Memilih jenis kelamin bayi kita, mungkinkah ?

20/02/2019 Leave a comment

Sejak dahulu kala, banyak orang/pasangan suami istri  berusaha untuk mengetahui rahasia bagaimana agar sang istri dapat hamil dengan jenis kelamin (gender) sesuai dengan yang diinginkan. Banyak metoda dan cara-cara tradisional maupun yang ‘seakan’ ilmiah yang ditawarkan agar keinginan tersebut terkabul. Banyak alasan (indikasi) untuk melakukan pemilihan ini, diantaranya adalah keseimbangan keluarga, penyakit keturunan, dan bahkan alasan budaya setempat.  Terlepas dari kontroversi mengenai etika dan pertimbangan moral dari pemilihan gender ini, maka di bawah ini ada beberapa metode yang biasa digunakan.

boy and girl

Metode Shettles

Metode ini sudah diperkenalkan sejak 1970 oleh dr.Landrum B. Shettles yang  ditulis pada International journal of Gynecology and Obstetrics.  Pada kesimpulannya beliau mengatakan bahwa pemilihan jenis kelamin dapat diupayakan dengan pengaturan jadwal hubungan seksual dan memodifikasi lingkungan di organ reproduksi wanita. Dasar pemikirannya adalah sebagai berikut:

  • Pada dasarnya, penentu jenis kelamin bayi tergantung dari jenis kromosom sperma   yang berhasil membuahi.
  • sel telur ( wanita) mempunyai kromosom hanya X saja.
  • Sperma terbagi menjadi dua, sebagian membawa kromosom x dan sebagian lain membawa kromosom y.
  • Bila sperma-X membuahi maka akan terbentuk janin wanita, dan sebaliknya, bila pembuahan oleh sperma-Y akan terbentuk janin laki-laki.
  • Sperma-Y mempunyai karakteristik lebih kecil dan lebih cepat bergerak dari pada sperma X.
  • Sperma-X mempunyai daya tahan hidup lebih lama dan lebih tahan terhadap kondisi yang lebih asam (pH<7) dari pada sperma-Y
XX Perempuan, XY Laki-laki

XX Perempuan, XY Laki-laki

 

Berdasarkan karakteristik di atas, Shettles merekomendasikan:

Untuk mendapatkan anak laki-laki :

  • Saat berhubungan sebaiknya sedekat mungkin dengan saat ovulasi.
  • Tidak berhubungan 3 sampai 4 hari sebelum ovulasi, melakukan hubungan hanya saat hari ovulasi.
  • Melakukan hubungan dengan penetrasi yang dalam, misalnya rear-entry (suami di belakang istri).
  • Sang suami sebaiknya menghindari pakaian dalam ketat, karena hal ini akan lebih mengurangi kemampuan sperma-Y (meskipun sperma-X juga terpengaruh)
  • Istri mendapatkan orgasme. Menurut teori ini orgasme akan membuat organ reproduksi wanita memproduksi sekresi yang bersifat basa/alkali (pH>7) yang sangat akomodatif terhadap sperma-Y. Sehingga Shettles merekomendasi agar sang istri mendapatkan orgasme sebelum dan bersamaan dengan sang suami.

Untuk mendapatkan anak perempuan :

  • Hubungan seksual 2-3 hari sebelum ovulasi dan hindari saat hari ovulasi sampai 2 hari setelahnya (ketika wanita mendapatkan lendir yang banyak).  Dasar pemikirannya adalah, agar pada saat ovulasi, hanya tinggal sperma-X yang masih hidup di dalam organ reproduksi wanita dan dapat membuahi.
  • Sang istri menghindari orgasme, karena hal ini akan membuat situasi di vagina menjadi basa/alkali dan hal ini akan tidak menguntungkan untie  sperma-X.

