. Trimakasih banyak dok, maaf panjang.

    • 10/07/2013 at 9:22 pm

      Salam jumpa,
      Condyloma (condyloma acuminata), memang salah satu jenis dari penyakit menular seksual.
      Penyakit ini disebabkan oleh Virus Human Papyloma (HPV) dan memberikan gejala yang seperti anda sebutkan.
      Infeksi akan mudah masuk dengan kontak langsung ke kulit yang tidak sehat (iritasi/lecet). Orang yang terinfeksi belum tentu bermanifestasi.
      Untuk komplikasi yang bisa timbul pada masa yang akan datang, anda tidak perlu kuatir. HPV yang menyebabkan Condyloma adalah type 6 & 11 (dari ratusan type HPV) dan ini termasuk type yang berisiko kecil menimbulkan kanker.
      Menurut saya sebaiknya anda fokus pada terapi dan penyembuhannya sampai tuntas sehingga tidak kambuh lagi sebelum anda hamil.
      Demikian jawaban saya, semoga bermanfaat.

  47. ely yani
    18/07/2013 at 1:59 pm

    siang dok saya ibu 40 th 2 minngu lalu saya lepas spiral saya yg sdh berumur 8th pada saat di usg ternyata ada kista sebesar 5 cm sth diberi obat ternyata pendarahan terus tdk berhenti akhirnya kemarin diputuskan untuk kuretisasi nah pertanyaan saya mengapa dokter tidak meminta untuk operasi tetapi kuretisasi untuk melihat jaringan mana yg lebih bagud dok terima kasih

    • 01/08/2013 at 11:58 pm

      Kepada ibu Ely Yani,
      Pada perdarahan disfungsional (tidak diketemukan masalah yang lain) maka bila pengobatan tidak berhasil, pilihan utama tindakan adalah kuretase.
      Tujuan dari kuretase adalah menghentikan perdarahan, dan memperoleh jaringan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.
      Sebagian hasil laboratorium dari kasus-kasus perdarahan seperti itu adalah hiperplasia (penebalan endometrium) simplek dan komplek. Hanya sebagian kecil yang hasilnya hiperplasia atipik dan karsinoma, yang pada kasus ini perlu pengangkatan rahim melalui operasi.
      Dengan demikian saya setuju dengan tindakan yang dilakukan.
      Semoga membantu.
      Dr.D

  48. Fenty
    22/07/2013 at 12:05 am

    Halo dok saya mau tanya, apa kegunaan cek darah FSH, LH, prolactin, dan progesteron ya dok?saya sdh 2,5thn menikah tp blm hamil jg dok, sdh pernah mencoba inseminasi 2x tp gagal dok, akhirnya saya pindah kedokter lain disaran utk melakukan test tersebut, sebaiknya test tersebut dilakukan setelah mens atau tidak ya dok?krn saya kebetulan dinas diluar kota jdi saya lupa utk ke lab utk memeriksakannya, oh ya dok saya jg sdh pernh di HSG, dan test rubella tokso hasilnya bagus Dok, mohon penjelasan dari dokter, trims dok

    • 01/08/2013 at 11:51 pm

      Dear Fenty,
      Hormon FSH dan LH adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar pituitari di otak dan berfungsi dalam mengatur siklus ovulasi indung telur.
      Prolaktin adalah hormon alami menyusui (bila ini terdapat pada wanita yang tidak hamil dan menyusui maka akan menghambat kesuburannya)
      Progesteron adalah hormon yang dikeluarkan indung telur sesaat setelah ovulasi terjadi.
      Hormon-hormon tersebut di atas (termasuk tiroid dan estradiol) biasanya diperiksa pada pemeriksaan infertilitas disesuaikan dengan gejala dan tanda dari pasien.
      Untuk pemeriksaan dasar biasanya dilakukan pada saat hari ke 2 menstruasi.
      Inseminasi dianggap gagal bila setelah 4x dilakukan ternyata masih belum hamil.
      Semoga kehamilan dapat terjadi pada inseminasi yang akan datang.
      Tetap semangat !
      Salam,
      Dr.D

  49. ayu pancika
    01/08/2013 at 12:54 pm

    Salam dokter, Usia saya 39 tahun skrg sedang mengandung anak ke 2 (12 minggu), saya memiliki masalah, sebenarnya menurut ket dokter saya mengalami kista/mioma yang harus segera diangkat, tp sebelum operasi dilaksanakan ternyata saya hamil, dan yang mengkhawatirkan saya adalah mioma yang saya derita dapat menyebabkan keguguran atau kematian pada janin yang saya kandung. Benarkah demikian? dan apakah jika saya melahirkan secara caesar tidak dapat sekaligus mengangkat mioma dimaksud? mohon penjelasannya, terima kasih.

    • 02/08/2013 at 12:10 am

      Kepada ibu Ayu Pancika,
      Untuk menjawab pertanyaan ibu, harus didasarkan pada hasil pemeriksaan dan dengan mempertimbangkan banyak hal.
      Saya percaya dokter ibu telah melakukan hal ini.
      Sebagai tambahan informasi saja, kista ovarium adalah tumor jinak indung telur yang berbentuk seperti kantung berisi air. Memiliki beberapa jenis, ukuran dan lokasi yang ketiganya mempengaruhi pertimbangan untuk mengambil tindakan.
      Bila diperlukan pengangkatan kista pada saat kehamilan, maka biasanya dilakukan pada usia kehamilan sekitar 16 minggu.
      Myoma uteri adalah tumor jinak otot rahim. Ukuran dan lokasi sangat berpengaruh terhadap keamanan janin ibu, dan biasanya kita tidak melakukan operasi yang justru dapat berpengaruh buruk terhadap janin yang sedang berkembang. Sedangkan, bila kehamilan telah berlangsung sampai 9 bulan dan direncanakan operasi, maka pengangkatan myoma bisa dilakukan, tetapi hal ini juga tergantung pada ukuran dan lokasi myoma tersebut, karena pengangkatan myoma saat seksio sesarea berisiko perdarahan.
      Semoga jawaban saya dapat bermanfaat.
      Terima kasih.
      Dr.D

    • Ririe
      30/09/2013 at 12:05 am

      Selamat malam dok…
      Saya ririe berusia 25 th, saya belum menikah.Saat ini saya di diaknosis mempunyai kista berukuran 4cm.Dan dengan resep Dokter spesialis Kebidanan dan Kandungan, saya di anjurkan minum obat REGUMEN Norethisterone 5mg,selama 1bulan lamanya.Dikarenakan Perut Bagian Kanan Bawah, tepatnya Pada letak Kista itu sering terasa nyeri tpi pas haid tak pernah merasakan sakit
      Yang ingin saya tanyakan Kepada Dokter di sini adalah ;
      (**) jika dalam jangka waktu 2 bulan lagi saya menikah dan harapan saya ingin mempunyai keturunan, apakah obt yang saya komsumsi itu sudah tidak ada efek nya lagi ?? Jika pun ada apa mungkib itu berbahaya dengan kandungan saya ??
      (**) apakah saya nantinya bisa melahirkan dengan normal ?? Atau dengan cara Cesar ??
      Sebelumnya saya ucapkan Terikasih.

      • 30/09/2013 at 10:45 am

        Dear Ririe,
        Hal yang perlu diwaspadai dari kista adalah :
        1. apakah mengganggu kesuburan (kista coklat)
        2. apakah ada kemungkinan keganasan (pembesaran cepat, bersekat, sebagian padat, dll)
        Kemungkinan terbesar dilihat dari usia anda maka ini merupakan kista fungsional yang tidak berbahaya, dan pada sebagian besar kasus akan menghilang dengan sendirinya.
        Untuk itu bila anda sudah menikah sebaiknya menghentikan obat-obatan tersebut karena akan mempengaruhi hormon anda sehingga menyulitkan untuk hamil.
        Terima kasih kembali.
        Dr.D

  50. Fenty
    02/08/2013 at 12:37 am

    Trims Dokter D atas jawabannya sukses selalu Dok. :)

  51. sheilvia
    10/08/2013 at 4:44 pm

    Dok,
    Saya Sheilvia 25thn, status saya belum menikah.
    Dokter.. saya memiliki myom di dinding rahim,ukuran 2,98×1,98×3,13cm.
    yg mau saya tanyakan dok menurut dokter mana lebih baik, operasi dulu baru menikah, atau menikah dulu baru operasi? Trimakasih Dokter

    • 12/08/2013 at 8:27 am

      Dear Sheilvia,
      Myoma yang anda miliki merupakan myoma yang tidak besar.
      Terdapat 3 macam myoma dibedakan berdasarkan lokasinya. Submukosa, (ada di rongga rahim), intramural (di otot rahim) dan subserosa (menonjol keluar dari dinding rahim).
      Dari ketiga macam tersebut yang paling berpengaruh adalah myoma submukosa.
      Menurut saya, dengan ukuran myoma yang tidak besar dan bila tidak mengganggu haid (banyak dan lama) sebaiknya tidak perlu dioperasi dahulu.
      Demikiat jawaban saya,
      Semoga bermanfaat.
      Terima kasih,
      Dr.D

  52. 24/08/2013 at 1:05 pm

    dok wanita yang yang mengalami erosi serviks apakah boleh berhubungan dengan suami?

    • 25/08/2013 at 11:00 pm

      Dear Jenz,
      erosi servix adalah salah satu gangguan pada leher rahim yang berupa terkelupasnya epitel kulit leher rahim.
      Pada keadaan ini dapat diperberat/berkomplikasi dengan infeksi ditandai dengan keputihan yang berbau dan gatal.
      Sebaiknya anda menjalani pengobatan terlebih dahulu agar gangguan ini benar-benar sembuh. Ada beberapa terapi yang dapat dijalani (silakan simak di halaman lain blog ini). Salah satu anjuran saat terapi adalah melakukan abstinensia (puasa sanggama) selama 6 minggu.
      Demikian jawaban saya, semoga membantu.
      Dr.D

  53. ratna
    25/08/2013 at 11:12 am

    Siang dr.Doddy.. Saya nana 24th,,saya sdh menikah 2th tp blm menunjukkan tanda2 khmln. Saya sempat ikut promil 3bln dan hnya diberikan obat provula dan suami tribestan. Tp hasilnya nihil. Suami saya sudah memiliki anak dr pernikahan sblm’nya.. Saya berpikir mungkin kesalahan ketidaksuburan ini ada di pihak saya..Saya ingin sekali inseminasi atau bayi tabung tapi saya benar2 takut sekali dgn injeksi dok… Saya sdh putus asa karena keluarga sudah mendesak semua,dok.. Tolong solusi’nya dok… Terimakasih

    • 25/08/2013 at 11:06 pm

      Dear Ratna,
      Pertama-tama silakan melakukan pemeriksaan ulang menyeluruh bagi anda dan suami, supaya diketahui masalah yang menghambat kehamilan.
      Riwayat suami telah memiliki anak pada pernikahan sebelumnya, bukan jaminan saat ini kondisi sperma beliau baik.
      Pemeriksaan rutin dasar yang dapat dijalani :
      Suami: Analisis sperma
      Istri: HSG, USG, pemeriksaan fisik dan ginekologi, serta laboratorium darah bila diperlukan.
      Bila semua hal tersebut baik maka anda dapat melakukan inseminasi buatan untuk mempercepat kehamilan.
      Atau bila anda ingin mengetahui lebih jauh, anda dapat menjalani laparoskopi histeroskopi.
      Terima kasih.
      Semoga jawaban ini bermanfaat.
      Dr.D

  54. delly
    26/08/2013 at 6:41 pm

    Sore dok, saya mau tanya apakah femara untuk merangsang kesuburan memiliki dampak negatif? Soalnya saya search tentang obat femara, tertulis obat ini untuk kanker payudara. Terima kasih dokter

    • 05/09/2013 at 12:45 am

      Dear Delly, maaf sekali atas keterlambatan jawaban ini.
      Memang Femara adalah obat Aromatase Inhibitor yang berindikasi utama untuk kanker payudara. Namun pada beberapa penelitian Femara berguna untuk merangsang peningkatan pengeluaran hormon FSH sehingga perkembangan folikel menjadi lebih baik. Keuntungan aromatase inhibitor ini adalah menginduksi ovulasi tanpa menipiskan endometrium (dibandingkan dengan klomifen sitrat).
      Terima kasih.
      Dr.D

  55. Hastya
    28/08/2013 at 12:02 pm

    Salam Dokter D,
    saya Tya (26th) dan sdh menikah lebih dari 1th dan belum ada tanda2 kehamilan, sebelum menikah riwayat menstruasi saya tidak teratur sehingga dokter memberikan obat untuk keteraturan menstruasi dan sampai sekarang alhamdulillah teratur dalam rentang waktu 7 hari (bisa terlambat dan bisa maju). Saat ini saya sedang menjalani induksi di hari kedua haid (dengan obat) dan diberi tanggal untuk berhubungan.Sekedar info hasil sperma suami saya Aglutinasi Spontan Positif, tetapi kesimpulan Normozoospemia.Saya ada keputihan berupa seperti serpihan sterofom, tidak gatal dan tidak berbau, apakah ini berbahaya? dan tes apa lagi yang harus saya lakukan untuk mengetahui ketidaksuburan kami?
    Terimakasih.

    • 05/09/2013 at 12:40 am

      Dear Hastya,
      Saya bersyukur karena anda sudah dijalur yang benar. Ketidak teraturan menstruasi sangat mempengaruhi infertilitas, sehingga pengobatan induksi ovulasi sudah tepat.
      4 pemeriksaan dasar infertilitas adalah Analisis sperma, Histerosalphingografi, Ginekologi, dan USG. Menurut saya, sebaiknya anda meneruskan pengobatan ini, bila dalam 3-6 bulan belum berhasil, coba diskusikan lagi dengan dokter anda, mengenai pemeriksaan apa yang belum dilakukan.
      Untuk keputihan tersebut sebaiknya anda waspada dan melakukan pemeriksaan laboratorium (mikrobiologi) apakah ada kuman/jamur berlebih pada vagina anda.
      Semoga jawaban saya berguna
      Terima kasih kembali.
      Dr.D

  56. lina
    30/08/2013 at 11:16 am

    Siang dok,, jika saya ingin program IVF natural . Bisakah Saya Reguest Kembar,,siklus haid saya kadang 28 kadang ampe 30 jadi saya bingung apakah masa suburnya…. suami noormozoospermia,

    • 03/09/2013 at 10:55 am

      Dear Lina,
      Natural cycle pada umumnya mendapatkan hanya 1 telur, dan hanya 20% yang mendapatkan lebih dari 1 telur (maksimal yang kita pernah ambil adalah 5 folikel dan menghasilkan 3 telur)
      Jadi untuk mendapatkan kembar kita harus menambah extra hormon, dan tentu saja itu bukan natural lagi bukan ? :)
      Untuk siklus 28-30 sudah sangat bagus dan teratur, silakan datang pada hari ke 10 menstruasi untuk melakukan monitoring folikel.
      Terima kasih
      Salam,
      DS

  57. venty
    30/08/2013 at 8:51 pm

    slm kenal dr.
    nama saya venty(25).sdh 2thn menikah tp belum punya anak.saya mau tanya dr. kemaren terakhir saya periksa ke dr. katanya sy ada penebalan dinding saluran sel telur kata dr. n cairan vagina asam.padahal sama dr. sudah di obati keputihannya tp kenapa gak sembuh2 keputihannya.kalo sy mau melakukan inseminasi buatan gmana ya dr. ?
    makasih dr.

    • 03/09/2013 at 10:52 am

      Dear Venty,
      Inseminasi adalah teknologi reproduksi berbantu,
      indikasi yang tersering adalah :
      1. Kualitas sperma kurang baik (tapi tidak terlalu buruk)
      2. cairan cervix tidak bersahabat terhadap sperma
      3. infertilitas yang tidak terjelaskan (pemeriksaan sudah lengkap Analisis sperma, USG, pemeriksaan darah, ginekologi smp dengan HSG, dan tidak menunjukkan ada masalah apapun)

      Silakan anda mengevaluasi sampai sejauh mana proses pemeriksaan dan terapi infertilitas anda.

      Tetap semangat !
      Salam,
      DS

  58. 04/09/2013 at 10:21 am

    dok apakah usg transvaginal utk mendeteksi adanya kista dapat dilakukan pada yang beum menikah? akan berpengruh pada selaput dara apa tidak? terima kasih

    • 05/09/2013 at 12:28 am

      Dear Ganis,
      Tentu saja pemeriksaan Transvaginal USG dapat merusak selaput dara, oleh karena itu tidak dilakukan untuk wanita yang belum menikah (masih gadis)

      DS

  59. ririn
    07/09/2013 at 10:34 pm

    Salam kenal dok,
    Sy berusia 44 tahun, sdh 12 tahun sy berumahtangga tapi belum jugs dikarunia anak.
    Salama menikah saya tidak pernah hamil , dulu setelah 4 tahun menikah saya pernah operasi kista.
    Yang ingin sy tanyakan, apakah mungkin bagi saya untuk bisa hamil ? Dan apa resikonya.
    Untuk jawabannya,bisa sy ucapkan terima kasih .

    • 10/09/2013 at 1:20 pm

      Dear Ririn,
      Menurut saya, infertilitas 12 tahun dan belum berhasil pasti ada penyebab yang infertilitas yang bera. Pemeriksaan lengkap infertilitas adalah kunci untuk mengetahui penyebab utamanya.
      Kemungkinan untuk hamil, tentu saja tergantung oleh penyebabnya.
      Satu hal yang menjadi faktor pengaruh besar dari kasus ibu ririn adalah usia. Pada usia di atas 44 tahun, maka kemungkinan kehamilan sudah rendah sekali.
      Untuk risiko kehamilan pada usia 44 tahun, tentu saja risiko tinggi untuk bayi (risiko cacat meningkat), risiko ibu (beberapa penyakit kronis mempengaruhi dan dipengaruhi oleh kehamilan) serta risiko persalinan (risiko seksio caesarea meningkat)
      Maaf bila jawaban ini akan membuat anda merasa tidak nyaman, tetapi pada intinya, dibutuhkan tekad yang kuat dan berani mengambil risiko tinggi untuk menghadapi infertilitas pada usia yang sudah tidak muda lagi.
      Terima kasih kembali.
      Salam,
      Dr.D

  60. Anggun Arum
    09/09/2013 at 1:40 pm

    Dokter, beberapa hari lalu, sy melakukan USG, dan saya dinyatakan positif hamil (5w), namun juga terdeteksi adanya kista 14,3 cm di indung telur sebelah kanan.. Yang ingin saya tanyakan, apakah kista tsb berbahaya terhadap janin saya? Dan apa masih mungkin kista tsb mengecil?
    Terima kasih, Dok.

    • 10/09/2013 at 1:13 pm

      Dear Anggun arum,
      Ada beberapa kemungkinan jenis kista, kista simpel (berisicairan jernih), kista endometriosis (berisi cairan darah), dan kista lainnya (termasuk keganasan)
      Dari ukurannya, kista sebesar 14,3 cm saat kehamilan adalah kista yang cukup besar dan tidak bisa diabaikan.
      Beberapa hal yang bisa terjadi adalah :
      1.Ruptur (kista pecah dan menimbulkan perdarahan)
      2.Torsi (kista terpuntir menimbulkan nyeri hebat)
      Bila hal ini yang dikuatirkan, sebaiknya dilakukan pengangkatan (kistektomi) pada saat usia kehamilan sekitar 4 bulan.
      Selalu ada kemungkinan kista mengecil, membesar atau menghilang dengan berkembangnya kehamilan atau seiring dengan waktu.

      Terima kasih kembali
      Dr.D

      • Anggun Arum
        10/09/2013 at 1:34 pm

        Iya, Dok. Padahal selama ini saya tidak pernah mengalami nyeri di sekitar perut. Menstruasi juga selalu teratur dan lancar. Waktu periksa ternyata ada kista sebesar itu. Semoga saja kista tsb bisa mengecil atau menghilang. Aamiin.
        Terima kasih, Dok, atas sarannya.

  61. hana
    11/09/2013 at 10:48 am

    Pagi dok, sy mau tanya promil apa yang hrs sy jalni setelh 1thn tak jg hamil pasca operasi ket dg tuba kiri diangkat. Sdh diberi obat oleh spog tp tak jg hamil, siklus haid teratur 28hari slalu maju, menurut dokter saat di usg saluran tuba kanan sy agak sempit, apakah sy harus hsg dok? Krna dulu saat operasi ket kata dokter tuba kanan bagus. Mohon sarannya dok sy ingin sekali cepat hamil. Trims

    • 12/09/2013 at 12:34 am

      Dear Hana
      Saya menguatirkan kondisi saluran tuba kanan anda.
      Ada baiknya memastikan hal ini dengan HSG
      Bagaimana dengan kondisi faktor-faktor yang lain ?

      Dr.D

  62. susi Yanti
    11/09/2013 at 1:42 pm

    Siang dok, sya udh mnikah hmpir 3thun tp blm di karuniai anak, sjak remaja haid sya tdk teratur,saya skrg sdng promil dgn dr.kndungan saya, saat d’USG pd blan juli kmren hsilnya drhim sya trdpt polycystic ovarium syndrom atau (PCOS), stlh itu sya dksh asam folat 1000mg, stlh 2blan brturut2 haid sya lancar & teratur, di awl september tdi saya tdk mndptkan haid lalu dr sya mlakukan HSG, ternyata hasilnya saluran tuba sebelah kiri saya tersumbat, jdi itu alasannya knp saya tdk bsa hamil slma 3thn ini, stlah itu sya dkasih obat antibiotik dn asam folat, smpai skrg blm ada haid jga, test pack saya negatif(-), dn skrg keluhan saya perut bawah sbelah kiri sakit dan serasa bengkak, dan keputihan seperti susu basi mnggumpal dan banyk, tpi tdk gatal dan tidak bau,, mohon penjelasannya dok. Trmksih sblumnyam

    • 12/09/2013 at 12:40 am

      Dear.
      Ada 3 masalah yang anda hadapi,
      1. PCOS (terapinya : turunkan BB, olah raga, diet yang teratur, metformin, klomifen sitrat, dan laparoskopi)
      2. Saluran yang tersumbat (pastikan dengan laparoskopi bila memungkinan dapat dilakukan repair)
      3. Infeksi (kemungkinan bakterial vaginosis dan kandidiasis, silakan berobat untuk mendapatkan obat yang sesuai)
      Ketiga hal tersebut harus diobati masing-masing dan diwaktu yang bersamaan agar hambatan untuk hamil dapat dihilangkan.
      Semoga jawaban saya dapat bermanfaat.
      Terima kasih.

  63. finta
    18/09/2013 at 6:19 am

    Dok… Saya baru2 ini cek dan ternyata positif hamil 9minggu.. Tetapi sblm hamil saya di vonis virus hpv.. Apa kah akan mengangu janin saya?? Apa yg hrs saya lakukan ya dok sekarang dan nanti ny? Apakah akan bertambah atau hilang sndiriny?

    • 26/09/2013 at 1:32 pm

      Dear Finta,
      Selamat atas kehamilan anda.
      Sejauh ini tidak ada bukti ilmiah dimana virus HPV dapat menyebabkan keguguran, prematur atau komplikasi kehamilan yang lain. Transmisi dari ibu ke bayi juga sangat rendah, oleh karena itu anda tidak perlu kuatir. Tidak ada terapi khusus untuk ini, kecuali anda mengalami keluhan yang jelas (keputihan, benjolan abnormal dll)
      Sebaiknya anda konsultasikan ke dokter OBGYN anda untuk masalah ini.
      Dr.D

  64. cika
    21/09/2013 at 8:47 am

    Dear Dokter dody,

    saya sudah hamil 1bulan dan sebelum saya mengetahui kehamilan saya,saya sempat mengalami sakit pada lambung saya dan diberikan obat cytotec,dan setelah saya mencari tahu obat itu ternyata obat yg berbahaya untuk kehamilan.apakah ada efek samping dok jika kehamilan saya tetap berlangsung? Mohon jawabanya ya dok.terimakasih

    • 26/09/2013 at 1:37 pm

      Dear Cika,
      Memang obat tersebut adalah obat lambung yang memiliki efek samping serius untuk kehamilan.
      BIla selama anda meminum obat tersebut tidak timbul gejala, maka anda tidak perlu kuatir.
      Sejauh pengalaman saya, tidak ada komplikasi serius lain bagi janin pada kasus seperti ini.
      Silakan lanjutkan pengawasan kehamilan rutin anda, dan percayakan kepada diagnosis dokter.
      Terima kasih.
      Dr.D

  65. ika
    21/09/2013 at 10:34 am

    Saya sdh menikah 2 thn.tp blm dkaruniakan seorang anak.pertama kali periksa USG kandungan hari jum’at d puskesmas.hasilny saya ad kista ovarium sebesar 50mm.saya dksh obat sm dokter.apakah penyembuhan kista saya harus d operasi?

    • 26/09/2013 at 1:34 pm

      Dear Ika,
      Ada berbagai macam kista yang memberikan beberapa gejala yang berbeda, demikian pula memberikan dampak yang berbeda untuk masalah reproduksi.
      Beberapa kista harus dioperasi untuk dapat sembuh, sebagian lagi dapat pecah/menghilang dengan sendirinya.
      Untuk itu silakan berdiskusi dengan dokter anda untuk masalah ini.
      Salam,
      Dr.D

  66. Ulan
    23/09/2013 at 4:10 am

    Malam dok.
    Sya ulandari usia 27thn.
    Saat in sya sdng d landa kecmsan.
    Sya pernah melakukan aborsi dng cra meminum pil c*t. Namun gagal. Pada saat it usia kehamilan baru 4 minggu. Dan d
    Usia 14 minggu sya depresi karna suami sya malah berselingkuh. Saya nekad meminum obt PRMX sbnyk 8butir dngn 1 botol minuman soda.
    Mungkn saya kini telah lemah dan terus2 meraskn skt kepala yg sangat ,dan tak
    Kunjung hilang.
    Tp perut saya tak merasakan apa2 .
    Apakah janin saya baik2 saja.
    Saya menyesal dan kini saya shock berat.
    Terimakash dok.

    • 26/09/2013 at 1:40 pm

      Dear Ulan,
      Tindakan yang paling tepat untuk masalah anda adalah memeriksakan diri ke dokter spesialis Obgyn.
      Bila pada pemeriksaan USG bayi anda baik-baik saja maka anda tidak perlu kuatir akan kondisi bayi anda.
      Untuk nyeri kepala hebat yang anda rasakan mungkin saja ini suatu stress psikis yang berat yang sedang anda alami disamping perubahan faal tubuh akibat kehamilan.
      Semoga jawaban ini dapat meringankan beban anda.
      Dr.D

      • Fenty
        26/09/2013 at 2:13 pm

        Siang dok, saya usia 29 tahun, sdh hampir 3 tahun nikh blm jg dikaruniai momongan, saya sdh melakukan HSGhasilnya paten cek lab rubella tokso negatf , suami jg sudh cek sperma hasilnya bagus, kira2 selain test yg kmrn saya lakukan ada test lain ga dok, yg blm saya lakukan, mohon saran dokter krn sya sdh dua kali insem blm berhasil jg namun dokternya sebelum insem tdk menyarankan test apapun, saya jd ragu krn hasil test tidak lengkap, mhon saran dokter , trims dok

  67. hastya
    26/09/2013 at 3:20 pm

    Salam dokter D,
    Saya sdh melakukan tes darah untuk TORCH yg hasilnya igg dan igm tokso negatif, rubella igg postif igm negatif, cmv igg positif igm negatif, hsv-1 igg negatif igm positif, hsv2 igg dan igm negatif, apakah ini berbahaya dok?
    Dan apakah ada ciri2 fisik luar dari tuba non patent? Karna setiap saya selesai berhubungan bnyk sperma yg keluar. Terimakasih.