(Untuk memastikan hari ovulasi dengan metode sederhana, maka bisa digunakan test kit yang mendeteksi lonjakan hormon LH, beberapa merk dagangnya adalah babytest, ovutest, atau fertitest. Gunakan test ini setiap pagi mulai 2 hari sebelum perkiraan ovulasi. Bila didapatkan hasil positif yang pertama, maka ovulasi terjadi diantara hari pertama dan hari kedua setelah hari positif tadi)

food

Metode Diet

Peneliti dari Oxford university melakukan penelitian yang menghubungkan  asupan nutrisi wanita yang dihubungkan dengan jenis bayi yang dikandungnya. Menurut penelitian ini wanita dengan asupan kalori lebih banyak dan yang banyak memakan makanan mengandung potasium (kalium) cenderung mendapatkan bayi laki-laki sebesar 56% (6 % lebih banyak dibandingkan dengan kemungkinan umum 50%).

Diet untuk mendapatkan anak laki-laki:

Makanan yang dianjurkan agar tubuh wanita menjadi cocok untuk sperma-Y (kondisi basa) adalah pisang,  segala macam daging, ikan, kopi, soft drink, dan kacang-kacangan.  Selain jenis makanan, dianjurkan pula untuk selalu sarapan pagi  dan banyak makan (> 2500 kalori/hari). Hindari susu, makanan dari susu, keju dan yogurt. Peneliti menganjurkan untuk memulai 1 bulan sebelum hamil dan dilanjutkan sampai hamil.

Diet untuk mendapatkan anak perempuan :

Mengurangi makan terutama mengurangi garam, jamur, dan segala daging dan ikan kopi dan soft drink.  Makanan yang direkomendasikan adalah susu, krim, makanan produk susu tanpa garam, strawberi, bawang, bawang putih, pear dan yogurt. Dengan diet seperti ini maka tubuh wanita akan mensekresi cairan yang bersifat lebih asam yang melemahkan sperma-Y

Metode ART (Assisted reproduction Technology)

ART=TRB (teknologi reproduksi berbantu) adalah suatu teknik untuk memperbesar kemungkinan kehamilan. Biasanya yang dimaksud disini adalah inseminasi dan bayi tabung yang ditujukan untuk pasangan infertil (sulit hamil).

  • INSEMINASI INTRA UTERIN.   Melalui pemrosesan tertentu (CSDG atau swim up), maka sperma dengan karakteristik yang sama (sperma-X atau sperma-Y) dapat terpisah. Setelah langkah pemisahan tersebut dilakukan, langkah selanjutnya adalah melakukan inseminasi intra uterin , yaitu menempatkan sperma yang telah diproses ke dalam rahim istri.  Para peneliti di New York University menyimpulkan cara tersebut akan menghasilkan kemungkinankeberhasilan 86,7% (untuk pasangan yang menginginkan bayi perempuan) dan 89,2% (bayi laki-laki).

    Pemrosesan sperma

    Pemrosesan sperma

Inseminasi intra uterin

Inseminasi intra uterin

  • BAYI TABUNG/IVF,  Pre implantation Genetic Diagnosis (PGD) adalah suatu teknik tambahan pada bayi tabung, di mana embryo yang telah terbentuk diambil 1 buah blastomernya (cell) untuk dilakukan analisis apakah embryo ini mempunyai kromosom yang sehat atau tidak, serta jenis kromosomnya apakah XX (wanita) atau XY (laki-laki). Embryo yang diambil blastomernya akan tetap hidup dan tumbuh tanpa kekurangan apapun, dan dapat ditanamkan sesuai prosedur bayi tabung. Dengan dasar ini maka seleksi gender dapat dilakukan.  Teknik bayi tabung dengan PGD sangat bermanfaat besar dan terbatas dilakukan untuk pemilihan jenis kelamin dengan indikasi terapi penyakit keturunan yang terikat jenis kelamin.

 

Salah satu blastomer sedang di ambil pada saat teknik PGD dilakukan (IVF)

Salah satu blastomer sedang di ambil pada saat teknik PGD dilakukan (IVF)

 

Masalah Seksual dan Infertilitas

Data yang dikumpulkan pada tahun 2010 (sekitar 8 tahun yang lalu) menunjukkan bahwa sekitar 45,5 juta pasangan di seluruh dunia mengalami problem infertilitas. Dengan kata lain sekitar 12% pria di seluruh dunia mempunyai masalah ketidaksuburan. Banyak faktor yang menyebabkan ketidaksuburan pada pria dan salah satunya yakni gangguan seksual (sexual dysfunction). Ups….