  68. rizky fitria
    27/09/2013 at 3:58 pm

    Dok,saya skrg lg hamil 4bln tp saya memiliki kista 7cm di dekat ari2.yg mau saya tanyakan:
    1.apakah saya bs melahirkan normal?
    2.Utk mknan apa yg blh di mkn/yg tdk blh di mkn bg penderita kista seperti saya ini.
    Demikian pertanyaan dr saya dok.saya mengucapkan terima kasih

    • 30/09/2013 at 10:25 am

      Dear Rizky, kalau dalam pemeriksaan memang itu sebuah kista maka sebenarnya anda bisa melahirkan normal, kecuali persalinan tidak berlangsung semestinya.
      Tapi satu pertimbangan lain adalah bila kista itu bisa mengganggu di kemudian hari dan memang sudah sebesar 7cm dan ada rencana kistektomi (pengangkatan kista) maka hal ini dapat dilakukan bersama dengan sectio sesarea.
      Tidak ada literatur yang menyatakan makanan tertentu akan berpengaruh dengan kista.
      Terima kasih.
      Dr.D

  69. ermin
    30/09/2013 at 2:51 am

    Dear dokter
    Sy seorg ibu dg 1 ank dan skrg hml 34 mgg mengalami erosi porsio dan sblmnya 3 thn laluy abortus dg uk 7 mgg , dr obg sy memberi antibiotik dan albotyl slup 7 hr , yg sy tnykan bahayakah erosi porsio itu bg janin dan saya ? Akan menyebabkan apa pd saya dan janin bila terjd spt itu ( erosi porsio ) …. ?
    Trima kasih dokter ,

    • 30/09/2013 at 10:49 am

      Dear Ermin,
      Pertama-tama selamat atas kehamilan anda.
      Pada umumnya tidak ada dampak langsung dari erosi porsio dengan kesehatan janin anda.
      Namun erosi porsio (cervix uteri) ini biasanya bergejala bersama dengan infeksi, sehingga sebaiknya memang diberikan obat-obatan untuk menanggulangi infeksi tersebut.
      Kemungkinan komplikasi yang bisa timbul adalah ketuban pecah dini yang tentu saja dapat berakibat sulitnya persalinan normal dan prematuritas.
      terima kasih kembali.
      Dr.D

  70. melia
    30/09/2013 at 11:08 am

    dok, saya berumur 25 th, sudah menikah 1 th, awalnya saya mengalami nyeri, panas, perih pada vagina dan mengalami keputihan berwarna putih susu. dr.obgyn mengatakan kalau saya terkena erosi pd serviks, dan diberi abotyl cair dan diberikan obat jamur, lalu tidak mengalami kesembuhan, saya sudah ganti2 dokter. SPKK dan Obgyn serta telah banyak meminum obat serta ovula yang dipakai pd malam hari, haruskah saya menjalani laser?mengingat keputihan serta erosi saya sudah 5 bln..
    Mohon bantuannya dok

    Terimakasi,

    salam

    • 16/10/2013 at 10:13 am

      Dear Melia,
      silakan menyimak di halaman lain di blog ini mengenati erosi cervix.
      Bila pengobatan biasa (termasuk pengobatan kepada suami, dan abstinensia sudah dilakukan) namun belum berhasil, maka bisa dipertimbangkan tindakan lain seperti elektrokauter.
      Demikian, semoga dapat membantu.
      Salam.

  71. Inggar
    30/09/2013 at 11:15 am

    Pagi dokter, saya 26 tahun baru 7 bulan menikah, 2 bulan ini saya terlambat haid tapi mengeluarkan flek-flek yang sedikit jumlahnya, 2 minggu lalu saya mengalami sakit perut hebat sampai terasa mau pingsan, sakit di bagian perut bawah dan atas seperti gejala sakit maag, saya sempat ke dokter kandungan juga pertama didiagnosis keguguran tapi menunggu waktu 2 minggu untuk melakukan kuret, setelah waktu 2 minggu saya kontrol lagi dan menurut dokter saya hamil di luar kandungan dan disarankan untuk operasi, bagaimana menurut dokter, apakah operasi harus segera dilakukan? jika tidak, resiko apa yang terjadi dan bagaimana kesempatan saya untuk hamil lagi jika salah satu saluran telur saya diangkat saat operasi?

    • 03/10/2013 at 9:06 pm

      Dear Inggar.
      Dari apa yang anda ceritakan, memang diagnosis yang paling dekat adalah hamil diluar kandungan.
      Untuk menegakkan diagnosis ada beberapa cara, yaitu berdasarkan riwayat penyakit, gejala klinis, USG (transvaginal), pungsi Dauglas dan Laboratoris.
      Bila perdarahan belum terjadi (biasanya belum ada nyeri hebat) maka bisa digunakan obat untuk menghentikan perkembangan kehamilan.
      Bila diagnosis telah tegak, dan sudah didapatkan pendarahan di dalam perut, maka pilihan utama terapi adalah dengan operasi.
      Tujuan operasi adalah menghentikan perdarahan, mengangkat produk kehamilan, serta membersihkan perut dari darah dan jendalan darah.
      Bila ini tidak dilakukan berisiko perdarahan berlanjut yang dapat membahayakan jiwa, infeksi dan perlengketan dikemudian hari.
      Kesempatan untuk hamil sebenarnya masih ada bila saluran tuba yang lain masih baik (meskipun kemungkinannya lebih rendah dibandingkan dengan 2 saluran)
      Jadi tidak usah ragu untuk melakuan operasi karena tidak ada pilihan yang lain.

  72. fitri setianingsih
    30/09/2013 at 2:31 pm

    Salam kenal dok, sya mau mengajukan pertanyaan: saya punya kista coklat 5cm, suami ada folikokel. Apakah kami msh punya kesempatan unt hamil dok?

    • 07/10/2013 at 1:11 am

      Dear Fitri,
      Tentu saja bila hanya itu masalahnya. Anda dan suami anda hanya perlu untuk memeriksakan diri dan menjalani terapi yang semestinya.
      Jangan ragu-ragu untuk bertanya, atau silakan mengikuti blog ini (follow) agar anda tidak ragu dan mendapat sedikit pengetahuan dalam hal infertilitas.
      Dr.D

  73. tya
    07/10/2013 at 8:23 am

    dok, sy mengalami amenore sekunder slm satu tahun stlh pmakaian pil kb 1tahun pula. slm mngalami amenore haid akn kluar jk dbri primolut. trakhr mens sy july, yg hr k3 dbri profertil. drh haid yg kluar sdkt dan hy bbrp hr. yg sy tanyakan
    1. pd wkt ms sbur ada lendir bening yg kluar, apa brrt ad sel telur yg dpt dibuahi ?
    2. kmrn sy kdokter dsrh cek hormon hasilnya progesteron & estrogen rendah. lalu sy dksh primolut utk mmcg haid, tp skg 2hr dr minum obt trakhr haid blm dtg. apabila haid sdh dtg apkh blh sy minum profertil lg ?
    3. stlh haid keluar dokter mnyuruh saya utk hsg stlh slesai haid ke12. sy msh ragu2. apakah boleh sy mengganti hsg dg hydrotubasi ? apakah bnr stlh hsg tdk boleh promil 3bln krn jika terjadi khamilan cairan kontrasnya akan brpengaruh kpd janin ?
    4. sy inngin sgra py keturunan dok, bagaimana menyikapi dan apa saja yg hrs sy lakukan agar segera hamil?

    terimakasih dokter smg berkenan mau menjawab

    • 14/10/2013 at 11:44 am

      Dear Tya,
      Berikut jawaban atas pertanyaan anda :
      1. Pada masa subur dimana terjadi pengeluaran lendir bening, itu adalah reaksi hormonal yang terjadi akibat ovulasi, jadi benar sekali secara normal ada sel telur yang siap dibuahi.
      2. Untuk amenorea sekunder, tidak ada salahnya bila perlu pemeriksaan FSH untuk memastikan penyebab amenorea tersebut. Silakan minum obat penyubur tersebut lagi untuk meningkatkan FSH agar saat ovulasi kemungkinan kehamilan dapat lebih tinggi.
      3. HSG sebaiknya dilakukan setelah menstruasi bersih, dan sebelum masa subur. Hydrotubasi yang dialakukan dengan baik dapat mendiagnosis sebaik HSG.
      4. Memastikan masalah amenorea anda, dan jangan lupa memeriksa hal-hal lain seperti USG dan analisis sperma.

      Terima kasih kembali, semoga cepat berhasil.
      Dr.D

  74. Theresia
    14/10/2013 at 6:32 am

    selamat pagi dok..
    saya mau tanya, inseminasi tgl 26 sep dwn 28 sep.
    1 minggu ini saya mengalami keputihan seperti mau haid.
    bulan lalu saya haid tgl 15 sep. saya mancoba test pack tadi hasilnya 1 garis.baiknya saya usg atau tdk ya dok, krn dokter tdk ada menjadwal saya utk usg kembali.mohon petunjuknya dok.terimakasih sebelumnya

    • 14/10/2013 at 10:23 am

      Dear Theresia, silakan anda memeriksakan diri bila sampai hari ini belum menstruasi, saya mengusulkan anda memeriksa tes kehamilan lagi.
      Terima kasih.
      Dr.D

  75. Claudia
    15/10/2013 at 11:06 pm

    Malam dok, saya mau tanya nih . Saya wanita berusia 19 th, blm menikah dan saya ud menderita keputihan slama krg lbh 6 bln . Keputihan itu rasanya gatal, berwarna kental kecoklatan tp tdk menimbulkan bau, dan rasanya agak nyeri di bagian vagina n bwah perut saya . Minggu lalu sih saya periksa ke dokter tp dokternya gak bilang apa2 . Saya cuma dikasi obat radang nutriflam + vitamin imunos + salep sagestam dok, tp keputihan brwarna coklat, rasa gatal, n nyeri pd vagina serta bwah perut saya msih timbul dok . Apa semua yg saya alami dpat menyebabkan kmandulan dok ? Trus saya jg mau tanya sebenarnya saya ini terkena penyakit apa ? Apakah kanker rahim atau penyakit lainnya ? Krn saya sgt khawatir dgn kondisi saya saat ini . Trims dok .

    • 16/10/2013 at 10:18 am

      Claudia yang baik,
      saya ikut prihatin dengan kejadian ini.
      Dari keluhan yang anda ceritakan, tentu saja ini merupakan infeksi yang perlu di terapi.
      Untuk memastikan infeksi apa, sebenarnya dapat dilakukan pemeriksaan mikrobiologi (laboratorium) pada sekret yang keluar. Dan terapi dapat diberikan berdasarkan hasil laboratorium yang keluar apakah jamur, bakteri atau parasit.
      Beberapa infeksi bila berlangsung berat atau lama, dapat menyebabkan kemandulan karena menyumbat saluran telur, dan hal ini bisa tidak dapat disembuhkan lagi.
      Semoga anda lekas sembuh.
      Dr.D

  76. Nana
    17/10/2013 at 2:01 pm

    Dear Dokter D,
    Saya sudah menikah 1 tahun ( umur saya 28th dan suami 31 th) saya sudah periksa ke dokter spog pertama di RS.Mitra Keluarga Bekasi Barat. pertama sayadi vonis ada perlengketan setelah itu sy di diartemi sebanyak 15 kali setelah bulan depan nya saya balik lagi di haid hari kedua dan ternyata saya ada kista 3 cm. waktu di mitra sy di usg hanya lewat perut saja. tapi dokter bilang tuba saya yg kanan masih bagus.. karena kejauhan akhirnya saya pindah ke rumah sakit Harapan KIta. dan saya di usg transvaginal dan dokternya memvonis saya ada kista enometriosis sebesar 4 cm trus saya di suruh HSG pas di HSG doketr radiologi nya susah menemukan rahim saya dan di semprot tp cairannya keluar lagi. setelah itu dia memvonis kalo kedua tuba saya non patent. yang saya mau tanyakan adalah:
    1. kalo dokter raiologinya belum menemukan rahim saya kenapa dia dengan cepat memvonis kedua tuba saya non patent.
    2. apakah untuk kedua tuba non patent istilahnya biasa di sebut “Mandul” ?
    3. cara apa yang harus saya tempuh kalo memang kedua tuba saya non patent dan ada kista endometriosis ( kalo menurut doket harapn kita jalan yang harus di tempuh dengan bayi tabung)
    4. apa resiko atau berbahaya kah nanti ke depannya dengan menjalankan bayi tabung?

    berikut hasl HS saya:
    kontra dimasukan melalui OUE tampak canalis cervicalis kaliber kecil, irreguler.
    UTERUS : – tampak kontras tidak homogen di dalam cavum uteri, mudah keluar.
    – tampak filling defect dalam cavum uteri.
    itu artinya apa ya dok???

    Thanks sebelumnya ya dok..