Meskipun data WHO menunjukkan bahwa gangguan seksual dikatakan hanya berperan pada sekitar 2,4% dari seluruh kasus infertilitas, masalah seksual tidak dapat dipandang remeh temeh. Data di Amerika menunjukkan bahwa sekitar 20-30% pria usia subur (15-44 tahun) mengalami masalah seksual dengan berbagai tingkatan. Masalah seksual sendiri mencakup disfungsi ereksi, gangguan ejakulasi hingga gangguan orgasme. Lalu apa hubungan antara gangguan seksual dengan ketidaksuburan atau infertilitas?

infertility stress

Begini…Infertilitas sendiri menjadi suatu beban psikologis bagi para pasangan yang telah menikah. Setelah bertahun-tahun menikah, mulai dari orang tua, kerabat bahkan teman selalu menanyakan mengenai kapan hamil. Stres psikologis yang berkepanjangan dan tidak teratasi inilah yang akan menyebabkan disfungsi ereksi. Selain itu, stress juga akan berdampak pada ketidakseimbangan hormon dan nantinya berpengaruh pada produksi sperma.

Gangguan seksual juga dapat menjadi indikator awal dari kesehatan pria secara keseluruhan. Disfungsi ereksi terutama disebabkan oleh gangguan aliran darah atau vaskular yang bisa disebabkan oleh gangguan metabolisme, semisal penyakit gula (diabetes), tingginya kolesterol atau hipertensi. Penyakit metabolism ini merupakan penyakit kronis yang bila tidak diatasi sejak awal akan mengganggu kesehatan secara umum dan kesehatan reproduksi secara khusus.

So, bila Anda dan pasangan belum dikaruniai momongan dan mencium aroma adanya masalah gangguan seksual dalam hidup berumahtangga, yuk segera konsultasikan masalah Anda ke dokter spesialis Andrologi terdekat semisal di RSIA Gladiool tempat saya bekerja untuk mendapatkan penatalaksanaan yang tepat. Anda puas, kami pun senang.

Salam Andrologi,

drzeezouu

 

Categories: Faktor Pria, Infertilitas

Simpan Beku Sperma (Sperm Freezing): Solusi bagi Pasangan LDR

Proses pengumpulan cairan mani tak jarang menimbulkan beban psikis yang cukup besar bagi para pria. Mulai dari ketakutan tidak mampu mengeluarkan cairan mani hingga masalah jadwal yang sangat padat. Di zaman milenial dan kekinian seperti saat ini, suami tidak selalu bisa menemani istri selama menjalani serangkaian promil baik inseminasi buatan (IB) ataupun bayi tabung (IVF).

Tapi tenang saja, hai para calon Ayah! Hal tersebut kini bukan lagi menjadi suatu kendala bila Anda dan pasangan yang berencana mengikuti promil khususnya IB maupun bayi tabung. Anda dapat menyimpanbekukan sperma Anda atau yang istilah kerennya sperm freezing. Layanan sperm freezing merupakan solusi bagi Anda yang memiliki kendala jarak (pasangan LDR) hingga kendala waktu. Bahkan di negara-negara maju, layanan ini ditawarkan pada para pria sebelum pengobatan kanker yang beresiko terhadap kesuburan.

sperm freezing

Beruntungnya layanan sperm freezing ini kini telah tersedia di berbagai klinik bayi tabung seperti halnya di Gladiool IVF yang terletak di RSIA Gladiool Magelang, tempat saya bekerja. Sebelum memutuskan untuk menyimpanbekukan sperma Anda/suami Anda, konsultasikanlah dengan dokter spesialis Andrologi di rumah sakit terdekat.

Salam Andrologi,

drzeezouu

 

Amenorea hipogonadotropik hipogonadisme

22/12/2018 1 comment

sad woman——   “Kehidupan Dewi (samaran) berubah. Sudah selama 6 bulan, menstruasi yang biasanya rutin datang, tidak pernah hadir lagi.  Meskipun tidak ada perubahan pada tubuhnya, namun hal ini membuatnya sedih bahkan frustrasi.  Mahasiswi lajang berusia 24 tahun ini sudah berusaha mencoba melakukan banyak upaya dan berbagai pengobatan namun belum berhasil.  akhirnya dia tahu, setelah dokter melakukan serangkaian tes, dia menderita amenorea hypogonadotropik hypogonadism” —————————————————–

Amenorea hypogonadotropik hypogonadism (sering disebut hipo-hipo) adalah suatu keadaan dimana seorang wanita tidak mendapat haid karena ada masalah pada kelenjar otak yang memproduksi hormon penyubur.

Pengaturan Menstruasi

Hipotalamus adalah kelenjar otak yang memproduksi Gonadotropin-Releasing Hormone (GnRH).  GnRH berfungsi merangsang kelenjar pituitari  untuk memproduksi FSH (folikel stimulating hormone) dan LH (Leutenizing hormone).  Kedua hormon ini berfungsi ‘mendorong’ atau ‘merangsang’ indung telur (ovarium) untuk mengembangkan telur dan berovulasi.  Oleh karena itu, FSH LH ini disebut gonadotropin (pendorong gonad).

HPG

Rangsangan hormon FSH yang siklik, akan mendorong gonad mengembangkan folikel (folikulogenesis). Sedangkan hormon LH akan memecah folikel yang telah matang sehingga telur siap dibuahi (ovulasi).  Bersamaan dengan berkembangnya folikel, hormon estradiol akan meningkat, diikuti peningkatan hormon progesteron yang terjadi setelah ovulasi.  Peningkatan hormon estradiol dan progesteron inilah yang menyebabkan endometrium uterus untuk menebal dan sembab. Sedangkan penurunannya akan mengakibatkan menstruasi.

Hypogonadotropik Hypogonadism (HH)  adalah gangguan hormon yang permasalahannnya dapat terjadi pada kelenjar hipotalamus (defisiensi GnRH), atau hiposisis (defisiensi FSH dan LH).

Defisiensi kedua kelenjar ini akan menyebabkan ovarium (indung telur) tidak dapat mengembangkan folikel (kantung telur) dan berovulasi. Oleh karena tidak terjadi ovulasi, maka uterus) tidak mendapat rangsangan hormon indung telur (gonad) yaitu estradiol dan progesteron, sehingga endometrium uterus tetap tipis dan siklus menstruasi tidak terjadi.  

HH dapat terjadi secara kongenital (genetik) atau sejak lahir, namun juga dapat terjadi oleh karena penyakit tertentu pada saat dewasa.

HH yang terjadi pada pria akan berakibat kualitas sperma yang sangat menurun, bahkan sampai terjadi azoospermia, dan secara seksualitas menyebabkan penurunan libido dan disfungsi ereksi.

Bagaimana diagnosis HH ?

Penampakan klinis sangat tergantung pada kapan terjadinya dan derajat kekurangan hormon. Bila gangguan ini didapat sejak lahir atau sangat muda, maka tanda-tanda seks sekunder seperti pertumbuhan payudara dan rambut kemaluan sangat sedikit bahkan  tidak terjadi.  Pada pemeriksaan hormon, akan didapatkan hormon gonadotropin dan hormon gonad rendah atau di bawah normal.

  • FSH & LH : Normal atau di bawah normal
  • Estradiol & Progesteron : di bawah normal

Physician noting down symptoms of a patient

Terapi HH :

Tujuan dari terapi HH adalah : Menghinduksi perkembangan pubertal, menyembuhkan fungsi seksual, kesehatan tulang, dan kesehatan psikologis, dan memulihkan fertilitas.

Dokter akan mencari tahu akar penyebab gangguan hormon ini, dari gaya hidup, penyakit, obat-obatan, ataupun masalah lain seperti kelainan genetik yang dimiliki sejak lahir.

Setiap kemungkinan penyebab akan diterapi agar fungsi kelenjar menjadi normal kembali.

Pada umumnya terapi dengan hormon estradiol dan progesteron (testosteron pada pria) akan memulihkan keadaan seperti fungsi seksual, kesehatan psikologis dan semua reaksi fisiologis yang memerlukan hormon-hormon tersebut.