    • 18/10/2013 at 10:44 am

      Dear Nana,
      Menurut saya, sebaiknya anda melakukan pemeriksaan ulang, baik itu USG transvaginal ataupun HSG ulang.
      Bagaimanapun selalu ada kemungkinan untuk terjadinya bias pemeriksaan.
      Bila hal ini juga masih meragukan, anda bisa melakukan Laparoskopi Histeroskopi untuk memastikan hal ini (termasuk menelusuri cavum uteri)
      Bila masalah ada pada tuba (non paten) maka memang kemungkinan hamil hanya dengan bayi tabung.
      Risiko melakukan bayi tabung saat ini sangat kecil, dan sebaiknya bila diagnosis sudah tegak, anda jangan menunda untuk melakukan bayi tabung.
      Semakin muda pasangan, kemungkinan hamil semakin tinggi.
      Terima kasih kembali,
      Dr.D

  77. surya
    18/10/2013 at 3:24 pm

    dear dokter D …

    saya lelaki 25 tahun dok, saya sudah menikah selama 1 tahun.. saya tinggal dijakarta sedangkan istri disurabaya, saya pulang ke surabaya sebulan sekali.. karena tak kunjung dapet momongan tiba2 istri mengajak periksa ke dokter, dokter meminta saya melakukan tes analisa sperma. analisa sperma dilakukan dihari sabtu jam 11 siang.. padahal terakhir kami berhubungan jumat jam 10 siang.. bisa dibilang masa abstain saya hanya 24 jam.. hasil analisa sperma asthenozoospermia… karena hanya 10 persen yang aktif sedangkan yang immotil 65 persen… apakah pengaruh jeda abstain saya mempengaruhi hasil dok? untuk konsentrasi serta morfologi normal..

    trima kasih dok

    • 26/10/2013 at 12:18 am

      Kepada Surya,

      Beberapa hal bisa memang bisa mempengaruhi hasil (kesehatan umum, diet, pengeluaran, obat-obatan dan terutama abstinensia).
      Silakan memeriksa ulang untuk memastikan diagnosis ini, jangan lupa untuk mempersiapkan diri lebih baik.

      terima kasih kembali

  78. Supriyono
    24/10/2013 at 5:30 pm

    Selamat sore dok..
    Saya supri 27th..saya mnikah sudah 1stngh taun.. Blum mempunyai keturunan..istri saya sudah ϑĩ vonis kista 3,8cm pertanyaan saya.. Bahayakah penyakit pada istri saya sebelum ♏asa kehamilan ηƴǟ..
    Mungkinkah dia Ъϊśαª hamil? Setelah mempunyai kista tsb, mhon penjelasan ηƴǟ dok.

    • 26/10/2013 at 12:33 am

      Dear Supriyono.
      Kistoma ovarium memang menjadi salah satu penyebab infertilitas.
      Anjuran saya, lakukan pemeriksaan lengkap infertilitas dasar,
      bila tidak ada penyebab lain, silakan melakukan tindakan untuk kista tersebut.
      Tentu saja bila tidak ada masalah lain, dan kista dapat diatasi dengan baik maka kehamilan dapat terjadi.

  79. anggika
    07/12/2013 at 10:18 am

    Dok sy wanita sdh menikh 5 thn lbh smpe skrg blm punya momongn.udh berobat kemana2.tp Allah blm berkehendk.sy pernah berobt ke dr ENG RS Lam Wae Penang dn dioperasi krn tuba falopinya infeksi virus.jd dipotong tuba sblh kanan.sedangkn tuba sblh kiri kata dokter ENG sudah lama tak berfungsi. Sy udh bingung mau bgmna lg dok. Mhon saran dn masukknya dok.munkinkh sy bisa hamil.mudah2n bls an dokternya nanti jd nilai ibadah….amin

    • 20/03/2014 at 11:27 am

      Dear Anggika,
      Untuk masalah anda, dunia medis mengenal dengan IVF (bayi tabung) dengan indikasi tuba non paten.
      Silakan menyimak pada subbagian bayi tabung, atau ke http://www.gladioolivf.wordpress.com
      Terima kasih.
      Dr.D

  80. Nurbaity
    07/12/2013 at 1:50 pm

    dear dr.D
    saya ibu nur saya mau tanya waktu sy melahirrkan anak pertama cesar akibat panggul sempit dan si bayi besar beratnya 3,9.20kg. pertanyaan saya,apakah anak kedua nanti saya bisa melahirkan normal dan apa yg harus daya lakukan jika ingin lahir normal,terimakasih.

    • 20/03/2014 at 11:21 am

      Dear Nurbaity
      Untuk program VBAC (vaginal birth after caesarean)
      maka jarak persalinan lebih dari 2 tahun, cara sesar yang pertama adalah SCTP (non klasik), dan bayi kedua jangan terlalu besar.
      Agar persalinan berjalan aman, maka pacuan tidak disarankan bila terjadi partus tak maju, Ketuban pecah dini atau lewat waktu.
      Terima kasih kembali
      Dr.D

  81. dwi kurnia
    07/12/2013 at 2:55 pm

    Salm kenal dokter, dok saya penderita kista endometriosis, pernah promil dgn inseminasi 2x gagal. Bisakah penderita kista endometriosis melakukan promil bayi tabung, trimakasih

    • 20/03/2014 at 11:19 am

      Salam kenal juga Dwi kurnia.
      Bisa, karena dengan bayi tabung maka kondisi peritoneal telah terlewati.
      Namun beberapa protokol menganjurkan agar endometriosis diselesaikan terlebih dahulu.
      Terima kasih kembali.
      Dr.D

  82. yogi
    16/12/2013 at 11:31 am

    selamat siang dok, saya 29 tahun, menikah 1 thn 9 bulan, pernah periksa sperma 1 x dan hasilnya azoospemia, saya sudah periksa ke dokter kandungan kemudian disuruh cek sperma lagi 3 bulan ke depan, yang mau saya tanyakan cek lab apa saja yang harus saya lakukan untuk mengetahui penyebab azoospermia tersebut? karena saya mau sekalian cek sperma ke 2 pada akhir bulan ini dok sebelum konsultasi ke dokter urologi. mohon penjelasannya.

    • 07/01/2014 at 10:33 am

      Dear Yogi pemeriksaan tambahan untuk kasus azoospermia adalah :
      1. Laboratorium FSH, LH dan testosteron
      2. pemeriksaan testis untuk mendeteksi varikokel.
      Semoga hal ini dapat membantu.

    • 24/01/2014 at 11:44 pm

      Dear Yogi,
      Pada keadaan azoospermia, sebaiknya diperiksa hormon FSH dan Testosteron untuk memprediksi apakah ini masalah testikular (dari masalah testis) atau masalah sumbatan.
      Bila ternyata diduga terdapat sumbatan maka pada beberapa kasus dapat dilakukan operasi vasoepididimostomi dengan keberhasilan 50/50. Namun pada sebagian besar kasus dapat dilakukan biopsi testis dan dilanjutkan dengan IVF.
      Bila ternyata penyebab ada ditestiskular maka dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendasari terapinya.

  83. putri
    21/12/2013 at 4:28 pm

    Dear Dokter Dody,

    Saya saat ini sedang hamil 9 minggu, tetapi dengan usia kehamilan ini saya hasil USG ada kista dan mengalami pendarahan. Pertama-tama saya memang tidak merasakan keluhan apapun ketika mau buang air kecil di sore hari langsung ada pendarahan. Akhirnya saya kembali check-up ke dokter, dokter menyarakan untuk bedrest 5 hari dan saya di berikan obat penguat serta dokter bilang kita fokus dengan babynya. Ini hari ke 4 saya bedrest, tetapi masih ada mucul flek darah walaupun sedikit. Saya pertanyaaan ada beberapa point adalah sebagai berikut :
    1. Apakah flek darah ini akan mempengaruhi kehamilan saya atau saya akan mengalami keguguran ?
    2. Apakah flek darah ini tidak masalah dengan kehamilan saya ?
    3. Apakah kista ini yang membuat saya pendarahan ?

    Demikian pertanyaan saya dok, mohon bantuannya.

    Terima kasih.

    Salam,
    Putri

    • 24/01/2014 at 11:48 pm

      Dear Putri,
      Jawabannya akan saya rangkum sebagai berikut.
      Pada usia 9 seharusnya janin dan denyut jantung janin telah dapat secara jelas terlihat pada pemeriksaan USG.
      Bila ternyata belum tampak dan kantong kehamilan lebih dari 2 cm, maka ini bisa merupakan keadaan ‘blighted ovum’ atau janin tidak terbentuk dan pasti akan terjadi keguguran.
      Pada sebagian besar kasus kista dengan kehamilan tidak berbahaya dan tidak membahayakan kehamilan atau membuat perdarahan.

      Salam kembali
      Dr.D

  84. chichi
    21/12/2013 at 7:23 pm

    Dok, kami sdh menikah 3,5thn tp blm jg hamil. Kmdian suami berinisiatif lakukan analisa sperma, tnyta hasilnya azoospermia.
    Kmi berkonsultasi dg Dr.Spesialis andrologi,, dr pemeriksaan fisik mnurut dokter testis suami saya normal & bagus selnjutnya test hormon FSH dan LH menurut dokter hasilnya jg bagus FSH: 10,19 dan LH: 4,27.
    U/ pengobatan dilakukan tambahan injeksi testosteron 2x sebulan dan vitamin 3xsehari dg macam2 merk.
    Sebulan berlalu sya msh jg haid, pd hari ke3 mens diberi obat ofertil tp bulan dpnnya msi jg haid.
    Klu mmg bkn krn infeksi berarti ada penyumbatan begitu kata dokter, jka mmg ada penyumbatan haruskah dg operasi dok?
    Berapa persen tingkat keberhasilanya?
    Saya berusia 27thn, suami 31. Trims.

    • 07/01/2014 at 10:47 am

      Dear Chichi
      Azoospermia disebabkan oleh dua hal besar,
      Sumbatan (karena saluran sperma yang tersumbat) atau testikuler (ketidak mampuan testis menghasilkan sperma)
      Merujuk dari hasil pemeriksaan hormon anda, maka masalah anda adalah sumbatan, dan kemungkinan besar testosteron anda normal.
      Untuk itu terapi yang paling tepat adalah pengambilan sperma dari testis dilanjutkan dengan bayi tabung (dengan ICSI)
      terima kasih.
      Semoga membantu.

    • 24/01/2014 at 11:53 pm

      Dear Chichi.
      Bila diagnosis anda adalah azoospermia, dan FSH LH normal, berarti memang yang terjadi adalah masalah sumbatan.
      Pada keadaan ini pemberian hormon dan suplemen kemungkinan tidak akan memberikan hasil.
      Pilihan yang ada bagi azoospermia adalah :
      1.operasi vasoepdidimostomi atau
      2.IVF dengan pengambilan sperma langsung dari testis.
      Semoga berhasil.
      Dr.D

  85. rista syafriani
    24/12/2013 at 7:35 am

    Dear Dr.Dody
    Saya rista,saya Ϟ suami S̶̲̥̅̊υ̲̣̥Ð@̤̥̣̈̊̇н̲̣̣̣̥ manikah 3 tahun Ta̶̲̥̅̊ρ̥̥ȋ̝̊̅̄ dok kami belom memiliki keturunan,ϑî akhir tahun 2012 kami memeriksakan alat reproduksi kami masing-masing,hasil pemeriksaannya dok suami saya asthenozoospermia.
    Чά‎​πƍ ingin saya tanyakan dok
    Apakah saya bisa hamil n memiliki keturunan dengan kondisi suami saya Чά‎​πƍ asthenozoospermia?
    ∕̴Ɩƥǟ Чά‎​πƍ harus kami lakukan dok?
    Demikian pertanyaan dåŕί saya,sebelumnya saya ucapkan terima kasih.
    Salam

    • 07/01/2014 at 11:18 am

      Dear Rista dan suami yang baik.
      kondisi asthenozoospermia ada beberapa tingkatan dari yang ringan sampai berat, dan kondisi ini disebabkan oleh berbagai macam faktor.
      Beberapa faktor penyebab dapat menetap (varikokel, kelainan organik)atau tidak menetap (gizi, infeksi, hormonal)
      oleh karena itu kondisi ini dapat juga dinamis.
      Lakukan pemeriksaan menyeluruh dan dengan terapi yang tepat, maka kondisi ini dapat diperbaiki.
      Semoga segera berhasil.
      DS

    • 24/01/2014 at 11:56 pm

      Dear Rista,
      Keadaan asthenozoospermia adalah sangat relatif, dan bukan merupakan masalah yang fatal.
      Saya menganjurkan anda dan suami untuk berkonsultasi pada dr.androlog untuk bisa mendapatkan terapi yang tepat.
      Salam,
      semoga berhasil.
      Dr.D

  86. siti
    30/12/2013 at 4:29 pm

    Dear dokter dody, saya baru 3 bulan menikah,1 thn terakhr klw haid perut bagian bawa rasa skt,tp 3 bulan sebelum nikah aku k dokr USG ktax rahimku normal,2 bulan setalah itu klw haid perut sdh ga skt lg..tp setalh 2 bulan menikah rasa aneh d perut klw wktu tidur rasa kaya ada benjolan sebelah kiri perut bagian bawah,aku takut dan periksa k dokter,dokter vonis aku kena kista 6 cm,tp dokter tdk menjelskan kista apa,2 minggu kemudian aku msh ragu dan pergi k dokter lain,kemudian aku d vonis kena kista coklat di 2 sel telur(kanan dan kiri)7 cm,aku syok dok,dan di anjurkan untuk oprasi,dokter menyarankan diskusi dulu sm keluarga,klw mau oprasi nnti dokter buat rujukan k jakrta(rs fatmawati)kebetulan aku pegawai (PNS)jd masalh biaya d tanggung askes,tp yg menjadi pertanyaan sy
    1.Apakah setelah oprasi aku bisa hamil tdk dok?
    2.Klw oprasi kista yg 7 cm apakah harus sel telurku hrs di angkat?
    3.Apakah setelah oprasi kistax msh timbul lg?
    4.Untuk menjaga biar kista tdk timbul lg makanan apa yg perlu saya hindari?
    Saya mohon penjelasanx dok,jujur sampe skrng saya msh syok

    • 07/01/2014 at 11:34 am

      Dear Siti,
      pesan pertama untuk anda adalah : lakukan operasi dengan metoda teropong (laparoskopi histeroskopi), dan bukan operasi pembedahan.
      Hal ini karena metoda ini adalah pilihan pertama untuk masalah infertilitas.
      Untuk pertanyaan anda saya akan jawab sesuai urutan :
      1. Tergantung dari berat tidaknya kista coklat, perlengektan dan kesuksesan operasi
      2. Tergantung dari keadaan di lapangan
      3. Sebagian dari kista coklat/endometrioma memang timbul lagi beberapa waktu kemudian oleh karena itu disarankan segera program hamil segera setelah operasi.
      4. Tidak ada makan khusus untuk mencegah timbulnya masalah ini.
      Sangat wajar bila anda syok. Mekanisme pertahan diri yang normal.
      Namun anda harus segera bangkit dan memutuskan untuk mendapatkan tindakan sesuai prosedur dan metode pengobatan medis modern.
      Salam
      DS

    • 25/01/2014 at 12:02 am

      Dear Siti,
      Kista coklat adalah kista endometriosis yang sangat mengganggu kesuburan.
      Operasi yang tepat akan dapat mengembalikan kesuburan anda.
      Jawaban saya :
      1. Bila kista coklat tidak parah dan operasi berhasil maka kehamilan dapat terjadi.
      2.Dokter operator akan sangat mempertimbangkan status anda yang menginginkan kehamilan. OPerasi pasti dilakukan dengan hati-hati dan dengan tujuan meningkatkan kemungkinan kehamilan.
      3. Operasi kista coklat berisiko untuk timbul lagi. Oleh karena itu setelah operasi kista coklat akan diikuti protokol pengobatan (dengan suntikan hormon) agar tidak terjadi menstruasi sehingga memperkecil risiko berulang.
      4. Tidak ada makanan yang harus dihindari, karena ini tidak terkait dengan makanan.
      Semoga keadaan bisa menjadi lebih baik.
      Salam
      Dr.D

  87. siti juariah
    13/01/2014 at 11:01 pm

    Slamat malam dok, saya siti, umur saya 21 tahun. Yang saya mau tanyakan , saat ini saya hamil memasuki minggu 38. Dan Hari haid tertakhir tgl 3 april tahun 2013, dengan siklus haid tidak teratur. Dengan jarak 1 minggu datang bulan, 1 minggu tidak haid ,dan seterus nya berkisar selama 2 bulan. Saya menikah tgl 13 mei 2012, selama 6 bulan saya menggunakan kb suntik. Kira-kira bagaimana cara menghitung umur kehamilan saya, apa kah benar sudah 38 minggu…

    • 25/01/2014 at 12:14 am

      Dear Siti Juariah.
      Maaf saya kurang mengerti dengan siklus menstruasi yang anda ceritakan.
      Mengetahui umur kehamilan ada dua cara :
      1. Dengan HPHT (syarat : siklus teratur dan diketahui tanggal jelas)
      2. USG, dengan mengukur CRL pada usia dibawah 10 minggu.
      Oleh karena itu pada masalah anda, silakan merujuk pada pemeriksaan USG yang pertama.
      Terima kasih.
      Salam
      Dr.D

  88. yani
    15/01/2014 at 2:34 pm

    Hai dr.d saya yani umr 30th sya prnh hmil diluar kandungan trus dioperasi.ak dh nikah 2.5th sempat usg hsilnya sluran tlur kri bengkak,kanan buntu.karna kiri dah diambil tgal kanan aj kta dokter buntu,dan rahim saya tdak normal.hanya 5.8inc pdhl normalnya 6, jalan satu2 nya suruh BT .apakah ada kesempatan saya buat hamil melalui BT dokter,mhon saran nya.thanks

    • 25/01/2014 at 12:21 am

      Dear Yani, pada keadaan dimana kedua saluran tuba tidak berfungsi (non paten) maka terapi satu-satunya nya adalah bayi tabung (disamping repair tuba dengan kemungkinan kecil berhasil).
      Untuk masalah uterus, menurut saya 5,8 masih dapat disebut normal.
      Silakan mengikuti program BT dan semoga berhasil.
      Salam
      Dr.D

  89. rosa
    25/01/2014 at 9:39 am

    Dok saya sdh melahirkan 3x operasi caesar,,,,trus sya brpisah dgn suami sya dan skarang saya mau menikah lagi yg sya pertanyakan apakah sya msih bsa hamiL dan melahirkan lagi dok???makasih atas infox dok

    • 20/02/2014 at 1:07 am

      Dear Rosa,
      Akan sangat berisiko bagi anda untuk hamil dan melahirkan (operasi sesar) lagi.
      Namun pada beberapa kasus dimana operasi sesar sebelumnya berlangsung aman dan tidak sulit, maka ada kemungkinan untuk sesar yang ke 4 kalinya.
      Silakan berkonsultasi dengan dokter anda yang dahulu melakukan operasi sesar.
      terima kasih kembali.

  90. rini
    26/01/2014 at 11:17 pm

    malam dok.saya rini.sudah 4thn menikah tapi belum dikaruniai anak.saya sudah melakukan pemeriksaan HSG dan hasilnya normal.swmi sudah melakukan pemeriksaan sperma dan hasilnya normozoospermia.saya sudah membawa hasil pemeriksaan swmi ke dokter kandungan dan hasil HSG tapi masih saja disarankan minum banyak vit e (santa e 200iu).dokter tersebut belum mengarahkan saya untuk melakukan pemeriksaan.HSG saya lakukan setelah membaca artikel di internet mengenai jenis pemeriksaan infertilitas.pertanyaan saya, apakah saya bisa langsung ke laboratorium untuk pemeriksaan hormonal, uji pasca senggama, dan bakteri dokter?berhubung dokter tempat saya konsultasi selalu mengatakan kondisi saya dan swmi baik2 saja tanpa mengarahkan saya melakukan pemeriksaan dulu..rencananya saya ingin melakukan pemeriksaan langsung tanpa konsultasi dokter kandungan, jika sudah ada hasil baru akan saya konsultasikan ke dokter lain.terima kasih atas informasinya

    • 20/02/2014 at 1:05 am

      Dear ibu Rini,
      Mari kita berpikir pada arah yang sebliknya.
      BIla memang tidak ada masalah, kenapa belum hamil meskipun sudah berhubungan teratur selama 4 tahun bukan ?
      Jadi menurut saya, sudah waktunya anda melakukan pemeriksaan lebih jauh.
      Saya setuju pada rencana pemeriksaan anda tersebut.

  91. nita
    31/01/2014 at 12:56 pm

    siang dr ..
    saya mau tanya ,,
    ketika saya telat haid 4 hari dan setelah saya tes hasilnya (+) . karena saya tidak menginginkan kehamilan itu , saya mengkonsumsi obat gastrul ..
    dan keluar pendarahan sedikit ,, hari pertama berwarna merah .. hari selanjutnya coklat .
    tetapi setelah saya tes kembali masih (+) ..
    dan saya memutuskan untuk menjaga kandungan ini ,
    apakah janin saya terancam kecacatan?
    apa masih bisa diatasi ?
    terimakasih

    • 20/02/2014 at 1:00 am

      Dear Nita,
      Sejauh ini tidak ada jurnal yang menghubungkan hal tersebut.
      Anjuran saya, silakan memantau terus kondisi janin anda dan lakukan pemeriksaan USG yang teliti.
      Saya yakin tidak ada pengaruh dari obat tersebut terhadap ancaman kecacatan bayi anda.

  92. eva
    03/02/2014 at 12:23 pm

    selamat siang dokter, dok sy mau tanya sy usia 27th, suami 34th sdh menikah hampir 5th dan blm pernah hamil, sy pco, hasil hsg tuba patent, letak retrolateroflexi dextra dan hasil tes sperma astheno setelah pemeriksaan hormon, ternyata memang hormonnya kurang. apakah kami masih punya harapan unk memiliki keturunan dok? sy terapi blesifen dari dr spog, suami dg alertenQ dan vit e. mohon saran.. terimakasih…

    • 20/02/2014 at 12:51 am

      Dear Eva,
      Yang perlu anda lakukan adalah menjalani terapi yang diberikan dokter anda, dan berdiskusi mengenai pilihan terapi dan evaluasinya.
      PCO dan asthenozoospermia adalah masalah yang dapat diterapi. Jadi jangan berkecil hati.
      Terima kasih kembali.

  93. sigi
    04/02/2014 at 5:06 pm

    siang dokter nama saya ar-rayyan umur 35thn.sy sdh memiliki anak 1 perempuan 7.5thn sekarang saya sedang berusaha untuk memiliki anak k-2.saat ke dokter sy di USG kata dokternya sdh ada ovulasi dan sy diberikan asam folat untuk vitaminnya. yang saya mau tanyakan
    1.seberapa % ovulasi bisa terjadi kehamilan?
    2.bagaimana cara’ sy bisa menjaga agar ovulasi berhasil?adakah makan2 yg hrs sy hindari?
    terimakasih dokter D

    • 20/02/2014 at 12:48 am

      Dear Sigi.
      Fertilitas manusia termasuk rendah dibandingkan mahkluk Tuhan yang lain.
      1. Hanya sekitar 10% dari setiap ovulasi (dimana tidak ada masalah lain) yang dapat menghasilkan kehamilan.
      2. Silakan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk fertilitas baik istri maupun suami, bila memang tidak ada masalah yang berarti, silakan terus berusaha.
      Meskipun anda telah berhasil mendapatkan keturunan, namun itu sudah 7,5 tahun yang lalu. Dengan berjalannya waktu maka banyak kemungkinan perubahan dalam tubuh anda dan pasangan anda.
      Terima kasih kembali.

  94. erni
    04/02/2014 at 10:59 pm

    selamat malam dok.
    dok saya mengalami keputihan dri sejak remaja sampai sekarang,tiap hari selalu ada kluar.dri cairannya bening,putih seperti susu,putih kental,,kuning ,kadang berbau,dan sangat gatal,dan saya sering merasakan perih saat saya buang air kecil,apakah itu berbahay dok?cara apa yg bisa menyembuhkannya.sebelumny terima kasih banyak

    • 20/02/2014 at 12:38 am

      Dear Erni.
      berapa usia anda dan apakah anda sudah menikah ?
      Cara paling tepat bagi anda adalah melakukan pemeriksaan swab vagina oleh dokter (mengambil cairan keputihan tersebut) dan diperiksakan ke laboratorium untuk dipastikan kuman apa yang berkembang sehingga pemilihan obat-obatan yang digunakan dapat tepat.
      Terima kasih kembali.
      Dr.D

  95. Oyyyi
    11/02/2014 at 8:47 am

    Pak saya usia 31 lebih sudah menikah kurang lebih 1, 7 bulan masih belum di karunia keturunan istri hasil lab sehat, hasil analisis sperma saya Konsentrasinya 2,6*, Motilitas progresive 5 * dan Morfologi Normal 60 serta jumlah Total 2,60*.Mohon maaf bs dijelaskan dok /apakah saya masih bisa memiliki keturunan ? trus apa langkah selanjutnya dari saya trus adakah cara alternatif yang bisa saya lakukan untuk meningkatkan itu semua dok.makasih dok

    • 20/02/2014 at 12:29 am

      Dear Oyyi.
      Saya mengasumsikan hasil analisis sperma anda adalah konsentrasi 2,6juta, dengan motilitas progresif 5%…
      ini dapat disimpulkan oligoastenozoospermia yang termasuk kelainan cukup berat.
      Sebaiknya anda berkonsultasi pada dokter yang menguasai hal ini yaitu dokter spesialis Androlog.
      Pada masa sekarang dengan ilmu kedokteran yang semakin maju maka saya optimis anda dapat memiliki keturunan.
      Terima kasih kembali.
      Dr.D

  96. dewi agustina
    11/02/2014 at 4:34 pm

    Hai dokter dody, saya dewi 36 th, suami 40 th sekarang anak saya cewek berusia 5 tahun 4 bulan, dulu lahir melalui operasi sesar di RSIA gladiool, sekarang pengin hamil lagi, dulu sebelum hamil anak pertama saya sempat konsul ke dokter dody selama 3 bulan, 3 kali pemeriksaan, yang pertama usg trus dikasih multivitamin saya dan suami, yang kedua, pemeriksaan dalam untuk mengetahui adanya erosi, dan dikasih multivitamin lagi, yang ketiga dikasih multivitamin dan Babytest. dan akhirnya berhasil. sudah 2 bulan ini saya berhubungan di masa subur, tapi belum berhasil, pengin konsul lagi ke dokter dody tapi sekarang kami tidak tinggal di magelang, kami tinggal di bandung, mo konsul ke spog di bandung ada rasa kurang sreg, apakah multivitamin yang saya dan suami konsumsi juga berpengaruh?

    • 20/02/2014 at 12:25 am

      Dear Dewi Agustina, Senang sekali mendengar kabar dari anda.
      Langsung pada pertanyaan anda, multivitamin secara umum sama saja, tidak ada yang istimewa dari multivitamin yang saya berikan.
      Silakan berusaha lebih lanjut (bukankah anda baru 2 bulan berusaha)? Bila dalam waktu 6 bulan anda belum berhasil segera konsultasi dengan teman-teman saya dokter spesialis OBGYN di kota kembang. Semoga segera berhasil.
      Salam
      Dr.D

  97. 18/02/2014 at 6:17 pm

    Saya sudah menikah 1tahun.setelah melakukan pemeriksaan suami saya divonis oligospermae.apa yang harus kami lakukan lagi dok

    • 20/02/2014 at 12:11 am

      Dewi yang baik.
      Silakan menjalan kan terapi untuk memperbaiki kualitas sperma dan jangan lupa untuk memantau perkembangannnya tiap 3 bulan sampai baik.
      Terapi untuk sperma bisa sederhana namun bisa pula sampai membutuhkan terapi hormonal bahkan operasi.