Khusus untuk pemulihan fertilitas, maka diperlukan terapi khusus.  Pada umumnya terapi infertilitas untuk amenorhea hypo-hypo adalah induksi ovulasi (pemberian hormon FSH dan LH).  Dengan induksi ovulasi ini maka pertumbuhan telur akan  berangsur akan terjadi lagi secara periodik,  sehingga kehamilan akan dimungkinkan terjadi.

joyful-brunette-in-black-sunglasses-looks-happy-posing-with-a-cocktail-and-balloon_8353-5578

Desember, 2018

 

TERATOZOOSPERMIA

Selain Asthenozoospermia atau gangguan gerak spermatozoa (lihat postingan sebelumnya), kelainan spermatozoa lain yang biasa dijumpai pada hasil analisa sperma yakni teratozoospermia. Apa sih teratozoospermia?

Teratozoospermia adalah kelainan bentuk (morfologi) spermatozoa. Bentuk spermatozoa normalnya menyerupai kecebong, yang terdiri dari bagian kepala, leher serta ekor. Bentuk spermatozoa yang normal sangat diperlukan dalam proses fertilisasi (pembuahan sel telur) secara alamiah. Persentase spermatozoa dengan morfologi normal yang rendah yakni kurang dari 4% akan sangat menurunkan kemungkinan kehamilan istri secara alamiah hingga kurang dari 5%.

sperm tail

Terdapat banyak hal yang menyebabkan teratozoospermia, mulai karena adanya varikokel, akibat pengaruh polutan yang merupakan sumber radikal bebas, hingga karena sebab genetik. Jika dijumpai kelainan spermatozoa berupa teratozoospermia, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis Andrologi di Rumah Sakit (seperti pada RSIA Gladiool Magelang tempat saya bekerja) untuk mendapatkan gambaran mengenai penyebab dari kondisi Anda serta penanganan terbaik. Pada kasus ringan, misal akibat radikal bebas, suplemen antioksidan dosis tinggi dapat diberikan, namun jika penyebabnya yakni varikokel, tindakan operasi tentu perlu dipertimbangkan.

Salam Andrologi,

drzeezouu

 

SpermMorph

 

 

Categories: Uncategorized

SPERMA LETOY (ASTHENOZOOSPERMIA)

Oh….Sperma bisa lemes atau letoy juga yah?! Gangguan sperma berupa banyaknya sperma yang letoy disebut dengan asthenozoospermia. Definisi dari istilah asthenozoospermia yakni suatu kondisi dimana sebagian besar sel benih atau spermatozoa di dalam cairan mani bergerak sangat lambat atau tidak bergerak sama sekali.

Berdasarkan penggolongan menurut motilitas atau gerakannya, sel spermatozoa dibagi menjadi tiga yakni gerak progresif (maju lurus ke depan), gerak non progresif (gerak tidak maju atau berputar-putar) serta imotil (tidak bergerak). Menurut aturan WHO terbaru yakni tahun 2010, hasil analisis sperma dikatakan normal bila minimal 32% dari seluruh spermatozoa dalam cairan mani bergerak lurus maju (progresif).

Lalu sebenarnya apa yang membuat spermatozoa bisa bergerak? Spermatozoa dapat bergerak karena adanya flagel atau yang sering dikenal dengan ekor. Di dalam flagel tersebut terdapat mitokondria yang merupakan mesin penghasil energi untuk pergerakan spermatozoa. Pergerakan spermatozoa ini penting selama dalam di dalam rahim dan menuju saluran telur untuk bertemu dengan sel telur saat ovulasi. Selain itu, pergerakan spermatozoa juga penting agar spermatozoa dapat menembus lapisan pelindung sel telur dan akhirnya dapat membuahi sel telur.

sperm tail

Penyebab dari kondisi asthenozoospermia ada bermacam-macam, mulai dari pengaruh usia, gaya hidup seperti merokok, hobby berendam air panas, sauna, gemar memakai celana jeans yang ketat, adanya infeksi, penyakit kronis misal hepatitis, faktor hormon hingga faktor keturunan atau genetik. Wah banyak juga yah?! Nah untuk pengaruh suhu terhadap kualitas sperma dapat dibaca lebih lanjut pada artikel “berendam air panas bisa mengurangi produksi dan kualitas sperma”.