  98. Li Ying
    19/02/2014 at 12:10 am

    Dear dr.D, sy lepas IUD Mirena sekitar tgl 10 Feb 2014 dan sy menginginkan anak perempuan untuk kehamilan sy yg kedua kalinya ini. Selama seminggu lebih ini sy mengeluarkan sedikit flek selama kurang lebih 2-3 hari. Pertanyaan sy : 1. Kapan sy bisa dinyatakan dlm keadaan siap untuk bisa hamil lg krn sy byk membaca dr referensi buku2 yg mengatakan bahwa stelah lepas IUD tubuh akan butuh waktu 2-3 bulan untuk beradaptasi lg menjadi siap untuk hamil, apa betul begitu dokter? 2. Apakah menjamin stelah IUD dilepas sy tidak akan hamil sampai 2-3 bulan ke depan ? 3. Kapan sy bisa mens teratur lagi setelah keluar flek2 ini? 4. Suami sy selama menikah belum pernah memakai pengaman dan dia memang sampai skr pun menolak jika harus memakai pengaman, tetapi sy ada kekuatiran sy akan langsung hamil sebelum kami bisa memprogram anak kedua kami perempuan. Bagaimana sebaiknya ya dokter? Trimakasih atas perhatiannya

    • 20/02/2014 at 12:10 am

      Dear Li Ying,
      1. Benar, butuh waktu beberapa bulan sampai haid teratur setelah menggunakan IUD hormonal.
      2. Meskipun mens belum teratur, tapi anda bisa saja menjadi subur. Jadi anda bisa hamil
      3. Biasanay kurang dalam 3 bulan.
      4. Silakan anda menggunakan pil KB selama 3 bulan. Mens anda akan teratur dan setelah 3 bulan anda akan kembali subur.
      Terima kasih kembali
      Dr.D

  99. Tiara R
    19/02/2014 at 9:30 pm

    dear dokter,
    saya wanita 21 tahun belum menikah. sekitar 1,5 tahun yang lalu saya pernah terkena kista pada rahim sebelah kiri saya, jenisnya adalah kista coklat. berukuran sekitar 4 cm. kemudian saya menjalani pengobatan dengan suntik hormon penghilang kista tersebut. karna pada saat itu dokter tempat saya berkonsultasi tidak mnyarankan saya untuk operasi karena saya belum pernah hamil. setelah menjali pngobatan selama 5 bulan, kista itu hilang. dan sejak sat itu haid saya tidak teratur. pernah selama 3 bulan saya tidak haid. namun beberapa bulan kemudian rasa sakit kaena kista itu kambuh lg dan biasanya terjadi setelah haid. kemudian saya berkonsultasi lg pada dokter dan setelah di usg tidak terdapat kista. tp tetap saja saya merasakan rasa sakit itu pasca haid.
    yg mau saya tanyakan dok, apakah saya benar2 sudah tidak terkena kista? apakah setiap yg menderita kista pernah mngalami tanda2 seperti itu? langkah apa yg seharusnya saya lakukan agar tidak merasakn sakit itu lagi?

    terima kasih.

    • 20/02/2014 at 12:05 am

      Dear Tiara.
      Penyebab nyeri haid salah satunya adalah kista coklat. penyebab lain adalah endometriosis dan cramping oleh karena pengaruh hormonal.
      Selama anda belum ingin hamil (karena belum menikah), silakan mencoba menggunakan obat hormon untuk mengurangi nyeri… bila memang setelah menggunakan hormon (misalanya pil KB) dan nyeri anda hilang berarti nyeri ini disebabkan karena pengaruh hormonal dan bukan kista/endometriosis.
      Gold standar pemeriksaan dari endometriosis adalah dengan operasi laparoskopi histeroskopi.
      Terima kasih.
      Dr.D

      • surya
        09/03/2014 at 3:50 pm

        Dear dokter D.
        Sya wanita 27 th, suami 26 th. Kmi sdh 2thn menikah tpi blm pernah ad tnd2 kehamilan,lalu kmi melaksnakan berbagai tes infertilitas. Sy di usg sehat n normal, haid jg lancar, siklus 28-30 hri. Tpi cek HSG diktakan kesan 2 tuba non paten.pdhl haid tdk pernah skit. Suami hsil cek oligoasthenospermatozoa. Dr obgyn menyarankan utk ke rs gladiol. Sebaikny ap yg harus kmi lakukan agar terjadi kehamilan?
        Trims Dr D

      • 17/03/2014 at 1:13 pm

        Dear Surya dan suami.
        Tuba non patent adalah suatu masalah yang fatal.
        Sebaiknya dipastikan dengan HSG ulang di tempat yang berbeda (bila anda di wilayan Magelang dan sekitarnya anda bisa ke RSU Tidar, RSJ Soeroyo, atau RS Harapan)
        bila memang hasilnya kembali tuba non paten, maka ada 2 cara yang harus ditempuh : menjalani Laparaskopi Operatif (membersihkan dan mencoba me reparasi tuba yang buntu tersebut) atau langsung dengan program bayi tabung seperti di GladioolIVF
        Untuk suami yang oligoastheno, sebaiknya dilakukan pengobatan juga untuk persiapan program yang akan datang.
        Terima kasih kembali
        Dr.D

  100. mega
    21/02/2014 at 6:37 pm

    dear Dr. D…
    dokter sy mau konsultasi 1.5th yg lalu sy op kista coklat sblh kiri dgn uk. 6cm. bbrp hari yg lalu perut bawah kanan sy skt, sy periksa k dkter tnyta ada kista coklat d bag kanan dg uk 4cm. sdkt sy bercerita 1 bln yg lalu suami baru saja melakukan op undesensus testis pd kedua testisnya. sy mohon pencerahan dari dokter apa yg hrs sy lakukan, sdgkn kami sgt ingin memiliki keturunan.trmksi..

    • 20/03/2014 at 11:08 am

      Dear Mega,
      Lakukan pemeriksaan lengkap dahulu, kista, tuba dan rahim serta analisis sperma, dan konsultasikan kepada dokter anda, opsi apa yang tersedia untuk kasus seperti anda berdua.
      Salam
      Dr.D

  101. Eka
    22/02/2014 at 1:08 am

    Dear Dokter,

    Dok…sebenarnya saya malu mnanyakan ini sbg istr sya blm bs mmbahagiakan suami. sya sudah menikah 1th, tp smpai detik ini saya dan suami belum bisa penetrasi. karena usaha penetrasi selalu gagal mengakibatkan malas berhubungan mungkin cm 1x dlm seminggu. tapi alhamdulliah sya dikasih Allah suami yg sabar. kami rencana minggu ini k dokter harusx saya konsul k dokter apa dok?

    dan tes atau obat apa ya dok yg hrs saya lakukan beserta suami?

    misalnya tetap tdk bs penetrasi, apakah vagina perawan bisa hamil dengan insem atopun bayi tabung?(harapan sya tetap ingin nomal spt wanita yg lainx)

    makasih dok…sya mohon arahannya dok…

    • 17/03/2014 at 1:38 pm

      Dear EKA,
      tidak perlu malu untuk masalah ini, namun sebaiknya diperiksakan ke dokter OBGYN untuk mengetahui apakah ini masalah fisik atau psikologis.
      Bila ini hanya masalah psikis biasa, ada beberapa teknik khusus untuk masalah ini sehingga anda dan suami dapat menikmati hubungan seksual yang normal.
      Terima kasih.
      Dr.D

  102. maryunani
    24/02/2014 at 5:53 pm

    Saat ini saya Hamil 1bulan dan ternyata ada kista berukuran 12cm , saya akan di operasi saat umur kandungan 4 bulan , masih bisakah saya melahirkan secara normal?? Mohon bantuannya doi, bagusnya saya operasi pembuangan kista saat kandungan umur berapa ya dok?

    • 17/03/2014 at 1:34 pm

      Dear Maryunni.
      Untuk kista sebesar itu sebaiknya dilakukan kistektomi sekitar usia kehamilan 16 minggu.
      Terima kasih.
      Dr.D

  103. Gina Prasasti
    25/02/2014 at 1:51 pm

    Dear dr. D
    Mohon pencerahannya dok.. saya gina (31 th).. pada bulan Desember 2006 sy hamil dan uk 4 bulan keguguran lalu dilakukan kuret,, namun pada bulan april 2008 saya melahirkan melalui proses SC karena tensi tinggi dan gagal induksi dengan posisi luka sayat vertikal. lalu di bulan september 2011 saya mengalami KET dan diharuskan untuk operasi lg.. nah yg mau saya tanyakan yaitu,, sekarang saya sedang hamil uk 36 week, bisakah saya VBAC? apakah proses SC dengan operasi KET itu sama2 membedah rahim? berapa persenkah kemungkinan saya untuk bisa VBAC? apakah sy terlalu beresiko untuk VBAC mengingat posisi luka sayatnya vertikal?

    • 17/03/2014 at 1:33 pm

      Dear Gina Prasasti.
      Maaf atas keterlambatan jawaban saya.
      Salah satu syarat VBAC adalah : SC sebelumnya tidak secara klasik (vertikal) jadi anda tidak memenuhi syarat untuk mengikuti VBAC.
      Untuk operasi KET adalah operasi membuka perut tapi tidak membuka rahim. karena masalah ada diluar rahim
      Salam
      Dr.D

  104. Ria.s
    25/02/2014 at 4:18 pm

    dear dokter,,
    saya ria, usia 22 thn, saya sudah menikah, sudah hampir 2 thn saya tdk pernah menstruasi. awalnya 1 thn sblum menikah sya memang sdh tdk menstruasi, saya sering konsultasi kedokter kandungan, bahkan sudah 2x di USG dan hasilnya smw baik2 saja, hanya gangguan hormonal saja. dan sudah diksh obat pemancing haid, tpi hslnya ttp nihil, saya tdk haid juga. hanya pesan dokter saat itu, “kalau kamu sudah menikah nanti menstruasinya akan kmbali normal lagi.” tapi, sudah hampir setahun jga saya menikah, menstruasi saya tdk kunjung dtg sampai skrg, bahkan sudah banyak pengobatan alternatif yg saya coba ttp hasilnya tdk ada samapi skrg, apa yg harus saya lakukan dokter ? apakah saya sudah masuk kedalam monopause Dini ?? tolong saya dokter, jalan terbaik apa yg hrs saya lakukan.
    thanks…

    • 17/03/2014 at 1:31 pm

      Dear Ria,
      untuk masalah menstruasi yang tidak datang apalagi lebih dari 3-6 bulan maka anda sudah mengidap amenorea sekunder…
      Sebaiknya anda serius untuk masalah ini, berapa BMI anda ? dan sebaiknya memeriksa kadar hormon FSH, LH, E2, TSHs, free T4 dan PRL untuk mengetahui penyebab masalah ini.
      Terima kasih.
      Dr.D

      • Ria.s
        18/03/2014 at 3:32 pm

        Terimakasih dokter ats jawabannya, saat ini BMI saya 22,7 dgn BB 58 kg, TB 160 cm. apakah BMI saya normal ? saya belum pernah check Lab sperti yg disampaikn, tapi nanti akan saya coba. slain gangguan menstruasi, saat ini saya juga punya peyakit tumor jinak dipayudara. dan lebih kurang usianya sama dgn tidak menstruasinya saya. alias sudah 2 thn tumor jinak tersebut dipayudara saya. yg jdi pertanyaan, apakah tumor tersebut ada hubungannya dgn tidak menstruasinya saya ?
        thanks dokter

  105. diana
    26/02/2014 at 2:50 pm

    Dear dokter…skr sy lagi hamil 8 bulan setelah 10 tahun menunggu…kemarin 25 feb saya periksa kehamilan dan dokter bilang semua baik2 saja..plasenta dan ketuban tdk ada masalah tp pagi ini ada bercak darah ketika mengeringkan vagina dengan tissu…memang beberapa minggu ini saya keputihan dan ketika saya tekan bagian samping vagina terasa agak sakit dan perih…pertanyaan saya apakah darah tersebut dikarenakan keputihan dan kenapa tidak terdeteksi ketika usg ya dok? Terima kasih banyak

    • 17/03/2014 at 1:29 pm

      Dear Diana, selamat atas kehamilan anda.
      Keputihan bila itu tidak berupa infeksi (yang gejalanya gatal dan berbau) maka adalah cukup normal pada kehamilan.
      Keputihan tersebut biasanya berupa lendir, terkadang kekuningan sedikit/kecoklatan.
      Anda tidak perlu kuatir. Bila memang ada kecurigaan ke arah infeksi, memang sebaiknya diberi obat.
      Untuk masalah bercak darah itu juga normal, mungkin diperlukan pemeriksaan ginekologi untuk memastikannya.
      Dr.D

  106. nisita
    01/03/2014 at 11:21 pm

    dear dr.D
    saya mwu tanya dok
    saya menggunakan kb iud atas saran dokter yang menanggani saya pasca melahirkan 5 bulan yg lalu.tetapi selama 5 bulan itu saya mengalami keputihan.cirinya berwarna putih kental.dan berbau..tidak gatal..
    yang saya tanyakan..apakah diperbolehkan saya mengobati keputihan itu menggunakan ovula yg kandunganya metronidazol dg nystatin?..apakah tidah merusak dr alat kb yg saya pakai dok.?
    trimakasih atas penjelasanya..

    • 17/03/2014 at 1:27 pm

      Dear Nisita,
      Pengobatan seperti yang anda sebutkan adalah cukup rasional dan bisa dilakukan tanpa takut meruksa IUD nya
      Terima kasih kembali.
      Dr.D

  107. tamiku
    05/03/2014 at 7:52 am

    dear dokter yg baik hati…
    saya wanita umur 25 tahun dan sudah menikah… saya mengalami keguguran di usia 5 minggu kehamilan sehingga di kuret vakum… dikarenakan sy kecapean karena harus naik pesawat kesana kemari,,naik turun tangga karena pekerjaan sy di lantai 3…
    setelah kuret vakum hari pertama darah yg keluar seperti menstruasi biasa.. selanjutnya hanya flek.. tidak ada demam atau nyeri perut yg parah,, hanya sesekali seperti kram dan mual tanpa muntah..

    yg ingin saya tanyakan apakah yg saya alami wajar dikarenakan darah yg tidak terlalu banyak,, kemudian bagaimana tau bahwa kuret sy bersih.. kapan sy boleh merencanakan hamil lagi… apa ada komplikasi macam2 dari kiret vakum yg saya lakukan… terima kasih banyak dokter… :)))

    • 17/03/2014 at 1:22 pm

      Dear Tamiku yang suka memuji :)
      Untuk keguguran pada usia kehamilan 5 minggu, anda tidak perlu kuatir karena sebagian besar bahkan tidak memerlukan kuret(vakum maupun tidak)
      Silakan anda merencanakan hamil lagi, semoga kehamilan berikutnya bisa berhasil,… okey ?
      Salam
      Dr.D

  108. erma sulis
    06/03/2014 at 8:13 pm

    Dear dokter dody….
    Saya adalah ibu dari seorang putra berumur 6tahun,usia saya saat ini memasuki 31tahun.begini dok,setelah melahirkan,saya KB suntik Ɣªήğ 3bln selama 1,5-2th.lalu setelah itu lepas dan tidak KB lagi,saya tunggu sampai 1,5th lagi ternyata menstruasi saya tidak muncul.lalu saya periksa ke dokter kandungan.selama periksa itu saya diberikan obat pemacu haid seperti mediol.dipacu dg obat itupun saya tidak mens dok,hanya spoting saja,lalu salah satu dari dktr Ɣªήğ saya kunjungi meminta saya untuk tes HSG,dan hasilnya kedua tuba saya non patent.dokter tsb menyarankan saya untuk hidrotubasi.
    Barulah setelah menjalani hidro 2kali. Dan kata dokter hasilnya positif atau cairan Ɣªήğ dimasukkan lancar(pada hidro Ɣªήğ pertama cairan sudah masuk namun masih sulit,dan hidro Ɣªήğ kedua berhasil masuk dengan lancar)akhirnya saya menstruasi.
    Hidro dilakukan bulan januari 2013,semenjak saat itu saya mendapatkan menstruasi rutin setiap bulannya dengan lamanya menstruasi adalah 3hari.namun siklus saya sering maju dok.pada saat saya sudah berhasil menstruasi dokter tsb memberikan saya dipthen dari dosis 1X1,sampai kemarin saya berhenti di dosis 2X1,proses meminum dipthen saya lakukan selama 6bulan,dan belum berhasil hamil(sebagai tambahan informasi rahim saya retro dok)
    bulan februari ini saya tidak mendapatkan haid dok…
    Ɣªήğ ingin saya tanyakan:
    1.Apakah saya masih bisa hamil secara alami lagi dok?
    2.Jika hidro saya lancar apakah itu pertanda ƘąƪƠ tuba saya sudah terbuka dok?(Saya tdk berani HSG lagi,takut hasilnya mengecewakan dok)
    3.kalau siklus menstruasi saya acak2an seperti ini apakah saya bisa mengikuti program BT?
    4.Saya tidak mendapatkan menstruasi itu apa karena tuba saya Ɣªήğ tersumbat atau karena pengaruh hormonal KB dok?
    5.Bagaimanak proses BT itu dok?

    Sekian pertanyaan dari saya dok..dan mohon maaf jika pertanyaan saya panjang sekali,,,saya sangat mengharapkan pencerahan dari dokter doddy.

    Terimakasih….

    • 17/03/2014 at 1:18 pm

      Dear Erma Sulis,
      1. Selama tuba anda masih paten… maka masih ada kemungkinan untuk hamil spontan lagi.
      2. Untuk memastikan tuba paten/non paten hanya 2 gold standartnya yaitu HSG dan laparoskopi
      3. bila anda menggunakan pil penyubur dan mens anda bisa teratur, maka anda bisa mengikuti program IVF. Ada baiknya melakukan pemeriksaan TSH dan Prolaktin terlebih dahulu.
      4. Untuk menstruasi yang tidak datang, itu adalah masalah hormonal dan bukan tuba
      5. Proses BT : silakan simak di blog saya yang lain di http://www.gladioolivf.wordpress.com
      terima kasih
      Dr.D

  109. Ane
    11/03/2014 at 12:09 pm

    Dear dr. Doddy,
    Saat ini saya usia 31 thn dan suami 37 thn. Usia pernikahan 2,5 thn dan belum dikaruniai anak. Saya pernah hamil dan keguguran setahun lalu dan smp sekarang blm hamil lagi. Kemudian oleh spog disarankan analisa sperma dan tes hsg. Hasilnya suami saya asthenozoosperma. Yg ingin saya tanyakan, bagaimana cara mengatasi hal ini? Asupan nutrisi apa yg perlu? dan masih perlukah saya tes hsg? Terima kasih sebelumnya dok.

    • 17/03/2014 at 1:20 pm

      Dear Ane,
      Untuk suami yang Astheno, ada PR sederhana : makanan yang bergizi, jauhi polusi, dan olahraga teratur. Masalah yang perlu dievaluasi : infeksi, varikokel dan kondisi kimia darah.
      Untuk masalah keguguran berarti ini masalah kromosom atau kualitas sperma… dan bukan masalah tuba (sperma dan telur sulit bertemu)
      Terima kasih kembali.
      Dr.D

  110. 12/03/2014 at 1:27 pm

    Dear dr D, Saya Isnaini usia 23 th dan suami tahun ini usia 33 th, sudah menikah 3tahun ini. Pernah satu kali keguguran bulan Juli 2013 waktu itu telat haid selama 12 hari. Dan menjalani kuretase. Sampai saat ini belum hamil lagi. Rencana siklus mens bulan ini saya mau program hamil di Gladiool.Selama ini suami belum pernah cek apapun. Untuk cek sperma suami apakah bisa langsung datang ke Gladiool? atau sebaiknya datang & konsul dulu ke dokter D baru cek sperma? Dulu pada tahun 2012 saya pernah program hamil di Gladiool tetapi dgn dr. Lili,dan menjalani pertubasi & cek keputihan & terapi diathermi,dan hasil tuba paten.Apa perlu hasil pertubasi & riwayat USG ini saya bawa? Mohon pencerahan dokter.
    Terima kasih ^^

    • 17/03/2014 at 1:10 pm

      Dear isnaini dan suami
      Silakan datang dan sebaiknya suami anda langsung dengan pemeriksaan Analisis sperma dahulu sebelum bertemu saya.
      Silakan datang hari ke 3 menstruasi dengan membawa hasil analisis sperma.
      Terima kasih kembali.
      Dr.D

  111. Tiara R
    13/03/2014 at 8:35 pm

    dear dokter
    terima kasih atas penjelasannya yg wktu itu.
    Akhirnya saya memutuskan menjalani operasi kistektomi untuk menngakat kista yg diketahui berukuran 7 cm.
    saya cm ingin bertanya perbedaan antara kistektomi dengan laparatomi itu apa ya?
    terima kasih dok.

  112. LINA MARLINA
    16/03/2014 at 11:04 pm

    Selamat malam Dr
    Saya Lina, ibu rumah tangga usia 35. Sudah menikah selama 10 thn. Saya punya riwayat kista 2 kali dan melakukan tindakan oprasi.
    Dan saya pernah juga mengalami kehamilan 2 kali dan keguguran karna kista.
    Bulan febuari 2014 saya dan suami melakukan program hamil.Diketahu bahwa kedua TUBA NON PATEN. Kata Dr saya tindakan terakhir harus bayi tabung. Tapi saya coba pengobatan Akupuntur.
    Terapis saya bilang,j jika terapinya sdh usai saya harus cek HSG lagi. PERTANYAANYA kapan saya bisa HSG ulang. Mohon infonya Dr. Thx

    • 17/03/2014 at 1:08 pm

      Dear Lina,
      Tuba non paten adalah kejadian yang sangat mekanis, dan saya ragu apakah akupuntur bisa membantu.
      Namun sesuai dengan pertanyaan anda, anda bisa cek HSG kapan pun setelah terapi di nyatakan selesai.
      Terima kasih kembali
      Dr.D

  113. Anggun Arum
    18/03/2014 at 9:01 am

    Dokter, saya Anggun (25 th). Di indung telur kanan saya ada kista 13 cm. Namun selama ini saya tidak pernah ada keluhan menstruasi dan siklusnya pun teratur, (tidak pernah nyeri juga). Juni 2013 saya menikah, Juli 2013 hamil, namun didiagnosa BO hingga akhirnya Oktober 2013 BO tersebut meluruh. Nopember 2013 saya terkena cacar air bersamaan dengan itu saya menstruasi. Dan selanjutnya saya hamil lagi hingga sekarang (Maret 2013), janin berusia 17 minggu. Ukuran kista tetap besar. Dokter menyarankan untuk dilakukan operasi pengangkatan kista (dikhawatirkan pecah). Yang ingin saya tanyakan:
    1)Operasi tersebut apa berbahaya bagi janin saya?
    2)Jika selama kehamilan tidak ada keluhan, apakah kista tsb boleh tidak dioperasi?
    3)Jika dilakukan operasi, apakah ovarium saya juga diangkat?
    4)Apakah ada kemungkinan saya bisa melahirkan normal?
    Terima kasih banyak, Dok.

    • 20/03/2014 at 11:06 am

      Dear Anggun.
      1) Operasi pengangkatan kista (kistektomi) tidak berbahaya bagi janin apalagi sudah berusia 17 minggu
      2) Boleh tidak diangkat, namun anda berisiko dengan mengalami kista pecah (ruptur) atau terpuntir (torsi) dan itu bisa menjadi operasi yang emergency karena amat nyeri
      3) Ovarium bisa diangkat bisa tidak tergantung diagnosis saat operasi (anda bisa meminta dokter anda untuk menyelamatkan ovarium bila memungkinkan)
      4) Saat persalinan bila kista masih ada dan tidak mengganggu jalan lahir, bisa saja persalinan normal
      Terima kasih kembali.
      Dr.D

  114. LINA MARLINA
    18/03/2014 at 5:36 pm

    Dear Dr. D
    Thank’s atas jawaban kemari
    Saya LINA, Usia 34 dan sdh menikah
    Sebelum saya melakukan HSG, yg dinyatakan ke 2 TUBA NON PATEN. Mengapa saya bisa HAMIL walau akhirnya keguguran.
    Mohon jawabannya Dr. D……Thx ya !

    • 20/03/2014 at 10:52 am

      Dear Lina Marlina,
      Ilmu kedokteran dan alam adalah ilmu pasti yang tidak pasti :)
      Tuba yang didiagnosis non patent bilateral (keduanya) namun terjadi kehamilan, ada 2 kemungkinan yang terjadi. Yang pertama adalah pemeriksaan kurang benar, atau terjadi rekanalisasi spontan (perlengketan terbuka karena berbagai hal.
      Namun secara medis pasti kita membertahukan peluang seperti ini adalah kecil sekali sehingga hampir tidak ada kemungkinan hamil.
      Semoga hal ini membantu
      Terima kasih

  115. 20/03/2014 at 12:01 pm

    Dear dokter D, saya mau tanya rencana mau cek sperma dulu ke Gladiool.. Terakhir kali sperma dikeluarkan senin pagi. Apakah nanti malam sudah bisa di cek? apa perlu membuat janji dulu dgn dokter disana? atau langsung datang saja?
    terima kasih ^_^

  116. gadis
    22/03/2014 at 3:33 pm

    dear dokter….
    saya mau tanya sedikit dok….saya sudah menikah dan usia saya 26 tahun. tanggal 10 maret saya haid dan selesai tanggal 17 maret… tapi tanggal 19 maret haid saya datang lagi… sampai sekarang saya masih haid… darah yg keluar tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit… kadang2 darah nya keluar merah segar… dan kadang keluar merah kehitaman. saya juga merasakan sedikit nyeri pada perut saya layaknya seperti haid biasa… payudara saya juga sedikit tegang… yang ingin saya tanyakan… apa yg terjadi sama saya dok… kenapa darah haid saya keluar lagi… dan apakah berbahaya utk tubuh saya… untuk sekedar info.. saya sudah menikah hampir 2 tahun dan belum mempunyai keturunan… terimakasih sebelumnya…

  117. nina
    11/04/2014 at 3:02 pm

    Dok say mau tanya
    Saya sudah telat 1minggu dan dinyataka positif hami tp pas d usg itu ditemui kista ova multikuler dkanan sama dkiri masing ukurannya 6-7cm.dokter yg menangani saya bilang klo pas usia kndungan 4bulan kistanya membesar maka akan dlakukan pengangkatan kista..apa kemungkinan kehamilannya terjaga besar saat dlakukan pengangkatan kistanya?
    Trs apabila nanti saya ingin menambah momongan apakah masih bisa hamil dengan di angkatnya kista kanan dan kiri saya..
    Terimakasih

    • 12/04/2014 at 1:21 pm

      Dear Nina,
      Memang itu adalah prosedur normal untuk masalah kehamilan dengan kista.
      Tujuan dari prosedur itu adalah agar terhindar dari kemungkinan kista ruptur (pecah) atau torsi yang bisa menyebabkan nyeri akut abdomen (perut).
      Untuk operasinya saya kira hanya mengangkat kista dan tidak mengangkat indung telur jadi anda tidak perlu kuatir.
      Terima kasih kembali
      Dr.D

  118. Linda
    12/04/2014 at 1:26 pm

    Salam doc,
    Saya ada beberapa soalan;
    1) selepas habis haid,dan bersama suami..sy perasan ada sedikt darah seperti secebis benang bercampur keputihan pada keesokan hari.apakah maksud darah itu,adakah ada masalah waktu bersama atau lebihan darah haid yg belum kering lagi?

    2) pada cycle haid yang sama iaitu hari ke 20, sy perasan keputihan (kenyal) bercampur sedikit darah. seperti darah awal sebelum period.tapi sangat sedikit dan warnanya tidak pekat.. cycle haid saya sekitar 28-29 hari..adakah darah haid( sngat jarang haid saya awal seminggu), darah ovulasi atau penempelan embrio?

    Harap doc dpt luangkan masa dan beri pendapat. terima kasih..