Jika hasil analisis sperma menunjukkan hasil asthenozoospermia atau gerak spermatozoa yang kurang, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis Andrologi, misal di rumah sakit tempat saya bekerja untuk mengetahui penjelasan mengenai penyebab dari kondisi Anda serta penanganan yang diperlukan agar sperma Anda tidak letoy lagi.

Salam andrologi,

drzeezouu

Categories: Faktor Pria, Infertilitas

WADUH, AZOOSPERMIA!!! MASIH BISA PUNYA ANAK?

Setelah membulatkan tekad untuk pemeriksaan analisis sperma, pasti jantung berdegup kencang ga karuan sambil menunggu hasilnya. Salah satu yang membuat kekhawatiran yakni jika penyebab sang istri belum hamil ternyata karena sang suami yakni karena faktor sperma baik karena jumlah yang kurang maupun kualitas sperma yang kurang baik. Tidak jarang tiba-tiba keluar hasil analisis sperma yakni azoospermia. Apa pula ini azoospermia?

Azoospermia berbeda dengan aspermia. Azoospermia yakni suatu keadaan dimana tidak ditemukan adanya sel benih pria atau spermatozoa di dalam cairan ejakulat. Sedangkan aspermia adalah suatu kondisi dimana pasien tidak mampu mengeluarkan cairan ejakulat atau cairan sperma. Jadi pada aspermia, pasien tidak mampu mengeluarkan cairan ejakulat (anejakulasi) sedangkan pada azoospermia, pasien mampu mengeluarkan cairan mani atau cairan ejakulat, namun tidak ditemukan sel benih dalam cairan maninya..Azoospermia sendiri ditemukan pada sekitar 10 persen pria yang datang ke klinik infertilitas atau satu persen dari seluruh populasi pria di dunia. (wah cukup banyak juga ternyata)!!

azoospermia

Jika hasil analisis sperma menunjukkan azoospermia, lalu apa yang harus dilakukan?Apakah berarti saya tidak mungkin punya keturunan? Apakah saya mandul? Eits…Tunggu dulu…Pengambilan kesimpulan mengenai status kesuburan seorang pria tidak bisa hanya berdasarkan satu kali hasil analisis sperma, melainkan minimal berdasarkan dua kali pemeriksaan analisis sperma dengan interval 2-4 minggu. Bisa saja, hasil pemeriksaan analisis sperma kedua menunjukkan hasil kriptozoospermia (suatu kondisi dimana ditemukan sperma dalam jumlah sedikit pada cairan ejakulat yakni <500000/cc). Nah penanganan keduanya juga sedikit berbeda.

Jika kedua hasil analisis sperma menunjukkan hasil azoospermia, Anda jangan lekas berputus asa. Azoospermia sendiri dibagi menjadi dua golongan yakni azoospermia tipe sumbatan (azoospermia obstruktif) dan azoospermia bukan karena sumbatan (azoospermia non obstruktif). Untuk azoospermia tipe obstruktif sangat mungkin untuk mempunyai keturunan, sedangkan pada azoospermia tipe non obstruktif pun juga masih memiliki harapan untuk memiliki keturunan jika penyebab azoospermia tersebut dapat diobati, misal azoospermia karena kekurangan hormon reproduksi.

Pasien dengan hasil analisis sperma menunjukkan azoospermia, Anda dapat segera berkonsultasi dengan dokter spesialis Andrologi (seperti di rumah sakit tempat saya bekerja) untuk mencari tahu penyebab dari keadaan azoospermia, apakah karena sumbatan atau karena adanya kekurangan hormon reproduksi. Dokter spesialis Andrologi akan mengevaluasi dengan melakukan pemeriksaan USG dan pemeriksaan hormon reproduksi untuk mencari tahu penyebab keadaan azoospermia tersebut serta memberikan solusi yang terbaik untuk Anda. So, jangan takut berkonsultasi dengan dokter Androlog Anda agar mendapatkan penanganan segera.

Salam andrologi,

drzeezouu

Categories: Uncategorized