    • 21/04/2014 at 10:26 am

      Dear Linda.
      Sebelum menjawab pertanyaan, bolehkah saya menanyakan darimana kah anda ? karena dari bahasa ‘Melayu’ anda seperti dari Malaysia.
      Demikian jawaban saya.
      1. Terkadang pengeluaran darah sedikit setelah hubungan bisa terjadi karena berbagai sebab, bisa karena iritasi atau sedikit luka. Namun bila hal ini terus menerus terjadi, sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter OBGYN untuk dapat dipastikan sumber perdarahan dan mendapat terapi.
      2. Pengeluaran lendir dan sedikit darah juga bisa terjadi pada pertengahan siklus oleh karena masalah hormonal yang tidak seimbang, atau benar terjadinya implantasi. Untuk itu anda juga tidak perlu kuatir, hanya perlu waspada bila ini berulang setiap bulan.
      Terima kasih kembali, semoga hal ini dapat membantu
      Dr.D

  119. Faizah Rafa
    12/04/2014 at 1:31 pm

    Dear dokter D…
    Saat ini saya melakukan program hamil untuk anak ke 2.. krna selama 2 thn ini saya tdk memakai alat kontrasepsi lg tp hasilx (-) & siklus haid tdk teratur, kmdian stlh bbrp bln program terakhir ini saya diberi resep femara 2.5 mg untuk 5 hari & merzavion 200 mg untuk 1 bln.. kira2 brp persen keberhasilan dr obat tersebut?
    Tks..

    • 21/04/2014 at 10:28 am

      Dear Faizah.
      Tiga hal utama pada infertilitas sekunder (2 tahun) yang perlu mendapat perhatian adalah :
      1. siklus haid
      2. kualitas semen/sperma
      3. infeksi/riwayat infeksi.
      Untuk selain obat-obat diatas yang telah anda sebutkan, analisis sperma dan pemeriksaan ginekologi perlu dilakukan untuk dapat memastikan adanya masalah lain selain masalah siklus haid.
      Dr.D

  120. mona
    13/04/2014 at 3:58 pm

    Dear Dr. Dody,
    Sy br menjalanin proses hsg, dan msh mengeluarkan flek darah, yg menjadi pertanyaan sy:
    1. Biasanya brp lama flek akan keluar setelah menjalani hsg? Kl keluar darah merah seperti mens n bekas darah kering, apakah itu wajar? Kl msh berdarah seperti ini, apakah sy tetap hrs berhubungan dgn suami saat masa subur?
    2. Ketika proses hsg itu, kita difoto sinar x, ktnya ada radiasi, apakah sy masih boleh berhubungan dgn suami saat masa subur? Kl sampai hamil, apakah janinnya akan tumbuh sehat? Sy agak takut radiasinya mempengaruhi sel telur sy.
    Demikian pertanyaan sy dok, Mohon nasehatnya krn sy khawatir mengenai Hal ini
    Terima kasih dok

    • 21/04/2014 at 10:38 am

      Dear Mona,
      Demikian jawaban saya,
      1. Flek tidak akan lama keluar (1-2 hari saja) dan saya yakin sekarang darah tersebut sudah berhenti. Bila masih terjadi perdarahan sebaiknya jangan berhubungan dulu.
      2. HSG memang menggunakan sinar x/rontgen, namun karena frekuensi dan dosis yang rendah, anda tidak perlu kuatir. Selain itu juga tidak ada bukti penelitian yang menyatakan bahwa HSG akan berdampak buruk pada kehamilan yang akan datang (Namun rontgen pada kehamilan muda sangat berbahaya.
      Jadi kesimpulannya, anda tidak perlu kuatir.
      Terima kasih kembali.
      Dr.D

  121. Faizah Rafa
    19/04/2014 at 11:17 am

    Dear dokter D…saya seorang ibu umur 24th dgn anak 1 berumir 3th 6bln.. Saat ini saya melakukan program hamil untuk anak ke 2.. krna selama 2 thn ini saya tdk memakai alat kontrasepsi lg tp hasilx (-) & siklus haid tdk teratur, kmdian stlh bbrp bln program terakhir ini saya diberi resep femara 2.5 mg untuk 5 hari & merzavion 200 mg untuk 1 bln.. kira2 brp persen keberhasilan dr obat tersebut?Tks..

    • 01/05/2014 at 10:58 pm

      Dear Faizah.
      Yang perlu anda lakukan bila usaha yang terakhir belum berakhir adalah melakukan evaluasi ulang kenapa menstruasi tidak teratur.
      Mulai dari pemeriksaan BMI, USG transvaginal dan hormon (FSH,LH, Testosteron, Prolaktin, TSHs dan FT4).
      Lakukan terapi terlebih dahulu sebelum menggunakan obat-obat pemacu.
      Terima kasih.
      Dr.D

  122. hanna
    19/04/2014 at 2:26 pm

    dok, saya takut, tgl 28 maret 2014 kemarin saya operasi kista. setelah operasi kista yg seharusnya tgl 10 april saya menstruasi ini telat dok smpe skrg tgl 19 april. yg sebelumnya mens tgl 9 maret.
    klo ternyata saya hamil. apakah ini bahaya buat janin dok, krn operasi yg blm satu bulan dilakukan?

    makasih dok

    • 21/04/2014 at 10:14 am

      Dear Hanna,
      Tidak perlu takut.. semestinya operasi kista (tanpa pengangkatan indung telur) tidak akan banyak mempengaruhi siklus menstruasi.
      Bila ternyata anda hamil, ini juga tidak banyak terpengaruh.
      Silakan melakukan test kehamilan untuk memastikan hal ini
      Terima kasih kembali
      Dr.D

    • 01/05/2014 at 10:56 pm

      Tidak berbahaya..:)
      Selamat atas kehamilan anda.

      Makasih kembali

  123. dea
    20/04/2014 at 7:11 pm

    Malam dokter,mau tanya nih 2thun lalu sayakan pernah hamil diluar kandungan&akhirnya harus dioprasi dan harus diikat saluran rahim sblah kanan krena infeksi,kta dokter saluran rahim sya yg berfungsi tinggal sblah kiri,n klo mau progam anak hrus lakukan hsg terlebih dhulu krena takutnya ada penyumbatan lagi,sebelum saya lakukan pmeriksaan hsg apa yg harus sya persiapkan yah dok,n kira2 saya masih bisa punya anak ƍäª ya,krena usia pernikahan saya sudah hampir 5thn n usia saya 34thn bersama suami,terima kasih

    • 01/05/2014 at 10:51 pm

      Dear Dea,
      sebaiknya selain anda melakukan HSG (tanpa perlu persiapan, hanya jadwal dilakukan sebelum masa subur atau H5-9), dan mempercepat kemungkinan hamil dengan ART (inseminasi dan bayi tabung.
      Semoga jawaban saya dapat berguna

      Dr.D

  124. yudhiana
    21/04/2014 at 12:57 pm

    dokter,bulan september 2013 yang lalu sy ikut program bayi tabung krn suami azoospermia. Tgl 1 april kemarin sy melahirkan melalui operasi caesar karena pecah ketuban, namun bayi kembar sy meninggal 2 minggu setelah dilahirkan.
    Berapa lama pasca operasi saya bisa mengikuti program bayi tabung lagi?
    melihat kondisi suami saya yang azoospermia, apa bisa kami program hamil melalui inseminasi?atau hanya bisa dengan cara bayi tabung?
    terimakasih dokter D.

    • 01/05/2014 at 10:49 pm

      Dear Yudhiana,
      Perkenankan saya menyampaikan rasa prihatin atas keadaan kehamilan anda terdahulu.
      Setelah operasi anda dapat melakukan IVF kembali setelah lebih dari 1 tahun.
      Untuk kondisi azoospermia maka tidak bisa melakukan inseminasi karena biasanya tidak banyak sperma yang dapat diperoleh.
      terima kasih kembali Yudhiana

  125. merry
    22/04/2014 at 12:16 pm

    Dear Dr.D
    Siang dok , nama saya merry .. saya berumur 21 tahun masih gadis belum menikah .. saya mau tanya kepada dokter , pada saat saya keputihan perut saya terasa nyeri .pada saat saya cek ke dokter dan melalakukan USG dokter mengatakan rahim saya bagus tidak ada masalah tetapi ada kista tumbuh diluar rahim sebelah kanan saya berukuran 6cm .. apakah itu berbahaya dok ? Apakah perlu melakukan operasi pengangkatan kista ? Apakah setelah melakukan operasi kista tersebut bisa tumbuh kembali ? Tolong di jawab pertanyaan saya ya dok .. terima kasih

    • 01/05/2014 at 10:42 pm

      Dear Merry,
      Kista ada beberapa macam, Kista fungsional, kistadenoma, endometrioma, serta adenokarsinoma(kanker-sangat jarang terjadi)
      Untuk memastikan hal ini dapat melalui pemeriksaan USG dan darah (CA-125).
      Menurut saya bila ini kemungkinan kista fungsional maka kesempatan untuk tidak operasi (observasi bulanan) dapat dilakukan.
      Untuk jenis yang lain maka sebaiknya anda melakukan operasi, ada baiknya dengan laparoskopi demi kepentingan menjaga kemungkinan hamil tetap tinggi pada waktu yad.
      Demikian terima kasih kembali,
      Dr.D

  126. siti hapsah
    23/04/2014 at 6:54 pm

    saya siti hapsah
    pasien dr.D yg ikut program ivf gladiol
    pd tgl 28 maret 2014 transfer embrio.
    setelah 14 hr dilakukn tes bchg dgn hsl 0, 484 yg artinya gagal program btnya.
    yg ingin saya tanyakan apa penyebab kegagalan menempelnya embrio.
    tgl 19 sdh haid kembali.
    kalau saya ingin ikut program lagi, obat obatan apa yg bs sy minum utk memperbyk Telurnya.
    Apakah obat sblm opu nanti bs saya tebus /dikirimkn terlebih dulu sblm saya melakukan deteksi ovulasi. mengingat lokasi saya di kalimantan.
    mohon saran Dr. D

    • 01/05/2014 at 10:38 pm

      Dear Siti Hapsah.
      Sayang sekali bila anda masih belum berhasil hamil.
      Kita hanya dapat ‘memastikan’ proses sampai dengan embryo. Namun setelah penanaman, perkembangan dan implantasi tidak dapat kita ‘kendalikan’ atau ketahui.
      Misteri ini masih menjadi tantangan bagi dunia medis.
      Perlu anda ketahui lebih dari 50% fertilisasi akan gagal menjadi bayi…. ini adalah “human nature” atau suatu kondisi alami yang normal.
      Untuk meningkatkan kemungkinan maka program IVF mengembalikan embryo dalam jumlah berlebih (sekarang dibatasi hanya 2)
      Atau pada natural cycle, make pengulangan program akan meningkatkan keberhasilan.

      Semoga dilain kesempatan, dapat berhasil.
      Salam,
      Dr.D

  127. lina
    23/04/2014 at 8:13 pm

    Malam Dokter :)
    Saat ini saya sedang hamil 4 bulan, dan saya mengalami keluhan keputihan yang gatal, berwarna kuning kehijauan dan agak berbau.
    Keputihan ini sebenarnya sudah saya rasakan sejak 7bulan lalu dok, kemudian saya berobat dan diberikan antibiotik minum, obat yg dimasukkan ke ovula dan salep. Kesembuhan hanya bertahan 2minguuan kmudian kputihan lagi.
    Pengobatan ke2 saya diberikan banyak sekali obat minum (metrodinazol) sampai saya merasakan kram di rahim. Tetapi, keputihannya masih ada dok meskipun saya juga sudah menjaga kebersihan kewanitaan.
    Disaat pengobatan, kemudian saya hamil, Saat hamil saya pernah diberikan obat yg dimasukkan ke vagina (metrodinazol), sempat sembuh tapi hanya 1bulan lalu keputihan muncul lagi hingga sekarang. Yang ingin saya tanyakan:
    1. Saya belum pernah melakukan cek papsmear. Apakah pada saat hamil boleh dok? Saya ingin tau sebenarnya keputihan saya terkena jamur/bakteri/dll.
    2. Seberapa bahayanya keputihan yang saya alami untuk janin?
    3. Apa yang sebaiknya saya lakukan untuk mempertahankan kesehatan janin saya hingga proses kelahiran nanti?
    Terimakasih dok, maaf tulisannya terlalu panjang :)

    • 01/05/2014 at 10:34 pm

      Dear Lina,
      1. Pap smear dan swab vagina (untuk mengetahui mikroba yang menyebabkan keputihan) dapat dilakukan pada saat hamil.
      2. Keputihan dapat menyebabkan ketuban pecah dini, dan bila berlangsung kronis dapat menginfeksi langsung pada janin. Tentu saja hal ini berbahaya.
      3. Sebaiknya anda memastikan pengobatan yang tepat, ada kemungkinan bila ini berlanjut maka : terapi belum tepat, dosis kurang, waktu terapi kurang lama, atau terjadi ping-pong phenomena (bersama suami).
      Terima kasih kembali Lina
      Dr.D

  128. rahma
    02/05/2014 at 12:27 pm

    Dear dr D
    Saya 32 th, blm pernah hamil. Ketika pemeriksaan semua normal, sehingga dosg sy menyarankan untuk insem. Yang ongin sy tanyakan apakah pemeriksaan ASA diperlukan sebelum insem ini dok? Karena saya belum, pernah melakukan pemeriksaan ini, saya khawatir juga, jangan2 ini penyebab sy belum bisa hamil juga. Ohya dok, apakah jika ternyata kadar Asa tinggi masih bisa berhasil dalam program insem nantinya?
    Trimakasih dok..

  129. siti hapsah
    03/05/2014 at 9:12 am

    dear.Dr.D
    saya siti hapsah kalau saya ingin mengulang kembali bt natural cycle apakah saya akan diresepkn obat defhen lg seperti bt yg 2 yg diminum haid ke3.dan apakah saya kegladiol sblm saya haid untuk konsultasi kembali.mohon saran dokter.terima kasih

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 38 other followers

%d bloggers like this: